News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gabung Ekraf Hunt 2025, IP Lokal Indonesia Dikenalkan ke Kancah Global

Sekuya dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam Ekraf Hunt 2025, inisiatif besar dari Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenkraf).
Kamis, 8 Mei 2025 - 06:43 WIB
Sekuya dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam Ekraf Hunt 2025, inisiatif besar dari Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenkraf).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekuya dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam Ekraf Hunt 2025, inisiatif besar
dari Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenkraf) yang bertujuan untuk mewadahi IP lokal ke kancah global.

Ekraf Hunt 2025 berfungsi sebagai platform untuk memperkenalkan kekayaan Intellectual Property (IP) Indonesia di 20 subsektor ekonomi kreatif, memberikan pengakuan lokal dan global bagi para penggiat IP di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, sebanyak 1.399 Pejuang Ekraf telah mendaftar untuk mengikuti Ekraf Hunt, dengan jumlah total 516 IP lolos tahapan seleksi dan sudah selesai di kurasi.

Dalam acara yang dihadiri 100 KOL GenZ kali ini, ada beberapa IP lokal yang dipamerkan seperti: Public Figure Hub,
Youtz Media, Khuga, API BGI, Halomiyu, Maxdecal, IGW, 3Seconds, Infia, Sekuya, Artotel Wanderlust, dan Difotoin.

Selain merayakan IP lokal Indonesia, Sekuya juga mengumumkan kolaborasinya dengan dua IP asal Korea Selatan, yaitu ThumThum dan BnaBna.

Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam ekspansi global Sekuya untuk menjadi rumah bagi Anime IP di Asia Tenggara.

Jiwan Yoon, Founder dan CEO Electural, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini yang luar biasa.

“Kami dengan bangga mengumumkan kerjasama antara Sekuya dan Electural melalui karakter kesayangan kami, ThumThum dan Starla di acara Ekraf Hunt 2025 ini. Kerjasama ini merupakan pertukaran budaya melalui industri kreatif antara Korea dan Indonesia. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan inspirasi dan kebahagiaan bagi para
penggemar kami di seluruh dunia," ujar Jiwan Yoon dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025).

ThumThum adalah IP milik Electural yang merupakan karakter jempol ikonik satu-satunya di dunia.

Dengan desain yang khas, ThumThum menyimbolkan sifat positif, dukungan, semangat, dan kebahagiaan yang universal.

Kolaborasi antara ThumThum dan Sekuya bertujuan untuk mendorong pertukaran budaya dan menghadirkan pengalaman menyenangkan bagi audiens di Indonesia, Korea, dan lebih luas lagi.

Sementara, Jeongsoo Jeon, CEO Garnet Pictures, mengekspresikan kegembiraannya atas kolaborasi ini.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Sekuya dan ikut serta di Ekraf Hunt 2025. BNA, yang berarti ‘No Stress’, mengubah frustasi sehari-hari menjadi tawa melalui cerita yang mudah dicerna. Kolaborasi ini adalah kesempatan besar untuk menghubungkan 2 budaya dan membawa kebahagiaan kepada penonton di Indonesia dan di seluruh dunia," ungkapnya.

BNA (Big Nose Animals) adalah IP animasi asal Korea yang humoris, menggambarkan stres dan kekacauan dalam kehidupan sehari-hari, lalu mengubahnya menjadi komedi.

Seri animasi nonverbal ini memiliki ciri khas yakni dibintangi oleh karakter hewan unik yang memiliki hidung besar.

Dengan tema universal, BNA bertujuan menjadi sarana hiburan global bagi Gen Z di seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Joshua Budiman, Co-Founder dan CEO Sekuya, mengungkapkan kegembiraannya tentang kolaborasi ini.

"Partisipasi kami di Ekraf Hunt 2025 adalah bukti bahwa IP Indonesia dapat diterima dan bersinar di panggung global. Dengan kolaborasi bersama ThumThum dan BnaBna, kami ingin mempromosikan pertukaran budaya 2 negara melalui
dunia kreatif dan mewujudkan impian kami dengan manjadikan Sekuya sebagai rumah bagi para pengejar mimpi yang terus membangun negeri." tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral