News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Anak Buah Hercules Diringkus Polda Metro Jaya, Imbas Serobot Lahan BMKG dan Pungutan Liar di Tangsel

Polda Metro Jaya menangkap 17 orang dari 11 anak buah Hercules di GRIB Jaya dan 6 orang mengaku ahli waris yang menguasai lahan milik BMKG di Tangerang Selatan.
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:13 WIB
Anak buah Hercules dari GRIB Jaya ditangkap Polda Metro Jaya imbas kuasai lahan BMKG di Tangsel
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube GRIB TV & Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Belasan anak buah Hercules dari organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya yang menguasai lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ditangkap oleh Polda Metro Jaya.

Penangkapan belasan anggota GRIB Jaya atas ketegangan pihak BMKG mendatangi tanah miliknya di kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Sabtu (24/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan, ketegangan itu membuat pihak Kepolisian sigap menangkap 11 orang dari GRIB Jaya.

"Kami mengamankan 17 orang, 11 diantaranya adalah oknum dari ormas GJ, kemudian 6 diantaranya adalah oknum yang mengaku sebagai ahli waris di tanah ini," ujar Ade Ary dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Setelah ditangkap, kata Ade Ary, pihak Kepolisian dari pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi & Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang di lokasi pembongkaran bangunan milik BMKG dikuasai anak buah Hercules dari GRIB Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi & Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang di lokasi pembongkaran bangunan milik BMKG dikuasai anak buah Hercules dari GRIB Jaya
Sumber :
  • Humas Polda Metro Jaya

 

Barang-barang bukti diamankan polisi, antara lain data karcis parkir disimpan oleh GRIB Jaya, sejumlah atribut yang memiliki logo ormas.

Hal paling mengejutkan terhadap barang bukti yang diamankan poplisi, yakni terdapat beberapa senjata tajam.

Akibat pendudukan lahan tanpa hak dan tidak berizin, Polda Metro Jaya menyampaikan pesan agar tidak melanggar secara sepihak.

Ade Ary menegaskan, setiap masyarakat wajib mematuhi hukum guna tidak menimbulkan kerugian baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.

"Apabila ada pihak yang merasa dirugikan, itu mohon dapat memberikan laporan kepada instansi terkait," tegasnya.

Polda Metro Jaya juga berpesan agar masyarakat tidak sungkan melaporkan kejadian yang janggal kepada pihak Kepolisian setempat.

"Kemudian juga kepada kami, kepada Polsek, kepada Polres Jajaran, hingga Polda Metro Jaya atau bisa langsung menghubungi 110, itu nomor telepon gratis, bebas pulsa, 24 jam," pesan Ade Ary.

Lebih lanjut, Ade Ary mengatakan polisi dari Daerah Metro jaya langsung merobohkan bangunan di lahan milik BMKG karena ketegangan setelah adanya pelaporan resmi dari pihak BMKG.

"Mereka melakukan penguasaan lahan tanpa hak, milik BMKG," ucap Ade Ary.

Alasan pihak Kepolisian membongkar secara paksa juga karena adanya terindikasi pungutan liar dilakukan oleh ormas.

Belasan anggota ormas itu telah membentuk sistem penyewaan kepada para pedagang untuk berjualan di sekitaran lahan milik BMKG tersebut.

"Mereka memberikan izin kepada beberapa pihak, beberapa pengusaha lokal seperti tukang pecel lele, pedagang hewan kurban. Itu dipungut secara liar oleh mereka," bebernya.

BMKG sebelumnya membuat laporan terkait kasus dugaan barang milik negara (BMN) dikuasai tanpa adanya izin dilakukan oleh ormas.

Laporan tersebut diterima oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan surat bernomor e.T/PL.04.00/001/KB/V/2025.

Isi laporan tersebut mengenai permohonan adanya bantuan mengamankan aset tanah BMN dimiliki BMKG dengan berukuran seluas 127.780 meter persegi di Pondok Betung, Tangsel, Banten.

(ant/hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral