News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Dedi Mulyadi: Harga Beras Naik Dunia Serasa Mau Kiamat, Harga Skincare Naik Diam Saja

Dedi Mulyadi memberi sindiran kepada masyarakat yang ribut karena harga beras mengalami kenaikan. Ia pun membandingkannya dengan harga skincare yang juga mahal.
Kamis, 29 Februari 2024 - 06:27 WIB
Tangkapan layar Dedi Mulyadi membahas harga beras
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Dedi Mulyadi menyinggung ribut di masyarakat soal kenaikan harga beras. 

Melalui akun Instagram miliknya, Dedi mengunggah sebuah video di saat sedang di dalam mobil. Awalnya ia membahas mengenai keterbatasan sawah saat ini dan menyinggung kenaikan harga beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kini harga beras mengalami kenaikan salah satu alasannya karena sawah tergusur pembangunan.

"Tiap hari perumahan dibangun menggusur sawah, pabrik dibangun menggusur sawah, toko dibangun menggusur sawah, seolah-olah sawah tidak penting," kata Dedi, dikutip dari video di akun Instagram miliknya.

Dedi Mulyadi menyindir harga beras

Kenaikan harga beras menurut Dedi juga disebabkan karena banyak pihak tidak menghargai sawah. Ia pun meminta agar masyarakat tidak terus-terusan berharap harga beras murah.

Selanjutnya, Dedi menyinggung soal keributan di masyarakat saat harga beras naik, tapi tidak ribut ketika harga barang lainnya naik.

"Kalau harga beras naik dunia serasa mau kiamat. Tapi harga skincare naik yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan diam saja. Harga handphone naik diam, rokok naik diam, baju naik diam, harga motor naik, mobil naik diam. Nggak ribut," ujar Dedi.

Ia mengatakan, masyarakat ke depannya harus lebih menghargai sawah dan para petani.

Baginya, pelajaran penting agar masyarakat tidak terus-terusan meremehkan sawah dan juga buruh tani.

"Kalau kehilangan buruh taninya, maka beras akan langka. Kalau beras langka kamu punya apapun di rumah nggak ada beras, kamu menderita," ujar dia lagi.

Di dalam video yang sama, mantan Bupati Purwakarta ini kemudian melanjutkan perjalanannya ke tukang beras.

Setelahnya, ia bertanya tentang harga skincare paling murah dan harga beras paling mahal ke penduduk setempat.

Penduduk yang ditanya Dedi menjawab harga skincare paling murah sekitar Rp 150 ribu, sementara harga 10 kg beras paling mahal 180 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya, lanjut para penduduk harga itu bisa digunakan selama dua bulan, baik untuk harga beras dan juga skincare.

Menanggapi hal itu, Dedi kembali menegaskan agar masyarakat lebih menyadari harga beras yang saat ini sedang naik, lebih penting daripada harga skincare.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Yuddy Renaldi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, Rabu (9/9/2026).
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Selengkapnya

Viral