News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Cermat Bermedia Sosial: Hindari Mudharat, Manfaatkan Sesuai Kebutuhan

Media sosial bermanfaat untuk memperluas jaringan pertemanan, berbisnis, maupun sarana menghibur diri. Meski begitu, media sosial juga memiliki kemudharatan yang harus dihindari. Butuh kecermatan dalam bermain media sosial di era digital.
Kamis, 25 April 2024 - 13:56 WIB
Media sosial bermanfaat untuk memperluas jaringan pertemanan, berbisnis, maupun sarana menghibur diri.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Media sosial bermanfaat untuk memperluas jaringan pertemanan, berbisnis, maupun sarana menghibur diri. Meski begitu, media sosial juga memiliki kemudharatan yang harus dihindari. Butuh kecermatan dalam bermain media sosial di era digital.

”Cermat bermedia sosial berarti menggunakan media sosial sesuai kebutuhan, menjaga tutur tata, privasi, dan menghormati pendapat orang lain,” tutur Heri Iswahyudi, saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, di Kabupaten Pringsewu, Kamis (25/4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengusung tema ”Cermat Bermain Media Sosial”, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu itu mengatakan, tempat interaksi tak berbatas itu memungkinkan kita berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia tanpa dibatasi ruang dan waktu. 

Namun, sambung Heri, sebelum menggunakan media sosial hendaknya kita bisa menentukan tujuan dalam menggunakan media sosial. Misalnya untuk bisnis, publikasi hasil karya, atau untuk menjalin pertemanan dan berinteraksi dengan banyak orang. ”Pilihlah media sosial yang sesuai dengan kebutuhanmu,” tegasnya dalam diskusi yang dipandu moderator Iin Mendah itu.

Heri Iswahyudi menambahkan, kecermatan dalam bermedia sosial juga harus menghormati hak dan menghargai pendapat orang lain. Perbedaan pendapat yang muncul hendaknya disikapi dengan cara yang halus dengan memberikan landasan argumentasi yang tepat dan benar.

”Jika kita menemukan pendapat yang tidak sesuai dengan pendapat kita, sebaiknya kita tetap menghormatinya. Meskipun pendapatnya salah, kita bisa mengingatkan dengan baik dan sopan,” jelas Heri Iswahyudi di depan para pendidik dan siswa sekolah menengah yang mengikuti diskusi online tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan siswa, guru, dan staf pendidikan di sejumlah sekolah menengah di Kabupaten Pringsewu mengikuti kegiatan ini dengan menggelar nonton bareng (nobar) di ruang kelas. Di antaranya, SMAS Plus Taruna Andalan, SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 5 Pangkalan Kerinci, SMPN 1 dan SMPN 2 UKUI, SMPN 2 Langgam, SMPN 3 dan SMPN 5 Pangkalan Kuras, SMP Evergreen, SMAN Barnas Binsus, dan SMPN Barnas. Webinarnya sendiri dibuka dengan keynote speech dari Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan.

Dari perspektif budaya digital, dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto Pretisila Kartika Putri mengatakan, bermain media sosial perlu mengedepankan sikap kritis, meminimalisir block, unfollow, dan unfriend, untuk menghindari eco chamber dan filter bubble.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno (RMS) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas hari ini.
Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Mobil Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 ditampilkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kronologi Kongkalikong PT Blueray Cargo dengan Pejabat Bea Cukai untuk Loloskan Barang KW Tanpa Pengecekan

Kronologi Kongkalikong PT Blueray Cargo dengan Pejabat Bea Cukai untuk Loloskan Barang KW Tanpa Pengecekan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi dugaan suap PT Blueray Cargo dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. 
Telkomsel dan SRC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ritel Nasional, Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas di Pesta Retail 2026

Telkomsel dan SRC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ritel Nasional, Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas di Pesta Retail 2026

Dari konektivitas, pembayaran digital, hingga solusi produktivitas, solusi Telkomsel Enterprise bantu ribuan Toko SRC beradaptasi dan tumbuh #JadiLebihBaik
Wali Kota: 10.000 Siswa di Kota Bandung Alami Masalah Kesehatan Mental

Wali Kota: 10.000 Siswa di Kota Bandung Alami Masalah Kesehatan Mental

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut 10.000 siswa di Kota Bandung mengalami masalah kesehatan mental sepanjang 2025.
Dua Warga Bandung Tertimbun Longsor Diduga Sedang Cari Harta Karun, Polisi Selidiki Faktanya

Dua Warga Bandung Tertimbun Longsor Diduga Sedang Cari Harta Karun, Polisi Selidiki Faktanya

Dua warga Antapani, Kota Bandung tewas tertimbun longsor telah diduga mencari harta karun. Polisi lakukan penyelidikan soal kebenaran mencari harta karun...

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT