News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Korban Meninggal, Menkes Beri Instrukti Tegas Buat Calon Petugas Pemilu Selanjutnya

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memberi instrukti tegas kepada calon petugas pemilu, buntut kasus banyak korban meninggal dunia saat pesta demokrasi tersebut.
Senin, 19 Februari 2024 - 23:55 WIB
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Tim tvOne/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memberi instrukti tegas kepada calon petugas pemilu, buntut kasus banyak korban meninggal dunia saat pesta demokrasi tersebut.

Dia meminta penyelanggaraan pemilu selanjutnya, para calon petugas harus melakukan skrining kesehatan sebelum mendaftar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Isunya kemarin adalah sudah diskrining, sudah ketahuan mana yang sehat mana yang enggak, cuman sudah keburu daftar," ujar Menkes Budi saat konferensi pers, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2024).

Menkes Budi menekankan pihaknya ingin ada penyempurnaan selalu dalam proses pemilu di Indonesia.

Sebab, korban meninggal dunia kerap berjatuhan karena diduga kelelahan.

"Jadi, kita ingin melakukan penyempurnaan. Itu sebabnya dilakukan skrining sehingga turun 80 persen lebih. Tapi, ke depannya 2029, kita penginnya kalau bisa nol yang wafat," jelasnya.

Oleh karena itu, dia menururkan pihaknya menggelar rapat bersama KSP Moeldoko, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, dan Direktur Utama BPJS Ghufron Mukti, akan mengkaji ulang skema skrining kesehatan.

"Saya sedang mengkaji. Kita mau menyempurnakan skrining ini. Sebab, kalau bisa, skriningnya sebelum daftar," ungkap dia.

Hal ini dilandasi oleh jam kerja para petugas pemilu bisa menembus hingga 15 jam kerja.

"Kalau bisa itu menjadi syarat. Jadi, skrining kesehatan itu menjadi syarat untuk mereka menjadi petugas," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengungkap angka meninggal dunia terhadap petugas pemilihan umum (pemilu) meningkat menjadi 71 orang.

"Pada tanggal 14 Februari sampai dengan tanggal 18 Februari 2024, dalam catatan kami yang meninggal ada 71 orang dengan rincian, anggota PPK ada 1 orang di tingkat kecamatan, kemudian anggota PPS di tingkat desa kelurahan ada 4 orang," kata Hasyim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian anggota KPPS di tingkat TPS ada 42 orang, Linmas yang menjaga keamanan kegiatan penghitungan pemungutan suara yang meninggal 24 orang," tambahnya.

Sementara itu, Hasyim mengatakan petugas pemilu yang sakit ada sebanyak 4.567 orang, dengan rincian di tingkat kecamatan atau PPK 136 orang, di tingkat PPS desa kelurahan ada 696 orang, kemudian anggota KPPS di tingkat TPS ada 3.371 orang, untuk linmas yang sakit ada 364 orang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Yakin RI Mampu Bayar Utang Rp8.000 T: Kalau Bermasalah, Rating Kredit Sudah Turun

Purbaya Yakin RI Mampu Bayar Utang Rp8.000 T: Kalau Bermasalah, Rating Kredit Sudah Turun

Menkeu Purbaya meyakinkan bahwa pemerintah punya kemampuan untuk membayar utang-utang di tengah posisi utang luar negeri (ULN) yang terus meningkat.
Ayah di Bekasi Tak Tahu Anaknya Dianiaya Ibu Tiri, Polisi: Menaruh Kepercayaan ke Istrinya

Ayah di Bekasi Tak Tahu Anaknya Dianiaya Ibu Tiri, Polisi: Menaruh Kepercayaan ke Istrinya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden penganiayaan terhadap balita perempuan berinisial QSH (4) oleh ibu tirinya sendiri berinisial DM (19) di Kabupaten Bekasi.
Kabar Gembira, KAI Services Buka Lowongan untuk Lulusan SMA / SMK

Kabar Gembira, KAI Services Buka Lowongan untuk Lulusan SMA / SMK

KAI Services membuka lowongan pekerjaan untuk posisi tenaga perawatan sarana kereta api  yang akan ditempatkan di wilayah kerja Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta.
Mengenal Istilah Mediasi pada Sidang Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah

Mengenal Istilah Mediasi pada Sidang Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah

Rumor yang berkembang beberapa waktu lalu, Ruben Onsu menggugat mantan istrinya karena haknya sebagai ayah hilang, seperti jumpa anak sampai dugaan eksploitasi anak.
Puluhan Bangunan Liar di Kawasan Cikampek Dibongkar Petugas

Puluhan Bangunan Liar di Kawasan Cikampek Dibongkar Petugas

Penertiban puluhan bangunan liar di kawasan Cikampek yang merupakan bagian dari upaya penataan di daerah tersebut, mulai dilakukan oleh aparat gabungan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Tangis Taufik Hidayat Pecah saat Bertemu Orang Tua di Polda Jabar, Update Kasus Penyekapan YTR

Tangis Taufik Hidayat Pecah saat Bertemu Orang Tua di Polda Jabar, Update Kasus Penyekapan YTR

Taufik Hidayat menangis saat bertemu orang tua di Polda Jabar. Simak update terbaru Kasus Penyekapan YTR, termasuk pelimpahan berkas dan ancaman hukuman.

Trending

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Strategi Thomas Tuchel tidak membuahkan hasil saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni justru makin leluasa menguasai permainan dan menekan Inggris.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

Lionel Messi dan Lamine Yamal dipastikan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak, Senin (21/7/2026), tetapi ternyata keduanya pernah bertemu jauh sebelum menjadi lawan di final Piala Dunia.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 shio yang dihampiri keberuntungan besar pada 17 Juli 2026 sudah terungkap! Kuda paling hoki, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat sekarang!
Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik tim penyidik khusus yang dibuat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut kasus yang menyeret nama mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Sebuah postingan viral di media sosial menjelaskan bahwa seorang pria berinisial M (27) ditemukan tewas di indekosnya, di Jalan Sumur Batu Raya, Gang Buntu, Kemayoran.
Selengkapnya

Viral