News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digadang-gadang Jadi Bupati Pamekasan, Berikut Penjelasan Haji Her

Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan Madura pada November 2024 nanti, mulai diisukan tentang sosok yang pantas dan didambakan warga untuk memimpin Pamekasan untuk lebih maju dan lebih baik.
Senin, 4 Maret 2024 - 14:25 WIB
Khairul Umam atau akrab dipanggil Haji Her, mengaku dirinya tidak berkompetensi untuk menjabat di pemerintahan.
Sumber :
  • Istimewa

tvOneenws.com - Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan Madura pada November 2024 nanti, mulai diisukan tentang sosok yang pantas dan didambakan warga untuk memimpin Pamekasan untuk lebih maju dan lebih baik.

"Pamekasan membutuhkan sosok seperti Khairul Umam atau Haji Her untuk membawa Pamekasan lebih baik lagi, karena Kabupaten Pamekasan merupakan daerah yang memiliki potensi pertanian tembakau, sehingga saya meyakini ditangan beliau, Pamekasan lebih sejahtera dan semakin tertata apik," ungkap Waisul Karni, Tokoh muda Pamekasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waisul juga menambahkan bahwa Haji Her selama ini merupakan sosok yang dikenal akrab dengan tingginya kepedulian sosialnya, dekat dengan ulama serta pejuang tembakau yang gigih memperjuangkan petani tembakau, membuat Haji Her sosok yang layak untuk memimpin Pamekasan, dan hal tersebut dibuktikan dengan pada musim panen tahun 2023 kemarin, harga jual tembakau tertinggi sepanjang sejarah pertembakauan Madura.

"Semoga Haji Her berkenan untuk membangun Pamekasan untuk lebih baik lagi," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Khairul Umam atau akrab dipanggil Haji Her, mengaku dirinya tidak berkompetensi untuk menjabat di pemerintahan, karena dirinya hanya sebatas pengusaha tembakau biasa saja, Haji Her mengaku enggan untuk menjajal jabatan politis seperti kepala daerah tersebut, dimana menurutnya bahwa sosok pemimpin didaerah itu harus memahami politik birokrasi.

"Saya hanya pengusaha tembakau biasa saja, sehingga saya tidak mau menjabat jabatan politis sekelas Bupati maupun Wakil Bupati Pamekasan, meski langsung dilantik saya pasti menolak ", terang Haji Her.

Khairul Umam atau akrab dipanggil Haji Her, mengaku dirinya tidak berkompetensi untuk menjabat di pemerintahan.

Khairul Umam juga menerangkan bahwa dirinya ini mengikuti dawuh kiyai dan ulama selama ini, dan diurusan politik, Haji Her mengaku bahwa para Kiyai dan Ulama sangat memahaminya, sehingga mustahil rasanya mendorong dan mendukungnya untuk menjadi Bupati Pamekasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sangat taat dan patuh terhadap dawuh Kiyai dan Ulama, tapi diurusan politik insha Allah beliau-beliau tidak akan mendorong dan mendukung saya untuk menjadi Bupati maupun Wakil Bupati Pamekasan, karena beliau-beliau sangat paham betul tentang diri saya," jelasnya.

Haji Her berharap bahwa nantinya, siapapun calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang berkomitmen memperjuangkan petani tembakau dan mendapat dukungan Kiyai dan Ulama, dirinya juga akan mendukungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan juga putra yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Selengkapnya

Viral