News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Pekerja Batu Guncang Yanglim Plaza Minta Keadilan ke Kapolda Sumut, Sebut Suaminya Bukan Penjudi

Dwi, istri dari Fitra salah satu dari 10 orang yang ditetapkan tersangka oleh Polda Sumut atas kasus dugaan praktik perjudian di Food Court Yanglim Plaza Medan
Minggu, 11 Mei 2025 - 22:10 WIB
Istri Pekerja Batu Guncang Yanglim Plaza Minta Keadilan ke Kapolda Sumut, Sebut Suaminya Bukan Penjudi
Sumber :
  • istimewa

Medan, tvOnenews.com - Dwi Pratiwi, istri dari Fitra Almiya salah satu dari 10 orang yang ditetapkan tersangka oleh Polda Sumut atas kasus dugaan praktik perjudian di Food Court Yanglim Plaza Medan meminta keadilan agar suaminya dibebaskan. 

"Saya minta keadilan buat suami saya bersama sembilan teman yang ditangkap di Yanglim Plaza dibebaskan karena permainan batu guncang," katanya, Sabtu (09/05/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pengakuan Dwi Pratiwi, suaminya itu bukan pekerja tetap melainkan pekerja panggilan yang berprofesi sebagai pemain keyboard saat pagelaran batu guncang di Yanglim Plaza. 

Perempuan yang tengah berbadan dua ini merasa aneh atas penangkapan dan penetapan suaminya sebagai tersangka. Padahal menurutnya, batu guncang bukan judi melainkan games yang bila menang, pesertanya mendapat hadiah. Atas dasar hal itu dia menyakinkan jika suaminya tidak bersalah.

"Permainan ini dapat hadiahnya itu beras, minyak makan, payung dan paling tinggi itu emas. Setau saya itu bukan judi," ujarnya.

Dwi Pratiwi juga mempertanyakan, kenapa pihak kepolisian Polda Sumut tidak memberantas lokasi lain jika permainan batu guncang masuk kategori judi.

"Di Cemara Asri juga ada, kenapa itu tidak ditangkap. Kalau memang judi kenapa hanya di Yanglim Plaza, yang lainkan ada juga. Harusnya rata ditangkap kalau memang itu judi," pintanya.

Hal senada juga dirasakan Imelda Riski, warga Jalan Selam nomor 7, Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai. Suaminya bernama Suwanto ikut ditangkap atas dugaan praktik perjudian di Yanglim Plaza.

Padahal yang ia tahu kalau suaminya sehari-hari bekerja sebagai pelayan kafe di Yanglim Plaza. Pasca ditangkap, kini hidupnya pontang panting lantaran ekonomi keluarga selama ini bertumpu ke suaminya.

"Dia tulang punggung kami, kebutuhan sehari hari sekarang tidak ada. Saya mohon supaya suami saya dibebaskan. Saya mohon Presiden Prabowo mendengar masalah ini supaya bisa selesai, suami saya bebas kami bisa berkumpul lagi," harapnya.

Sementara, Surya Adinata, kuasa hukum pekerja Yanglim Plaza mengatakan tidak ada aktifitas judi saat penggrebekkan yang dilakukan oleh polda Sumut, melainkan hanya permainan batu guncang biasa.

"Berdasarkan informasi dari 10 orang yang ditangkap, tidak ada yang mengatakan kalau  hadiah batu guncang itu bisa ditukar dengan uang,"jelasnya.

Pihak pengelolah juga melarang adanya aktifitas judi, hal itu dibuktikan dengan kalimat larangan yang ditempel di lokasi permainan batu guncang.

"Terkait permainan Batu Goncang  ini tidak ada judinya karena tidak ada tukar uang, cuma hanya hiburan. Dan beberapa tempat ada juga buka permainan Batu Goncang, tapi tidak ada masalah," kata Surya.

Menyikapi hal ini, Surya pun meminta agar Kapolri maupun Kapolda Sumut mengaudit dan melakukan investigasi apakah penangkapan dan penetapan tersangka di Yanglim Plaza sudah sesuai prosedur dengan bukti-bukti yang konkrit.

Bukan hanya itu, Surya juga meminta agar pihak kepolisian Polda Sumut benar-benar memberantas usaha-usaha judi yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.

"Jangan yang tidak salah disalahkan. Kita tahu dari media massa daftar judi tembak ikan di wilayah hukum Polda Sumut. Jangan permainan batu guncang ini ditegakkan aturannya sementara judi tembak ikan sampai sekarang aman saja. Tidak ada tindakan sama sekali, Ini jadi pertanyaan,"ujar Surya Adinata.

"Kalau menurut saya batu guncang ini tidak ada sangkutannya dengan judi karena hadiahnya sembako. Tidak ada berkaitan dengan uang. Jadi menurut saya itu bukan judi,"tuturnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Polda Sumut membongkar praktik perjudian di Food Court Yanglim Plaza, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada Sabtu (30/04/2025) lalu. Polisi menetapkan 10 orang tersangka.

Polisi menyebutkan jika modus operandi yang digunakan oleh para pelaku adalah permainan judi bernama batu guncang dengan hadiah. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Musisi sekaligus vokalis band Last Child, Virgoun, kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen akad nikah ulang bersama sang istri, Lindi Fitriyana.
Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Peredaran sabu seberat satu kilogram lebih berhasil digagalkan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar. 
Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung.
Ditanya Ingin Boyong Pemain Timnas Indonesia ke Persija, Jawaban Shin Tae-yong Ini Bikin Penasaran

Ditanya Ingin Boyong Pemain Timnas Indonesia ke Persija, Jawaban Shin Tae-yong Ini Bikin Penasaran

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya angkat bicara soal rumor transfer yang mengaitkan sejumlah pemain Timnas Indonesia dengan Macan Kemayoran.
Selandia Baru Angkat Koper! Ini Daftar Lengkap 12 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Selandia Baru Angkat Koper! Ini Daftar Lengkap 12 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Daftar tim yang gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 kembali bertambah. Kali ini, Selandia Baru dipastikan harus angkat koper lebih cepat.
Sejumlah Provokator Menyusup di Demo Depan Gedung Grahadi Surabaya, Aksi Damai Mendadak Mencekam

Sejumlah Provokator Menyusup di Demo Depan Gedung Grahadi Surabaya, Aksi Damai Mendadak Mencekam

Aksi unjuk rasa bertajuk gerakan #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berakhir dengan bentrokan hebat pada Jumat malam (26/6/2026).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral