News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transisi Energi dengan Teknologi Energi Surya: Indonesia Siapkan 400 Ribu SDM untuk Revolusi Energi di Sektor Energi Terbarukan

Perkembangan teknologi listrik dalam dua dekade terakhir telah menjadi fondasi penting bagi percepatan transisi energi global. Berbagai negara kini berlomba mengadopsi
Senin, 24 November 2025 - 22:07 WIB
Ilustrasi Transisi Energi dengan Teknologi Energi Surya: Indonesia Siapkan 400 Ribu SDM untuk Revolusi Energi di Sektor Energi Terbarukan
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perkembangan teknologi listrik dalam dua dekade terakhir telah menjadi fondasi penting bagi percepatan transisi energi global. Berbagai negara kini berlomba mengadopsi pembangkit ramah lingkungan, jaringan pintar (smart grid), hingga sistem penyimpanan energi yang lebih efisien.

Indonesia pun turut mengikuti arus perubahan ini melalui berbagai kebijakan dan program yang menekankan pentingnya inovasi dan ketersediaan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan energi masa depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah inisiatif pemerintah dapat diakses melalui portal resmi transisi energi di laman ESDM dan informasi ketenagalistrikan nasional di IEPS. Transformasi energi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang memahami dinamika industri tersebut.

Ke depan, implementasi energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, hidro, serta hidrogen hijau menuntut keterampilan baru yang berbeda dari model pembangkit konvensional. 

Program-program penelitian dan pengembangan (R&D), pelatihan vokasi, serta sertifikasi kompetensi menjadi bagian kunci dalam mencetak generasi profesional energi bersih yang mampu bersaing.

Upaya percepatan teknologi listrik dan penguatan kapasitas SDM ini semakin relevan ketika kebutuhan terhadap energi bersih terus meningkat. 

Tantangan global terhadap perubahan iklim mendorong Indonesia untuk menetapkan target jangka panjang menuju net zero emission 2060, yang mengharuskan sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan. 

Di sinilah forum-forum strategis seperti Electricity Connect 2025 memperoleh peran penting dalam mempertemukan seluruh pemangku kepentingan.

Melansir dari Antara, Electricity Connect 2025 menjadi ruang kolaborasi bagi sektor kelistrikan Indonesia untuk memperkuat kapasitas SDM dan teknologi dalam mendukung agenda transisi energi. Acara yang digelar di JCC ini menampilkan diskusi mendalam seputar strategi peningkatan kompetensi, termasuk inovasi teknologi yang diperlukan dalam membangun ekosistem energi hijau nasional.

Peningkatan kualitas SDM merupakan pondasi utama dalam mewujudkan transisi energi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah memetakan 3.764 peluang kerja baru di dalam ekosistem ekonomi hijau, namun pasokan tenaga ahli masih belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. 

Untuk itu, pemerintah merancang peta jalan pengembangan SDM hijau hingga 2060, mencakup sektor hidrogen pada 2031, teknologi nuklir pada 2032, serta sistem energi berbasis baterai pada 2035.

“Kami membaginya menjadi enam periode waktu yang berbeda, dan untuk setiap periode waktu, kami punya teknologi spesifik yang menjadi fokus kami. Artinya, kita perlu tumbuh untuk mencapai target itu,” ujar Kepala BPSDM Kementerian ESDM, Prahoro Yulijanto Nurtjahyo.

Dari total 145 juta penduduk usia produktif di Indonesia, baru sekitar 10,5% yang berpendidikan setara sarjana. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam menyiapkan tenaga profesional di bidang energi hijau. “Ada peluang kerja, ada permintaan, dan ada suplai SDM meski masih terbatas. Saya kira kondisi inilah yang mesti dipecahkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan mitra strategis,” lanjutnya.

Dari sisi akademik, kebutuhan SDM pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT) sangat besar, terutama berdasarkan RUPTL 2025–2034. Untuk pengembangan PLTS saja, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan mencapai 72–74 ribu orang untuk target kapasitas 32–37 GW.

Transisi Energi dengan Teknologi Energi Surya Indonesia Siapkan 400 Ribu SDM untuk Revolusi Energi di Sektor Energi Terbarukan
Transisi Energi dengan Teknologi Energi Surya Indonesia Siapkan 400 Ribu SDM untuk Revolusi Energi di Sektor Energi Terbarukan
Sumber :
  • Antara

 

“Jika kita bangun 4 PLTS, maka kita butuh tak kurang dari 400 ribu SDM kompeten,” jelas Rektor Institute Teknologi PLN, Iwa Garniwa. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri melalui program magang, riset bersama, hingga pelatihan dan sertifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami punya pondasi pengetahuan dan keterampilan yang baik, serta mentalitas untuk selalu belajar hal baru. Seperti yang kita tahu transisi energi membutuhkan banyak RnD (Research and Development)," ujar Wakil Rektor Riset dan Inovasi ITB, Lavi Rizki Zuhal.

Kesiapan teknologi dan SDM sangat menentukan keberhasilan transisi energi. ITB telah menyesuaikan kurikulum sarjana serta memperkuat kemitraan industri di tingkat pascasarjana. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kecipratan Berkah Usai Maarten Paes Merapat ke Ajax, Pintu Eropa Makin Terbuka

Timnas Indonesia Kecipratan Berkah Usai Maarten Paes Merapat ke Ajax, Pintu Eropa Makin Terbuka

Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, dikabarkan selangkah lagi resmi bergabung dengan raksasa Eredivisie, Ajax, pada bursa transfer musim dingin 2026.
Kajagung Diam-diam Geledah Sejumlah Rumah Eks Pejabat Kemenhut

Kajagung Diam-diam Geledah Sejumlah Rumah Eks Pejabat Kemenhut

Tim Jaksa Agung Muda Kejagung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan dugaan korupsi di Kementerian Kehutanan.
Dirut BEI Iman Rachman Mundur Buntut IHSG Anjlok, OJK Pastikan Tak Ganggu Operasional Bursa

Dirut BEI Iman Rachman Mundur Buntut IHSG Anjlok, OJK Pastikan Tak Ganggu Operasional Bursa

OJK memastikan seluruh sistem dan layanan di BEI tetap berjalan seperti biasa, termasuk aktivitas perdagangan saham, kliring dan penjaminan, hingga layanan kustodian.
Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Artis Indonesia, Denada jadi sorotan publik karena tersandung kasus dugaan penelantaran anak. Kini kasusnya siap ke persidangan.
Ko Hee-jin Ungkap Penyebab Pengganti Megawati Hangestri Absen saat Red Sparks Babak Belur Dihajar GS Caltex

Ko Hee-jin Ungkap Penyebab Pengganti Megawati Hangestri Absen saat Red Sparks Babak Belur Dihajar GS Caltex

Runner Up Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks kembali meraih hasil negatif pada lanjutan pertandingan di putaran keempat musim ini.
Makin Dekat Reuni dengan Allegri, AC Milan Jadi Kandidat Terkuat Tampung Dusan Vlahovic Secara Gratis Musim Depan

Makin Dekat Reuni dengan Allegri, AC Milan Jadi Kandidat Terkuat Tampung Dusan Vlahovic Secara Gratis Musim Depan

Kontrak Dusan Vlahovic bersama Juventus mendekati masa kedaluwarsa. AC Milan kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menampung sang striker di musim panas.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap mulai dari asmara, karier, hingga keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT