GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga, Ojol, Aparat Kompak di Sejumlah Daerah, Indonesia Kian Kondusif

Situasi di sejumlah wilayah Indonesia kian kondusif setelah beberapa hari terakhir diwarnai aksi demonstrasi.
Selasa, 2 September 2025 - 21:32 WIB
Ribuan Mawar Dibagikan untuk Anggota Polri dan TNI di Monas, Komunitas Ojol Tidak Mau Terprovokasi
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Situasi di sejumlah wilayah Indonesia kian kondusif setelah beberapa hari terakhir diwarnai aksi demonstrasi. Dukungan warga terhadap aparat keamanan terlihat jelas di berbagai daerah, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sebuah video yang viral di akun Instagram @magetanviral memperlihatkan ratusan warga di Monokromo bahu membahu bersama polisi menghadang demonstran yang hendak merusak Polsek Wonokromo. Dalam video tersebut, aparat kepolisian menyampaikan bahwa sekitar 200 warga turun langsung membantu menjaga situasi di depan markas kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di depan mako kami dibantu kurang lebih 200 warga, kita yang dari selatan ke utara, tidak ada lagi rombongan-rombongan yang mau ke utara. Sehingga kami menunggu di mako,” ujar pihak kepolisian dalam rekaman yang tersebar luas.

Kebersamaan warga dan aparat juga tampak di Jakarta. Aksi damai juga ditunjukkan oleh sejumlah warga Tanah Abang, Jakarta Pusat di sekitar Bundaran HI pada Senin (1/9). Mereka menyerukan slogan "Jaga Jakarta", yang bertujuan menolak aksi-aksi anarkistis saat melakukan demonstrasi di Jakarta. 

Aksi damai ini diinisiasi oleh gabungan dari 47 organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Tanah Abang. Salah satunya adalah Jakmania Tanah Abang, sebagai perwakilan suporter klub sepak bola Persija Jakarta, Jakmania. Mereka yang hadir dalam aksi damai meramaikan menyanyikan semboyan-semboyan yang menyerukan warga untuk menjaga kota Jakarta. 

"Jakarta kota gue, Tanah Abang kampung gue. Ayo jaga Jakarta, sekarang juga!" seru mereka saat mengelilingi Bundaran HI bersama massa aksi. 

Sekelompok ibu-ibu warga Tanah Abang juga turut meramaikan aksi damai tersebut. Mereka melakukan aksi simbolis membagikan setangkai bunga mawar kepada para warga yang melintas, hingga personil polisi dan TNI yang berjaga.

Selain itu aksi damai juga digelar oleh sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/9). Aksi ini diinisiasi oleh komunitas URC Bergerak dan diikuti ratusan ojol dari berbagai wilayah Jabodetabek.

tvonenews

Berdasarkan video yang diunggah oleh @kumparancom, para ojol membagikan sekitar 2.000 bunga mawar kepada aparat TNI dan Polri, sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana penuh keakraban terlihat saat para pengemudi ojol memeluk aparat sebagai tanda persaudaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu ojol, Gusti (43) asal Tanah Abang, menyampaikan bahwa aparat adalah bagian dari keluarga mereka. Gusti juga menyampaikan harapan agar situasi Jakarta kembali normal, karena keributan belakangan ini berdampak pada menurunnya penghasilan ojol akibat banyak masyarakat bekerja dari rumah.

Aksi solidaritas ini menjadi gambaran nyata bahwa masyarakat dan aparat memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga ketertiban dan menciptakan kedamaian. Dengan dukungan masyarakat, aparat TNI-Polri kini lebih mudah memastikan keamanan, baik di Jakarta maupun daerah lain. Situasi Jakarta sendiri telah berangsur normal, aktivitas masyarakat kembali berjalan, dan keamanan publik terjaga dengan baik.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.
Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kabupaten Karawang, kembali digagalkan oleh petugas penjagaan. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral