News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Tangani Anak yang Keracunan Makanan, Ini Saran Dokter Anak

Salah satu yang bisa dilakukan guru jika mendapati makanan tidak layak konsumsi adalah segera membuangnya dan mengistirahatkan anak yang mengalami keracunan.
Kamis, 25 September 2025 - 19:22 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kiri) meninjau para siswa yang keracunan MBG di Bandung
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Salah satu yang bisa dilakukan guru jika mendapati makanan tidak layak konsumsi adalah segera membuangnya dan mengistirahatkan anak yang mengalami keracunan. Demikian pendapat Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak (ETIA) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp.E.Τ.Ι.Α(Κ).

“Tentu yang pertama kita pastikan makanan atau minuman dan atau minuman curigai ini itu harus dibuang, jangan dikonsumsi lagi, jangan disayang-sayang gitu ya. Kemudian anak-anak yang tadi mengalami keracunan, tentu itu harus istirahat, jadi aktivitasnya itu dihentikan dulu,” kata Yogi dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan sebaiknya guru juga mencatat gejala yang timbul pada anak yang mengalami keracunan, seperti dehidrasi karena muntah dan diare, dan pastikan asupan cairannya terpenuhi dan tetap dijaga.

Jika kejadian sudah lebih dari satu kasus maka harus segera dilaporkan ke pihak terkait atau pemangku kepentingan untuk diidentifikasi melalui pemeriksaan laboratorium dan merujuk anak ke rumah sakit untuk dirawat.

Gejala yang patut diwaspadai sebagai tanda anak keracunan adalah muntah-muntah hebat sehingga kesulitan memberikan asupan, BAB berdarah, tanda-tanda dehidrasi dengan kondisi lemas, bibir kering, kehausan, buang air kecilnya pekat dan sedikit, serta demam yang persisten di atas 38 hingga 38,5 derajat Celcius.

“Atau anaknya awalnya masih baik, tapi dilaporkan diarenya nggak berhenti-berhenti sudah lebih dari 72 jam, maka ini harus segera dibawa ke rumah sakit,” kata Yogi.

Yogi menyebut, ada baiknya guru-guru di sekolah juga bisa ikut memantau kelayakan makanan yang disajikan untuk siswa-siswanya agar bisa menurunkan kejadian sakit pada anak karena makanan yang sudah tidak layak makan.

Namun perlu ada kerja sama dari beberapa pihak yang menjalankan program tersebut untuk memberikan edukasi sehingga guru mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan dan bagaimana penanganan pada makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

“Harus ada satu sistem atau struktur yang membuat mereka dibekali dulu apa yang harus mereka ketahui, apakah ada modul-modul tertentu yang harus mereka pelajari,” kata dia lagi.

Evaluasi

Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai NasDem Okky Asokawati mengatakan perlu adanya evaluasi pascaterjadinya kasus keracunan siswa usai mengonsumsi  MBG, bahkan kalau memungkinkan dilakukan moratorium, serta dilakukan investigasi penyebab keracunan tersebut. 

"Laporan kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa mesti menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan MBG dengan menelusuri penyebab pemicu keracunan para siswa. Laporan kasus keracunan harus mendapat atensi pemerintah dengan melakukan investigasi, evaluasi, dan penegakan aturan jika terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan di lapangan,” kata Okky. 

Anggota Komisi Kesehatan DPR dua periode ini juga mengusulkan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) di seluruh kabupaten/Kota agar dilibatkan dalam pelaksanaan program MBG untuk memastikan kandungan gizi dan kesehatan makanan untuk siswa. 

 Sebelum makanan dibagi ke para siswa, petugas dapur atau pihak penyelenggara MBG menyaring makanan yang akan dibagi ke para siswa apakah masih layak dikonsumsi atau tidak.  Namun tugas tersebut tidak dapat dialihkan ke guru karena akan menambah beban kerja para guru.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debut Manis Koldo Obieta! Baru Gabung Langsung Jadi Pahlawan Borneo FC

Debut Manis Koldo Obieta! Baru Gabung Langsung Jadi Pahlawan Borneo FC

Penyerang anyar Borneo FC, Koldo Obieta, memberikan pujian tinggi terhadap atmosfer Stadion Segiri saat Pesut Etam menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-19 Super League.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Dua pemain Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie dan Syauqi Saud, menyambut antusias laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan mempertemukan skuad Garuda dengan Jepang.
Usai Dilakukan Eksekusi, Lahan Hotel Sultan Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Baru di Kawasan GBK

Usai Dilakukan Eksekusi, Lahan Hotel Sultan Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Baru di Kawasan GBK

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi A Kusumo mengatakan Blok 15 atau lokasi berdirinya Hotel Sultan akan dijadikan ruang terbuka hijau.
Panas! Fenerbache Berani Tuding Al-Ittihad Lakukan Perbuatan Tercela Ini

Panas! Fenerbache Berani Tuding Al-Ittihad Lakukan Perbuatan Tercela Ini

Klub raksasa Liga Turki, Fenerbahce, melontarkan tudingan serius kepada klub Arab Saudi, Al-Ittihad, terkait gagalnya transfer silang yang melibatkan dua pemain bintang, N’Golo Kante dan Youssef En-Nesyri, pada bursa transfer putaran kedua musim ini.
Denada Akui Ressa Rizky Anaknya tapi Belum Terbuka Siapa Ayah Biologisnya, Bagaimana Nasabnya Dalam Islam?

Denada Akui Ressa Rizky Anaknya tapi Belum Terbuka Siapa Ayah Biologisnya, Bagaimana Nasabnya Dalam Islam?

Denada akui Ressa Rizky Rossano anak kandungnya, tapi belum terbuka soal ayahnya. Bagaimana nasabnya dalam Islam? Begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat soal nasab.

Trending

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara tegas menyampaikan evaluasi khusus kepada anak asuhnya usai berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Ahmad Habibie Bersinar! Kiper Timnas Futsal Jadi Tembok Kokoh Saat Singkirkan Vietnam

Ahmad Habibie Bersinar! Kiper Timnas Futsal Jadi Tembok Kokoh Saat Singkirkan Vietnam

Kiper Timnas Futsal Indonesia Ahmad Habibie mengaku merasakan kebahagiaan luar biasa saat namanya dinyanyikan ribuan suporter di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT