News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Disebut Preman, Petinggi GRIB Jaya Ungkap Awal Ormas Terbentuk untuk Dukung Prabowo Subianto: Kami Tidak Pernah…

Petinggi GRIB Jaya tepis anggapan ormasnya preman. Ungkap awal mula GRIB dibentuk untuk dukung Prabowo sejak Perjanjian Batu Tulis dan selalu bela rakyat.
Minggu, 18 Mei 2025 - 18:03 WIB
Hercules
Sumber :
  • YouTube

“Kami tidak pernah berada di posisi orang-orang yang menzalimi. Itu sudah harga mati dan pesan dari ketua umum kami. Bela masyarakat yang terzalimi,” tegasnya lagi.

Sejarah pembentukan GRIB Jaya pun berkaitan erat dengan perjanjian politik yang dikenal sebagai Perjanjian Batu Tulis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulfikar menyebut bahwa dukungan GRIB terhadap Prabowo telah terjalin sejak lama, tepatnya sejak Prabowo menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009.

“Dibentuknya GRIB oleh Pak Haji Hercules itu untuk mendukung Prabowo Subianto. Bukan mendukung Presiden, tapi mendukung Prabowo Subianto semenjak awal dulu Perjanjian Batu Tulis, waktu Prabowo menjadi wakilnya Megawati,” terang Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara.

Tak hanya sekali, GRIB Jaya disebut terus memberikan dukungan kepada Prabowo dalam setiap pemilu yang diikutinya.

Dari Pilpres 2014, 2019, hingga 2024, GRIB Jaya tetap menjadi bagian dari barisan pendukung utama Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lanjut lagi sampai 2014, waktu Pak Prabowo dengan Hatta Rajasa, GRIB juga ada di situ. Lanjut lagi 2019, Prabowo dengan Bang Sandiaga Uno, GRIB juga ada di situ. Dan finalnya 2024, GRIB Jaya tetap menjadi garda terdepan mendukung Prabowo Subianto,” tutur Zulfikar.

Dengan penjelasan ini, GRIB Jaya berharap masyarakat dapat memahami peran dan kontribusi mereka secara lebih objektif dan tidak hanya terpaku pada label negatif yang kerap disematkan di media sosial. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan pandangan Islam mengenai orang yang meninggal karena bunuh diri, termasuk statusnya sebagai dosa besar dan kemungkinan mendapat ampunan?
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Shin Tae-yong ternyata pernah mengungkap kekagumannya pada Megawati Hangestri. Simak pujian STY dan alasan Megatron begitu mencuri perhatiannya.
Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Kepada media Korea, Megawati Hangestri pernah mengaku kalau dirinya kaget lantaran wajahnya sangat mirip dengan Middle Blocker senior Hillstate, Bae Yoo-na.
BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak awal tahun hingga 7 September 2026.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Ramalan karier Rabu, 9 September 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang diprediksi paling bersinar di tempat kerja?
Geger! Pria Nekat Lompat ke Rel KRL di Stasiun Tanah Abang, Ini Faktanya

Geger! Pria Nekat Lompat ke Rel KRL di Stasiun Tanah Abang, Ini Faktanya

Terlihat dalam video, pria tersebut mengenakan kaos berwarna putih, tengah bersujud di peron 2 stasiun tersebut. Aksi ini direkam oleh sejumlah calon penumpang kereta.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral