GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digitalisasi dan Merawat Imajinasi Kolektif Lampung Kuno

Budaya baca tulis telah cukup berkembang di Provinsi Lampung. Kenyataan ini menjadikan Lampung sebagai satu dari 12 daerah yang memiliki aksara (had) asli daerah
Minggu, 29 Juni 2025 - 10:22 WIB
Pelaksanaan digitalisasi naskah kuno Lampung
Sumber :
  • ANTARA

Bandarlampung, tvOnenews.com -Budaya baca tulis telah cukup berkembang di Provinsi Lampung. Kenyataan ini menjadikan Lampung sebagai satu dari 12 daerah yang memiliki aksara (had) asli daerah. Adanya Had Lampung yang terdiri dari 20 huruf induk menjadi penanda berkembangnya peradaban tulis sejak abad ke 17 di "Sai Bumi Ruwa Juarai" itu. Sebagai daerah yang memiliki keragaman budaya, Provinsi Lampung menyimpan banyak informasi mengenai kehidupan masyarakatnya sejak tempo dulu, yang tercatat rapi dalam naskah-naskah kuno tersebar di berbagai wilayah, baik di dalam Lampung sendiri maupun di luar negeri.

Dalam mengetahui rekam jejak bangsa atau kehidupan masyarakat di daerah pada tempo dulu, kita memerlukan informasi tertulis melalui manuskrip yang tertulis dengan berbagai bahasa dan aksara. Tidak hanya menggunakan had atau Bahasa Lampung, tetapi naskah peninggalan masa lalu itu ada yang bertuliskan aksara Arab, Bahasa Melayu, Bahasa Banten, hingga goresan-goresan simbol yang dibuat "ulun Lappung" (orang Lampung) sebagai sarana komunikasi atau menggambarkan kegiatan sakral di masa lampau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manuskrip atau yang dikenal luas sebagai naskah kuno merupakan salah satu bentuk kearifan lokal daerah, yang kini menjadi perhatian berbagai pihak untuk dilestarikan.

Artefak ini mengisahkan nilai-nilai budaya serta kebiasaan masyarakat adat yang tersusun indah dalam berbagai jenis bahasa serta aksara. Seperti ada yang tertulis menjadi sebuah karya sastra Lampung, meliputi Hahiwang atau puisi bernuansa sedih, Sesikun atau pribahasa, Teteduhan adalah sebuah teka-teki, Memang atau Rajah merupakan mantra-mantra pengobatan, silsilah raja, dan berbagai karya sastra masyarakat Lampung kuno lainnya.

Bahkan, salah satu naskah tertua dari Lampung yang tertulis di kulit kayu dengan judul "Hikayat Nur Muhammad" tersimpan di Bodleian Library, Inggris, sejak 1630 dan hal tersebut menunjukkan bahwa nilai historis manuskrip kuno Lampung penting untuk dilestarikan dan tetap eksis di masa modern.

Dengan adanya kecanggihan teknologi informasi yang serba digital, seperti saat ini, menjadi tantangan tersendiri bagi upaya pelestarian. Hal itu untuk menarik minat generasi muda agar tidak melupakan sejarah nenek moyang di masa lampau yang tercatat dalam sastra lisan naskah kuno menghadapi banyak tantangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.

Trending

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT