GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pentingnya Mengetahui Literasi Keuangan Digital di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Seorang edukator keuangan yang aktif sejak 2022, Angga Andinata, konsisten edukasi masyarakat soal pentingnya literasi finansial sekaligus perkenalkan Bitcoin.
Senin, 2 Juni 2025 - 10:27 WIB
Angga Andinata, seorang edukator keuangan yang aktif sejak 2022, konsisten mengedukasi masyarakat.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketidakstabilan ekonomi global saat ini menimbulkan tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia dalam menjaga kondisi finansial mereka.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 4,87% (year-on-year) pada kuartal I 2025 sebagaimana dirilis oleh Kementerian Keuangan, dampak perlambatan global masih terasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diperparah oleh tingginya suku bunga serta konflik geopolitik yang turut memengaruhi pasar dan daya beli.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa perekonomian nasional masih mampu bertahan.

"Perekonomian Indonesia masih menunjukkan performa yang cukup resilien di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global," ujar dia dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).

tvonenews

Dalam konteks tersebut, peningkatan literasi finansial menjadi sangat penting agar masyarakat dapat membuat keputusan ekonomi yang lebih cerdas.

Pengetahuan mengenai cara mengatur keuangan menjadi kunci untuk menjaga kestabilan finansial rumah tangga dan lebih siap menghadapi berbagai risiko.

Bitcoin menjadi salah satu topik yang semakin banyak dibicarakan.

Aset digital berbasis blockchain dengan jumlah terbatas ini menarik perhatian publik sebagai alternatif dalam melindungi kekayaan di tengah gejolak ekonomi.

Meski demikian, pemahaman yang matang tetap diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dalam pola spekulatif.

Sementara, seorang edukator keuangan yang aktif sejak 2022, Angga Andinata, konsisten mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi finansial sekaligus memperkenalkan Bitcoin secara berimbang.

Melalui media digital, sesi webinar, hingga platform pembelajaran daring, ia terus menekankan bahwa Bitcoin idealnya dipahami sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Edukasi keuangan hari ini tidak cukup hanya bicara soal menabung dan dana darurat. Kita juga harus paham instrumen masa depan seperti Bitcoin, yang punya potensi besar menjaga daya beli, memberikan kebebasan finansial, dan berperan sebagai aset lindung nilai,” ujar Angga dalam salah satu sesi daringnya.

Dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, Angga mengajak publik untuk mengenal sistem kerja Bitcoin secara menyeluruh, termasuk peluang dan risikonya.

Dia percaya literasi yang kuat akan membekali masyarakat untuk lebih tahan terhadap tekanan ekonomi.

Meski fluktuatif, Bitcoin terbukti menjadi salah satu aset dengan performa terbaik dalam sepuluh tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendidikan finansial yang memadai diharapkan mampu membantu masyarakat memahami potensi tersebut tanpa terbawa arus tren sesaat.

“Risiko itu selalu ada, tapi potensi pertumbuhan Bitcoin sulit diabaikan, apalagi saat sistem keuangan konvensional menghadapi banyak tantangan struktural,” tutur Angga.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral