GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ajeng Wira Wati Surabaya: Dibalik Predikat Ramah Anak dan Perempuan

Surabaya kembali mencatat prestasi nasional: predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama kini menjadi bagian dari identitas publik kota.
Kamis, 13 November 2025 - 17:18 WIB
Ajeng Wira Wati, Anggota DPRD Kota Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Surabaya kembali mencatat prestasi nasional: predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama kini menjadi bagian dari identitas publik kota. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan perjalanan itu bukan sekadar seremonial, ada capaian terukur sekaligus pekerjaan rumah besar yang menunggu pemkot, legislatif, dan masyarakat. 

Dalam kurun waktu terbaru, Surabaya berhasil meraih predikat KLA kategori Utama untuk kali ketujuh, suatu indikasi konsistensi program dan kebijakan di level kota yang diakui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Penghargaan ini menilai integrasi kebijakan, layanan, dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajeng Wira Wati, anggota DPRD Kota Surabaya menyebutkan dukungan kebijakan DPRD terhadap inisiatif yang menguatkan perlindungan perempuan, termasuk rencana Perda yang pro-perempuan dan program kesehatan ibu-anak. Menurut Ajeng, perlindungan tidak cukup berupa program tunggal: “Harus ada regulasi yang nyata, anggaran yang konsisten, dan mekanisme monitoring yang transparan,” ujarnya saat ditemui usai dialog dgn tvOne.

Beberapa layanan menjadi sorotan positif: puskesmas yang mulai menerapkan fasilitas ramah anak, keberadaan rumah-rumah anak prestasi (RAP) untuk inklusi anak berkebutuhan khusus, serta inisiatif pemerintahan kota dalam digitalisasi aspirasi anak melalui platform SITALAS (Sistem Informasi Suara Anak Surabaya). Program-program tersebut menjadi instrumen nyata untuk memperkuat indikator KLA—baik dari sisi hak sipil, pendidikan, hingga perlindungan khusus.

Meskipun ada pengakuan formal, catatan lapangan menyorot masalah mendasar: kasus kekerasan dan pelecehan anak tetap muncul, layanan korban belum tersebar merata, dan budaya pelaporan masih terhambat stigma. Selain itu, kapasitas lintas sektor (kordinasi OPD, kepolisian, layanan kesehatan, dan LSM) belum sepenuhnya terintegrasi di semua wilayah kota, sehingga respons terhadap kasus seringkali tergantung pada inisiatif lokal. Penanganan di tingkat keluarga dan sekolah juga menjadi front penting yang membutuhkan intervensi preventif seperti pendidikan parenting dan program anti-bullying yang efektif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Predikat “ramah anak dan perempuan” memberi Surabaya panggung untuk menunjukkan kapasitas pemerintahan kota dan jaringan publik-sosialnya. Namun agar predikat itu bermakna, transformasi harus terlihat dalam angka penurunan kekerasan, perluasan akses layanan, dan yang paling penting perubahan pengalaman sehari-hari anak dan perempuan di ruang publik, sekolah, dan rumah. 

Sebagaimana ditegaskan Ajeng Wira Wati, penghargaan adalah awal, bukan akhir; kerja kolaboratif, anggaran berkelanjutan, dan pengawasan yang ketat merupakan kunci agar Surabaya tidak hanya nampak ramah di kertas, tetapi benar-benar aman dan mendukung masa depan anak dan perempuan.(chm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Bakal Evaluasi One Way Nasional di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek

Polri Bakal Evaluasi One Way Nasional di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek

Korlantas Polri bersama para stakeholder terkait akan mengevaluasi pemberlakuan one way nasional di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung Semarang, dan membuka peluang rekayasa lalu lintas itu akan dihentikan.
Polisi Imbau Masyarakat Tak Gelar Konvoi Takbiran

Polisi Imbau Masyarakat Tak Gelar Konvoi Takbiran

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan konvoi takbiran.
Sudah Pernah Mampir ke Surabaya, Striker Gacor Australia Ini Siap Jadi Tandem Ole Romeny di Timnas Indonesia

Sudah Pernah Mampir ke Surabaya, Striker Gacor Australia Ini Siap Jadi Tandem Ole Romeny di Timnas Indonesia

Striker muda Macarthur FC berdarah Indonesia tertarik membela Timnas Indonesia usai terkesan atmosfer sepak bola Tanah Air. Simak kisah selengkapnya.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Disawer KDM Rp600 Ribu, Para Penyapu Koin Dilarang Minta-minta di Pinggir Jalan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Disawer KDM Rp600 Ribu, Para Penyapu Koin Dilarang Minta-minta di Pinggir Jalan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berikan kompensasi Rp50.000 per hari kepada penyapu koin di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang, Jawa Barat.
KDM Marah Bukan Main Bubarkan Warga Penyapu Koin yang Bandel Minta-minta di Sepanjang Jalur Indramayu-Subang

KDM Marah Bukan Main Bubarkan Warga Penyapu Koin yang Bandel Minta-minta di Sepanjang Jalur Indramayu-Subang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi marah bukan main, saat melihat puluhan warga penyapu koin beraksi di sepanjang jalur Indramayu-Subang, Jabar jelang lebaran.

Trending

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Ucapan Selamat Idul Fitri Sesuai Sunnah Versi Ustaz Adi Hidayat, Taqabbalallahu Minna wa Minkum atau Minal Aidin Wal Faizin?

Ucapan Selamat Idul Fitri Sesuai Sunnah Versi Ustaz Adi Hidayat, Taqabbalallahu Minna wa Minkum atau Minal Aidin Wal Faizin?

Ustaz Adi Hidayat (UAH) bandingkan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri sunnah Rasulullah SAW dari "Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Minal Aidin Wal Faizin"
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT