News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dalam Mimpinya Mbah Moen Didatangi Rasulullah SAW, Titip Dzurriyahnya Mondok di Rembang, Begini Kisahnya

KH. Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen adalah salah satu tokoh sentral dalam jagat keulamaan Indonesia, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). 
Jumat, 16 Mei 2025 - 18:44 WIB
Mbah Moen uraikan makna besar tahiyat dalam shalat
Sumber :
  • NU Jepara

tvOnenews.com, Jakarta - KH. Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen adalah salah satu tokoh sentral dalam jagat keulamaan Indonesia, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). 

Lahir pada tahun 1929 di Sarang, Rembang, Jawa Tengah, beliau adalah pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar, yang menjadi rujukan penting dalam bidang fiqh dan keteladanan akhlak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mbah Moen dikenal sebagai ulama yang penuh dengan karomah, yakni keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya yang saleh. 

KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen
KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen
Sumber :
  • NU Online

 

Sosoknya sangat dihormati karena ilmu yang mendalam, akhlak yang lembut, dan sikap rendah hati yang luar biasa. Dalam banyak kisah, Mbah Moen digambarkan memiliki kedekatan spiritual yang sangat tinggi dengan Rasulullah SAW.

Salah satu kisah yang menggetarkan hati datang dari Habib Abdullah Zaky al-Kaff dari Bandung dan disebarkan lewat akun Facebook Baba Ahmad yang hendak mondok ke pesantren Mbah Moen. 

Sebelum berangkat ke pesantren, pamannya memberi nasihat yang tidak biasa. “Nanti kalau sudah di sana, jangan kasih tahu Mbah Maimun kalau kamu ini masih dzurriyah (keturunan Nabi Muhammad SAW), ya,” pesannya.

Habib Zaky mengikuti pesan pamannya. Ia sampai di pondok dan sowan ke Mbah Moen.

“Nama kamu siapa?” tanya Mbah Maimun.

“Zaky,” jawab Habib Zaky singkat, sambil menutupi identitas aslinya.

Karena wajahnya tidak begitu menunjukkan ciri keturunan Arab, identitas Habib Zaky pun tidak dicurigai oleh para santri atau pengurus pondok. Hari pertama di pondok berjalan seperti biasa.

Namun pada malam harinya sekitar tengah malam, terjadi hal yang mengejutkan. Kamar tempat Habib Zaky tidur tiba-tiba digedor-gedor keras oleh seseorang. Para santri yang lain terbangun dan kaget, lalu membuka pintu.

Yang berdiri di depan kamar bukan orang sembaranganMbah Moen sendiri. Dengan suara tegas, beliau bertanya.

“Mana yang namanya Zaky?”

Habib Zaky muncul dengan wajah bingung dan takut. Lalu Mbah Moen berkata dengan nada penuh wibawa.

“Kamu tidak mengaku ya kalau kamu ini dzurriyah Nabi?! Saya barusan didatangi Rasulullah SAW dalam mimpi. Rasulullah berkata kepada saya, ‘Saya titipkan cucuku yang bernama Zaky,” katanya.

Kemudian Mbah Moen memberi ultimatum penuh kasih tetapi tegas.

“Kalau kamu masih tidak mau mengaku sebagai dzurriyah Rasulullah, kamu pilih: mondok di sini dengan jujur, atau keluar dari pondok saya!,” tegasnya.

Tentu saja Habib Zaky langsung menangis haru, tersungkur, dan mengakui siapa dirinya sebenarnya. Peristiwa itu menjadi pelajaran besar bagi dirinya dan para santri bahwa orang saleh seperti Mbah Moen memiliki karomah dan hubungan batin yang luar biasa dengan Rasulullah SAW.

KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen bagikan amalan pengundang rezeki setelah shalat Subuh
KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen bagikan amalan pengundang rezeki setelah shalat Subuh
Sumber :
  • Instagram/@ulama.nusantara

 

Hari Selasa dan Isyarat Kematian

Salah satu keunikan dari ceramah Mbah Moen sebelum wafat adalah tentang hari Selasa. Beliau menyebut bahwa banyak anggota keluarganya, dari nenek hingga kedua orang tuanya, wafat pada hari itu. 

Ia mengatakan, “Hari Selasa, Allah menciptakan ilmu segala apa yang ada di dunia ini.” Dalam ceramah yang kemudian viral itu, Mbah Moen seolah memberikan isyarat akan kepergiannya. 

Ia menutup ceramahnya dengan kalimat sederhana namun sarat makna, “Jadi saya Selasa itu.”

Dan benar, hari Selasa, 6 Agustus 2019, Mbah Moen wafat di Mekkah dalam keadaan khusnul khatimah setelah melaksanakan salat Subuh. 

Beliau mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit An Nuur, dan jenazahnya disalatkan di Masjidil Haram, lalu dimakamkan di Ma’la, tidak jauh dari makam Sayyidah Khadijah istri Rasulullah.

Pemakaman Mbah Moen menjadi momen mengharukan bagi umat Islam Indonesia. Ribuan jamaah haji menghadiri prosesi tersebut. 

Bahkan Habib Rizieq Shihab dan menantunya Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas ikut mengiringi dan memimpin doa di pemakaman beliau. 

Dalam video yang beredar luas, tampak Habib Rizieq membacakan doa talqin dan Habib Hanif turut mengangkat jenazah ke ambulans.

Peristiwa ini menjadi saksi akan betapa besarnya kecintaan umat kepada ulama kharismatik tersebut. Banyak yang menangis haru, menyaksikan sosok panutan mereka dimakamkan di tempat yang penuh kemuliaan.

KH. Maimun Zubair bukan hanya ulama ahli fiqh yang menjadi rujukan dalam masalah keagamaan, namun juga teladan dalam akhlak dan ketawadhuan. 

KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen
KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen
Sumber :
  • NU Online

 

Ia dikenal tak pernah mengangkat suara, bahkan dalam perbedaan pendapat paling tajam sekalipun. Ia juga dekat dengan berbagai kalangan, dari pemimpin partai politik hingga rakyat jelata.

Sebelum berangkat haji, Mbah Moen sempat berpamitan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan bahwa dirinya akan berangkat ke Tanah Suci pada Minggu (28 Juli 2019). 

Sembilan hari setelahnya, beliau pun wafat dengan tenang di sana. Wafatnya Mbah Moen menyisakan duka mendalam bagi bangsa Indonesia, khususnya warga Nahdliyyin. 

Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI Gus Dur, menyatakan, “Kami semua sangat berduka. Tapi juga bahagia karena keinginan Mbah Mun untuk wafat di Tanah Suci dikabulkan oleh Allah.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Doa dan pujian mengalir dari berbagai tokoh nasional dan masyarakat luas. Banyak yang menganggap wafatnya Mbah Moen sebagai kehilangan sosok “penjaga moral” bangsa ini. 

Namun, kepergian beliau juga menjadi pelajaran tentang keistiqamahan, kecintaan kepada ilmu, dan kedekatan kepada Allah yang membekas dalam sanubari umat Islam.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral