News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rembug Pilkada, Mahasiswa IMM Ingatkan Elite Tidak Mewariskan Kerusakan Demokrasi

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY menggelar  Diskusi Seri #1 Rembug Pilkada 2024 dengan tema "Menghalau Money Politik, Hoaks, dan  Polarisasi" di Kantor PP Muhammadiyah, Rabu (25/9).
Kamis, 26 September 2024 - 07:26 WIB
IMM DIY menggelar Rembug Pilkada di Gedung PP Muhammadiyah, Rabu (25/9/2024).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY menggelar  Diskusi Seri #1 Rembug Pilkada 2024 dengan tema "Menghalau Money Politik, Hoaks, dan  Polarisasi" di Kantor PP Muhammadiyah, Rabu (25/9). Diskusi ini bertujuan untuk memberi edukasi kepada kalangan muda untuk melek politik.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Muhammad Taufiq Firdaus, SH mengatakan tujuan diskusi untuk menjaga demokrasi yang lebih sehat. Selain itu, meningkatkan partisipasi generasi muda untuk menjaga iklim politik yang berkeadaban dan integritas politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan kami dari upaya ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di Pilkada tahun 2024" ucap Taufiq.

Lanjut tambahnya, anak yang jumlahnya besar tidak hanya menjadi basis suara, tapi menjadi penentu masa depan bangsa dan menjaga demokrasi ke depannya. "Rembug Pilkada ini akan dilaksanakan secara berseri dan puncaknya pada tanggal 27 Oktober sebagai respon terhadap dinamika Pilkada 2024," katanya.

Busyro Muqoddas, Ketua PP Muhammadiyah bidang Hukum, HAM, dan Hikmah mengatakan memberantas korupsi tidak mungkin terjadi jika demokrasi tidak sehat. Sebab, praktik money politik, hoaks, dan polarisasi membunuh nilai-nilai demokrasi.

"Aparat kepolisian perlu kita backup agar peracunan money politik dan hoaks tidak terjadi semakin liar sehingga DIY menjadi contoh dan semakin menunjukkan Kota Pendidikan," katanya.

Busyro menjelaskan bahwa momentum Pilkada diharapkan para elite politik tidak mewariskan kerusakan demokrasi seperti yang saat ini terus terjadi.

Ia mengatakan Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih Muhammadiyah telah mengeluarkan fatwa money politic di dalam  pemilu haram. Hal ini sebagai langkah-langkah pencegahan guna mencegah dan mempersempit penjudi-penjudi politik.

"Diskusi ini menjadi momentum elemen-elemen bangsa untuk mencegah pembunuhan karakter masyarakat melalui suap karena tak dipungkiri di tengah masyarakat terjadi kekeringan pendidikan politik. Kondisi ini sangat rawan suap," katanya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wadir Intelkam Polda DIY, AKBP Khaira Arjuandi mengatakan berbagai pihaknya telah melakukan berbagai upaya melalui deteksi melalui seksi teknologi intelijen dan subdit media sosial untuk mencegah hoaks.

"Kami saat ini mengedepankan prinsip preemptive dan persuasif dengan berbagai penyuluhan di sekolah-sekolah dan organisasi masyarakat," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral