GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puncak HUT Ke-24 Apkasi di Trenggalek, Raphaella Chayla Shaka Sandang Gelar Juara Putri Otonomi Indonesia 2024

Raphaella Chayla Shaka, perwakilan dari Kabupaten Klaten Jawa Tengah terpilih menjadi Juara Putri Otonomi Indonesia Tahun 2024 (POI 2024).
Senin, 10 Juni 2024 - 17:10 WIB
Puncak HUT Ke-24 Apkasi di Trenggalek
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Raphaella Chayla Shaka, perwakilan dari Kabupaten Klaten Jawa Tengah terpilih menjadi Juara Putri Otonomi Indonesia Tahun 2024 (POI 2024). Kegiatan penobatan Juara POI 2024 berlangsung di Pantai Pondok Prigi Resort, Watulimo Trenggalek, Sabtu (8/6/2024). 

Selempang Juara POI 2024 disematkan oleh Bupati Trenggalek Muchamad Nur Arifin setelah Raphaella menerima mahkota juara dari Putri Otonomi Indonesia 2023 Elisha Lumintang. Raphaella berhasil menyisihkan 14 finalis lainnya di babak grand final melalui prosesi tanya jawab yang cukup ketat dan selanjutnya ia akan melakukan tugasnya sebagai Putri Otonomi Indonesia 2024 selama setahun ke depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Juara POI 2024 juga telah ditetapkan para pemenang lainnya di antaranya, Juara Runner-up 1 Rosanna M. James (Kab. Minahasa Utara), Runner-up 2 Laili Soimaturrohmah (Kab. Trenggalek), Runner Up 3 Niken Gesdianlie (Kab. Dharmasraya) dan Juara Favorit diraih Ananda Dwi Putri (Kab. Serdang Bedagai). Para pemenang POI 2024 juga dipilih untuk gelar duta-duta, di antaranya; Duta Olahraga Luqyana Anjaryava (Kab. Serang), Duta Investasi Marshanda Annisa H. (Kab. Tulang Bawang), Duta Energi Terbarukan Tsalsa Putri Thahira (Kab. Bandung), Duta Rupiah Clarissa Vania (Kab. Kuansing), Bangga Memakai Produk Indonesia Lisa Maulida (Kab. Deli Serdang), Duta Keluarga Berencana Sela Septiana (Kab. Empat Lawang), Duta Anti Narkoba Anja N. Hariyanto (Kab. Sleman), Duta Empat Pilar Kebangsaan Devi Wava Waviq (Kab. Jember), Duta Lingkungan Hidup Melvania Gifa (Kab. Bogor) serta Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Anak Agung Istri Ananda Pramesti (Kab. Klungkung).

Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang dalam sambutannya menjelaskan bahwa maksud penyelenggaraan POI 2024 merupakan wadah bagi putri-putri daerah untuk menyalurkan bakat dan talentanya. 

“Ke 15 Finalis yang tampil hari ini telah melalui seleksi yang ketat dan dinilai oleh juri profesional yang independen. Kami ingin bahwa Juara POI 2024 tidak hanya cantik, namun memiliki wawasan kebangsaan yang baik, memahami otonomi daerah serta mengenal potensi-potensi yang ada di daerah,” imbuh Sarman. 

Sarman menambahkan, ajang POI telah diakui eksistensinya dengan penghargaan yang tidak ternilai harganya. Ia berujar, “Seperti tahun lalu, Juara POI diberikan kesempatan menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama sehari. Dengan berbagai pernghargaan ini, kami berharap bisa memantik lahirnya putri-putri terbaik dari daerah, karena bakat dan talenta mereka tidak kalah bersaing dan sama bagusnya dibanding dengan yang tinggal di kota-kota besar.” 

Sebelumnya, dilakukan prosesi estafet penyerahan tuan rumah kegiatan POI dari Bupati Trenggalek ke Bupati Minahasa Utara, sehingga pelaksanaan POI tahun 2025 yang bertepatan dengan HUT ke-25 Apkasi  akan dilaksanakan di Kabuoaten Minahasa Utara Sulawesi Utara. 

tvonenews

Semarak 24 Tahun Apkasi di Kabupaten Trenggalek

Sebelum pemilihan POI 2024, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukuran HUT ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jararan Pemerintah Trenggalek yang sudah bekerja keras menjadi tuan rumah dari seluruh rangkaian kegiatan. 

Sutan Riska yang juga Bupati Dharmasraya lantas menjelaskan bahwa rangkaian HUT ke-24 Apkasi di Kabupaten Trenggalek terdiri dari berbagai kegiatan. Di antaranya malam gala dinner, dialog nasional membahas perdagangan karbon, dialog nasional women program yang melibatkan TP PKK, santunan anak yatim, grand final Pemilihan POI 2024 serta ditutup dengan kegiatan fun walk susur hutan di Desa Wisata Duren Sari Trenggalek. 

“Tahun ini kami memilih Trenggalek menjadi tuan rumah karena kami melihat Trenggalek memiliki banyak inovasi sehingga sekalian bisa untuk dilakukan studi tiru. Kami di Apkasi terdiri dari 416 pemerintah kabuoaten dan semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah. Insya Allah di ulang tahun yang ke-25 tahun depan, tuan rumahnya adalah Kabupaten Minahasa Utara,” ujarnya. 

Sutan Riska tak lupa mengajak kepada para anggota Apkasi untuk bersyukur karena sudah 24 tahun ini, Apkasi bisa eksis memantapkan peran sebagai pengubung kepentingan pemerintah daerah dan pusat. “Terima kasih juga para bupati yang berkenan hadir di Trenggalek dalam syukuran HUT Apkasi. Program-program yang dijalankan Apkasi merupakan sumbangsih dan peran aktif rekan-rekan bupati. Program-program tersebut juga merupakan bukti kebersamaan kami untuk memberikan kontribusi nyata untuk negeri ini,” imbuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dalam sambutannya mengucapkan selamat hari jadi kepada Apkasi yang kini telah berusia 24 tahun. 

“Kami melihat Apkasi benar-benar memainkan perannya, memberikan masukan dan sumbang saran kepada berbagai pihak kementerian maupun lembaga. Karena para bupati yang bergabung di Apkasi inilah yang tahu bagaimana kondisi di lapangan, sehingga ia bisa memberikan usulan-usulan program yang kongkrit. Terus berkarya untuk Apkasi,” tukasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa bakal menerbitkan skema layer baru tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditarget efektif pada Juni 2026.
Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Selengkapnya

Viral