News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pameran Cipta Karya Warga Binaan, Lapas Kelas I Palembang Kenalkan Budidaya Maggot

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang menghadirkan inovasi pengelolaan sampah melalui program CIRCLE-PAS (Circular Cleaning Pemasyarakatan) dalam aja
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 19:01 WIB
Kalapas Palembang saat mengenalkan produk asli warga binaan.
Sumber :
  • tim tvOne/Pebri

Palembang, tvonenews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang menghadirkan inovasi pengelolaan sampah melalui program CIRCLE-PAS (Circular Cleaning Pemasyarakatan) dalam ajang Pameran Cipta Karya Warga Binaan yang digelar di kawasan Kambang Iwak Palembang, Sabtu (25/10/2025).

Program CIRCLE-PAS mengenalkan konsep ekonomi sirkular melalui tahapan pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah organik maupun anorganik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampah organik dikelola dengan metode biokonversi maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF). Proses dimulai dengan pengumpulan dan pemilahan sampah dapur seperti sisa sayur dan buah, kemudian difermentasi menggunakan EM4 untuk mempercepat penguraian.

Telur maggot kemudian ditempatkan pada media tersebut dan dibiarkan selama kurang lebih dua minggu hingga larva aktif mengurai sampah menjadi frass maggot, yaitu pupuk organik kaya nutrisi. Setelah masa panen, maggot segar dikeringkan dan dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bagi ikan dan unggas.

Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam dipilah dan diserahkan kepada pengepul untuk didaur ulang.

Dalam kegiatan pameran ini turut hadir Kakanwil Ditjen PAS Sumatera Selatan Erwedi Supriyatno, Dirtekforma PAS Maulidi Hilal, serta Dirbinapi & Anak Binaan Yulius Sahruzah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pembinaan vokasional dan kepedulian lingkungan di UPT Pemasyarakatan.

Kalapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih, menjelaskan bahwa penerapan CIRCLE-PAS diharapkan mampu mengurangi volume sampah di lingkungan lapas sekaligus menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan di kalangan warga binaan.

“Melalui program ini, limbah tidak lagi menjadi masalah, tetapi menjadi potensi yang bermanfaat bagi ketahanan pangan dan ekonomi pembinaan,” ujarnya.

Selain budidaya maggot, pameran ini juga menampilkan berbagai hasil pelatihan kemandirian warga binaan, seperti aquaponik, peternakan ayam petelur, serta produksi tempe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua karya yang dipamerkan merupakan hasil pelatihan warga binaan kami. Tujuannya untuk membekali mereka dengan keterampilan menjelang bebas agar dapat mandiri saat kembali ke masyarakat,” tambah Kalapas.

Ia berharap, melalui pameran ini, karya warga binaan Lapas Palembang dapat dikenal luas oleh masyarakat, tidak hanya di Kota Palembang tetapi juga di seluruh Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Kakorlantas Polri terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di perlintasan sebidang kereta api.
Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap rahasia agar wilayah Jakarta dan Bekasi terbebas dari bencana banjir.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat 5 fakta terbaru kasus pembunuhan satu keluarga Haji Syahroni di Indramayu setelah menghadirkan keluarga Aman Yani.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral