Jaga Warga dan Komunitas Perantau Digerakkan Guna Pantau Mobilitas Nataru di Gunungkidul
- Tim tvOne - Lucas Didit
Gunungkidul, DIY - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mulai melakukan persiapan pengawasan dan pengamanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti. Mobilitas masyarakat yang datang dari luar wilayah Gunungkidul akan dipantau bersama komunitas perantau.
"Kami berkomunikasi dengan sejumlah komunitas perantau asal Gunungkidul, dengan harapan mereka untuk sementara tidak mudik (saat Nataru)," kata Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, Kamis (16/12/2021) di Wonosari.
Selain dengan komunitas perantau, lanjut Sunaryanta, pihaknya akan mengoptimalkan gerakan Jaga Warga, di mana organisasi ini berada di tingkat kalurahan dan dikelola warga setempat.
Menurutnya, Jaga Warga ini merupakan kepanjangan tangan Pemkab Gunungkidul, khususnya dalam memantau aktivitas para warga pendatang yang masuk ke wilayah mereka.
"Pendatang dari luar daerah tidak perlu menjalani karantina, tapi kami pastikan pemantauan pada mereka akan tetap dilakukan," ujar Sunaryanta.
Salah satu pengaturan teknis yang masih ditunggu adalah mengenai pembatasan bagi kendaraan yang masuk ke Gunungkidul. Sunaryanta sendiri berharap skema ganjil-genap tetap diterapkan tanpa ada penyekatan seperti saat libur Idul Fitri. Namun demikian, pihaknya masih menunggu instruksi final dari pusat.
"Kami akan langsung menyesuaikan jika nanti memang ada aturan baru," katanya.
Senada, Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, juga menyatakan menunggu kepastian pengaturan kendaraan para pendatang, sambil membuat skema umum yang kini sudah disiapkan.
Skema umum tersebut di antaranya, dengan mendirikan pos-pos pelayanan terpadu di sejumlah titik strategis. Arus lalu lintas selama libur Nataru akan menjadi prioritas perhatian bagi petugas gabungan.
"Kami terus berkoordinasi dengan Pemkab Gunungkidul terkait teknis pelaksanaannya," kata Aditya. (Lucas Didit/dan)
Load more