GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beroperasi Secara Penuh, Kini Klinik Kesehatan Rudenim Jakarta Sediakan Layanan Dokter Umum dan Dokter Gigi

Klinik Pratama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta kini dilengkapi dengan praktek dokter umum dan dokter gigi.
Jumat, 8 Maret 2024 - 08:32 WIB
Klinik Pratama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta kini dilengkapi dengan praktek dokter umum dan dokter gigi.
Sumber :
  • tvOnenews - Rusdi Muslim

tvOnenews.com - Klinik Pratama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta kini dilengkapi dengan praktek dokter umum dan dokter gigi. Tenaga medis itu ditempatkan untuk menyelenggarakan pelayanan medis bagi deteni atau tahanan WNA dan bagi pegawai Rudenim Jakarta.

Menurut Kepala Rudenim Jakarta Dimas Pramudito, selain ada dua dokter dan perawat yang bertugas setiap hari, klinik pratama Rudenim Jakarta yang telah beroperasi secara penuh melakukan pelayanan medis sejak Agustus 2023 lalu ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ruang pelayanan yang luas, nyaman, peralatan medis hingga obat obatan," ujar Dimas.

Klinik Pratama Rudenim Jakarta, kata Dimas, saat ini melayani sekitar 73 deteni atau tahanan WNA dan puluhan pegawai yang  yang bekerja Rudenim Jakarta.

Menurut Dimas, Klinik kesehatan gratis ini disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi penghuni Rudenim Jakarta. Rudenim Jakarta melayani tahanan WNA dari 7 provinsi yaitu, Jakarta, Palembang, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten dan Jawa Barat.

Rudenim Jakarta memiliki lima blok yaitu blok A,B, C, D dan E yang masing masing blok berkapasitas 20-30 orang WNA. Menurut Dimas, sebanyak 73 tahanan WNA dari berbagai negara seperti Banglades, Somalia, Belanda hingga Nigeria saat ini menunggu deportasi. "Ada yang sudah puluhan tahun tinggal di sini, seperti 7 WNA Nigeria sudah 10 tahun tinggal di sini menunggu deportasi," kata Dimas.

Selama menetap di Rudenim Jakarta, kata Dimas, seluruh tahanan WNA itu dilayani dengan baik dari kebutuhan makanan mereka sehari hari-hingga kebutuhan lainnya seperti layanan kesehatan.

Klinik Pratama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta kini dilengkapi dengan praktek dokter umum dan dokter gigi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyelanggarakan pelayanan medis di klinik setiap harinya, Klinik Pratama Rudenim Jakarta juga memberikan pelayanan kesehatan keliling untuk para deteni. Setiap awal bulan, petugas kesehatan klinik akan melakukan jemput bola dengan mendatangi blok tahanan WNA itu untuk memberikan layanan kesehatan. "Setiap bulan kami melakukan pemeriksaan kesehatan keliling, ada keluhan apa saja yang para deteni rasakan," ujar dokter Nurhasanah, dokter umum Klinik Pratama Rudenim Jakarta.

Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan satu persatu para deteni dan mendengarkan keluhan mereka." Secara umum baik, ada yang hipertensi dan diabetes. keluhan paling banyak adalah sakit kepala, flu dan batuk," kata Nurhasanah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat terkait aksi anarkis yang mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Tamansari, Bandung, awal Mei 2026. 
Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Saat kunjungan kerja ke Pasar Galala, Sofifi beberapa waktu lalu, ibu-ibu para pedagang kompak meneriakkan dua periode Gubernur Malut kepada Sherly Tjoanda.
Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Dunia olahraga kembali dipenuhi kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai soal Khamzat Chimaev hingga Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral