GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Sengketa Pilkada Teluk Bintuni Kuasa Hukum YOJOIN: Laporan ke DKPP Tidak Lagi Relevan

Sidang gugatan PHPU Pilkada Kabupaten Teluk Bintuni di MK RI terus berlanjut dengan agenda mendengarkan jawaban dari KPU Teluk Bintuni, keterangan Pihak Terkait, serta keterangan Bawaslu Teluk Bintuni di Gedung MK RI, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Jumat, 31 Januari 2025 - 14:49 WIB
Kuasa Hukum Paslon nomor urut 01, Yohanis Manibuy – Joko Lingara (YOJOIN), Zainudin Patta, SH.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Kabupaten Teluk Bintuni di Mahkamah Konstitusi (MK) RI terus berlanjut dengan agenda mendengarkan jawaban dari KPU Teluk Bintuni, keterangan Pihak Terkait, serta keterangan Bawaslu Teluk Bintuni di Gedung MK RI, Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Salah satu Kuasa Hukum Paslon nomor urut 01, Yohanis Manibuy – Joko Lingara (YOJOIN), Zainudin Patta, SH., menegaskan bahwa rencana Paslon DAMAI untuk melaporkan dugaan maladministrasi ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sudah tidak relevan secara hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“DKPP adalah lembaga yang bertugas menangani pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, bukan ranah untuk menyelesaikan sengketa hasil Pilkada. Setelah hasil Pilkada sudah ditetapkan dan masuk dalam tahapan sengketa di Mahkamah Konstitusi, maka segala permasalahan terkait administrasi sudah tidak bisa lagi diajukan ke DKPP,” ujar Patta.

Lebih lanjut, Patta menegaskan bahwa tuduhan mengenai adanya pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali, oleh Tantowi seperti yang disampaikan oleh kuasa hukum DAMAI, adalah tidak berdasar dan tidak memiliki bukti kuat.

“Kami memiliki bukti sah bahwa Tantowi Djauhari hanya mencoblos satu kali sesuai dengan DPT di TPS 11 Kampung Bintuni Timur, namun karena lokasinya terlalu jauh, maka ia melakukan pencoblosan di TPS 17 menggunakan KTP, dan itu hanya sekali. Narasi yang dikembangkan oleh kuasa hukum DAMAI adalah bentuk penggiringan opini yang tidak berdasar dan mengada-ada,” tegasnya.

tvonenews

Menurutnya, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi harus diberikan fakta yang akurat, bukan spekulasi tanpa bukti yang justru dapat menciptakan persepsi keliru di publik.

“Jika memang mereka memiliki bukti valid, silakan tunjukkan. Namun, dari jalannya persidangan, justru kami melihat bahwa dalil mereka lemah dan hanya mencoba mencari celah untuk mendiskreditkan penyelenggara pemilu dan paslon lain,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patta juga menekankan bahwa pernyataan kuasa hukum DAMAI yang menyebutkan bahwa PSU bisa dilakukan berdasarkan dugaan pencoblosan ganda adalah spekulatif.

“PSU bukan dilakukan hanya berdasarkan dugaan semata, tetapi harus berdasarkan bukti kuat yang memenuhi unsur hukum. Kami yakin MK akan memutuskan perkara ini dengan adil berdasarkan fakta-fakta yang ada,” tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan Bebas 1 F1 GP Australia 2026: Ferrari Buktikan Dominasi! Leclerc dan Hamilton Tercepat di Sesi Pertama

Hasil Latihan Bebas 1 F1 GP Australia 2026: Ferrari Buktikan Dominasi! Leclerc dan Hamilton Tercepat di Sesi Pertama

Hasil latihan bebas 1 F1 GP Australia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Albert Park pada hari Jumat 6 Maret, dimana Ferrari langsung menunjukan dominasinya.
Dewa United Kalah 0-1 dari Manila Digger di Filipina, Jan Olde Riekerink Ungkap Penyebab Kekalahan dan Kirim Peringatan untuk Leg Kedua

Dewa United Kalah 0-1 dari Manila Digger di Filipina, Jan Olde Riekerink Ungkap Penyebab Kekalahan dan Kirim Peringatan untuk Leg Kedua

Dewa United kalah 0-1 dari Manila Digger pada leg pertama perempat final AFC Challenge League. Jan Olde Riekerink optimistis Banten Warriors bisa membalikkan keadaan.
Pratama Arhan Gigit Jari, Pemain Serie A Berdarah Jakarta Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Era John Herdman

Pratama Arhan Gigit Jari, Pemain Serie A Berdarah Jakarta Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Era John Herdman

Siapa pemain Serie A yang juga punya "lemparan maut" seperti Pratama Arhan itu? Apakah ia bisa dinaturalisasi dan gabung ke Timnas Indonesia era John Herdman?
Jejak Aset Fadia Arafiq Diburu KPK, Rumah hingga Dugaan Aliran Rp19 Miliar dari Proyek Pemkab Pekalongan

Jejak Aset Fadia Arafiq Diburu KPK, Rumah hingga Dugaan Aliran Rp19 Miliar dari Proyek Pemkab Pekalongan

KPK menelusuri aset Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait kasus korupsi pengadaan outsourcing. Diduga ada aliran dana Rp19 miliar dari proyek Pemkab.
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Serta Waktu Terjadinya

Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Serta Waktu Terjadinya

Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar sering dianggap sama. Simak perbedaan keduanya serta kapan malam istimewa ini terjadi di bulan Ramadhan.
Blunder Transfer Rossoneri: AC Milan Kini Gigit Jari Lihat Pierre Kalulu Bersinar di Juventus

Blunder Transfer Rossoneri: AC Milan Kini Gigit Jari Lihat Pierre Kalulu Bersinar di Juventus

Keputusan AC Milan melepas Pierre Kalulu masih menjadi perbincangan hangat di kalangan fans Rossoneri. Banyak yang menilai transfer itu terlalu tergesa-gesa.

Trending

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Profil Bigmo dan Resbob: YouTuber yang Terseret Kasus Fitnah Azizah Salsha hingga Jadi Tersangka

Profil Bigmo dan Resbob: YouTuber yang Terseret Kasus Fitnah Azizah Salsha hingga Jadi Tersangka

Profil Bigmo dan Resbob yang jadi tersangka kasus fitnah Azizah Salsha. Simak rekam jejak YouTuber Nice Guy Mo dan akun TikTok Resbob.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT