GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digitalisasi dan Merawat Imajinasi Kolektif Lampung Kuno

Budaya baca tulis telah cukup berkembang di Provinsi Lampung. Kenyataan ini menjadikan Lampung sebagai satu dari 12 daerah yang memiliki aksara (had) asli daerah
Minggu, 29 Juni 2025 - 10:22 WIB
Pelaksanaan digitalisasi naskah kuno Lampung
Sumber :
  • ANTARA

Proses digitalisasi naskah kuno itu memakan waktu sekitar 30-40 menit, hingga hasil akhirnya berbentuk PDF/A sesuai standar pengarsipan dokumen elektronik jangka panjang berstandar internasional, siap disajikan kepada masyarakat yang ingin melihat sisa-sisa peradaban di Lampung pada masa lalu.

Dengan mulai terkumpulnya 100 naskah kuno dari enam kabupaten dan kota di Lampung, membuat pemerintah daerah makin giat untuk mendigitalkan naskah-naskah kuno itu. Bahkan, pemerintah daerah merencanakan sistem integrasi penerapan citra satelit dengan perluasan digitalisasi naskah kuno untuk menunjukkan lokasi asal manuskrip, sekaligus sebagai bentuk promosi pariwisata dan budaya daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan potensi naskah kuno di Provinsi Lampung yang cukup banyak, ternyata belum ada naskah kuno asal provinsi yang terkenal, sebagai "Tanoh Lado" ini yang ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON).

Pada tahun ini dua naskah kuno asal Lampung telah diajukan dalam Program IKON, sebagai salah satu upaya menjaga pelestarian manuskrip kuno daerah bersama dua daerah lain, yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Dua naskah kuno asal Lampung itu adalah "Ingok Perjanjian Kita" yang tersimpan di Museum Lampung, dan naskah "Poerba Ratoe" yang masih tersimpan rapi oleh Arief Sofyan, ahli waris naskah yang berasal dari Kabupaten Lampung Timur.

Bila menjelajah lebih dalam naskah kuno, dengan judul "Ingok Pejanjian Kita", yang merupakan naskah pada abad 17-18 Masehi dan tertulis di kulit kayu halim, berbentuk layaknya alat musik akordeon, dengan jumlah halaman 40 lembar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang ahli cagar budaya Lampung yang juga Pamong Budaya Ahli Madya di Museum Lampung I Made Giri Gunadi menjelaskan bahwa naskah kuno tersebut ditulis dengan menggunakan Had Lampung atau Sukhad Lampung, dengan Bahasa Lampung, Melayu Kuno, dan Bahasa Banten.

Naskah kuno "Ingok Pejanjian Kita", secara garis besar menceritakan tentang perjanjian antara manusia dengan roh halus penguasa hutan, yang tergambar dari salah satu kalimat awal naskah yang menggambarkan sebuah perjanjian, yakni "Terkala kita berjanji nikol itam batanduk putih, di bawah kayu simigang khaya di tengah pulan kakhom-kakhom. Terkala kita bukhagih bumi negakhagih dilom lawok, negekhimu di khuban".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran dan Menhub Dudy Tinjau Proyek MRT Fase 2A: HI-Monas Target Beroperasi Akhir 2027

Wapres Gibran dan Menhub Dudy Tinjau Proyek MRT Fase 2A: HI-Monas Target Beroperasi Akhir 2027

Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota terus menunjukkan kemajuan signifikan. 
Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati korban Ponpes di Pati blak-blakan mengungkap dugaan Kiai Ashari memanggil dua wanita dalam satu malam saat berada di kamar berbeda. Simak beritanya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Pembangunan Fisik Rampung, 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Jateng dan Jatim

Pembangunan Fisik Rampung, 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Jateng dan Jatim

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi mulai mengaktifkan secara bertahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. 
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat terkait aksi anarkis yang mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Tamansari, Bandung, awal Mei 2026. 

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral