GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Sepupu Luhut Lapor Propam Polri

Seorang penggerak penghijauan di Provinsi Riau akhirnya melayangkan laporan ke Kapolri lewat Propam dan Paminal Mabes Polri.
Jumat, 27 Juni 2025 - 17:38 WIB
Divisi Propam Polri
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Seorang penggerak penghijauan di Provinsi Riau akhirnya melayangkan laporan ke Kapolri lewat Propam dan Paminal Mabes Polri.

Marta Uli Emmelia, melayangkan surat permohonan perlindungan dan kepastian hukum kepada Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Irjen Pol Abdul Karim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat tersebut berkaitan dengan penanganan laporan polisi atas dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Sahala Sitompul dan Notaris Elfit Simanjuntak, terkait akta hibah saham PT Shali Riau Lestari yang Direktur utamanya adalah Marta Uli Emmelia dan pemegang saham mayoritas 95 persen di perusahaan yang bergerak di bidang limbah itu 

Dalam laporannya kepada Polda Riau dengan nomor LP/B/84/II/2025/SPKT/Polda Riau tertanggal 13 Februari 2025, Marta menyebutkan bahwa tanda tangannya telah dipalsukan dalam dua akta penting yakni Akta Nomor 07 tentang Hibah Saham dan Akta Nomor 08 tentang Rapat Umum Pemegang Saham, keduanya tertanggal 21 Juni 2022.

"Saya telah memberikan bukti-bukti yang cukup kepada penyidik, termasuk keputusan Majelis Pengawas Wilayah Notaris Provinsi Riau yang menyatakan bahwa Notaris Elfit Simanjuntak terbukti melanggar Undang-undang Jabatan Notaris dan dijatuhi sanksi peringatan tertulis," ujar Marta.

Namun, kekecewaan mendalam dirasakan Marta ketika mengetahui bahwa kasus yang dilaporkannya justru disederhanakan oleh Reskrimum Polda Riau.

Dalam pernyataannya ke media, Asep menyebut kasus ini sebagai perselisihan suami istri dan hanya masalah miskomunikasi.

“Saya bukan melaporkan masalah rumah tangga, tetapi dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen,” tegas Marta yang juga sepupu Luhut Binsar Panjaitan ini, Jumat (27/6/2025).

Hal ini, menurutnya, menimbulkan ketidakpercayaan terhadap proses hukum yang seharusnya menjamin keadilan bagi setiap warga negara.

Untuk itu, dalam suratnya tertanggal 22 Juni 2025, Marta meminta Divisi Propam Mabes Polri turun tangan dan melakukan tindakan tegas. Ia berharap keadilan tetap tegak, terutama bagi masyarakat kecil seperti dirinya yang berjuang menegakkan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semoga Allah SWT membimbing kita semua dalam menegakkan kebenaran dan keadilan sesuai hukum yang berlaku," tutupnya dalam surat tersebut.

Senin depan Marta dengan didampingi kuasa Hukumnya Jaka Marhaen SH dan Musta'in tokoh ormas di Jakarta akan mendatangi Propam Mabes Polri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral