GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Jejak Hitam Dewi Astutik Jadi Bos Gembong Narkoba Internasional, Awalnya Beraksi dengan Godfather

Jejak hitam Dewi Astutik alias Mami sebagai bos gembong narkoba internasional di kawasan Golden Triangle diceritakan Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:40 WIB
Dewi Astutik alias Mami, bos gembong narkoba internasional ditangkap tim gabungan BNN
Sumber :
  • Kolase BNN dan ANTARA/Azmi Samsul M

tvOnenews.com - Kisah Dewi Astutik menjadi bos gembong narkoba internasional menyedot perhatian publik. Sorotan ini tak lekang akibat ia ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Penangkapan Dewi Astutik oleh BNN bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Mami sapaan akrabnya, ditangkap akibat melakukan penyelundupan dua ton sabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BNN bersama Interpol dan BAIS menangkap buros kelas kakap bernama Paryatin (PA) itu di Kamboja pada 1 Desember 2025. Penangkapan Dewi Astutik karena penyelundupan sabu senilai Rp5 triliun.

Publik penasaran kisah awal mula Dewi Astutik menjadi bos gembong narkoba kelas kakap. Hal ini langsung diungkap oleh Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Dewi Astutik Bertemu dengan Godfather Nigeria

Buronan Interpol Dewi Astutik
Buronan Interpol Dewi Astutik
Sumber :
  • ist

Suyudi menjelaskan, awal mulanya Dewi Astutik hanya sosok warga berasal dari Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). Semua keadaan berubah sejak mengenal seorang Godfather ternama.

Kata Suyudi, Mami bertemu warga negara Nigeria berinisial DON yang dikenal sebagai sosok Godfather. Ia kala itu sedang bekerja di Kamboja.

"Singkat cerita bertemu orang Nigeria yang sudah jadi buronan, inisial DON. DON inilah yang menjadi caretaker dan godfather PAR alias DA selama di Kamboja," ujar Suyudi dikutip tvOnenews.com, Sabtu (6/12/2025).

Di Kamboja, Dewi bekerja di tempat penipuan atau scamming. Menariknya, DON adalah sosok yang terlibat dalam jaringan narkoba lintas negara.

"Karena di Kamboja, PAR merasa bisa dikendalikan semua jaringan dengan uang," tuturnya.

Perlu diketahui, Dewi Astutik sebenarnya baru bekerja di Kamboja pada Februari 2023. Sayangnya dari situlah menjadi pertama kali pertemuan antara Dewi dan DON.

Kerja Sama dengan Godfather Nigeria

Pertemuan Dewi dan DON inilah menjadi cikal bakal mereka saling bekerja sama. Mereka langsung membuat rancangan penjualan narkoba lintas Asia-Afrika.

Jaringan peredaran narkoba pertama Dewi dan DON sangat agresif sejak awal 2024. Mereka pintar menyusun struktur jual narkoba di lintas Asia-Afrika.

Dewi mulanya mempersiapkan penjualan melalui kurir. Ia juga melakukan pengemasan barang penjualannya.

Untuk DON, Godfather asal Nigeria itu memiliki tugas mengatur penyuplaian narkotika. Tak hanya itu, ia juga melakukan pendanaan jaringan.

"Pola kerja antara DON dan DA, DA yang supply dan atur kurir. DON yang supply barang narkotika ke Dewi, Dewi siapkan pengemasan barangnya, DON yang membiayai jaringan melalui Dewi," jelasnya.

Dewi Astutik Beraksi dan DON Ditangkap

Pergerakan mereka langsung mendapat atensi dunia internasional. Bos gembong narkoba asal Ponorogo, Jawa Timur itu melakukan pergerakan lewat balik layar.

Nasib DON sang Godfather asal Nigeria itu berakhir tragis. Ia ditangkap dan terpaksa diekstradisi ke Amerika Serikat (AS).

Kendati demikian, rekam jejak DON sudah lama terekam. Sebab ia menjadi buronan oleh badan anti narkotika, Drug Enforcement Administration (DEA).

DON bahkan sudah sangat lama membangun jaringan kriminal. Jaringan itu tersebar di sejumlah negara.

Suyudi menyampaikan, Dewi Astutik telah tercatat di red notice Interpol pada 3 Oktober 2024. Hal ini membuat namanya sebagai buronan internasional.

Jaringan Dewi begitu besar. Negara yang menjadi pasokan narkoba dalam komplotannya meliputi, Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, dan Ethiopia.

Dewi Astutik Jadi Buronan Korea Selatan

Komjen Suyudi menjelaskan berdasarkan informasi yang didapatkan dari hasil komunikasi antara BNN dan otoritas Korea Selatan, Dewi menjadi buronan oleh Korsel.

Pihak Kejaksaan Korsel mengungkapkan hal ini pasca WNI ditangkap akibat kasus narkoba. WNI itu merupakan orang dari hasil rekrutan Dewi untuk melancarkan jaringannya melakukan penyelundupan narkoba.

Penangkapan Dewi Astutik di Kamboja

Suyudi menyebut bahwa proses penangkapan tidak secara mendadak. BNN telah melakukan langkah sejak jauh hari agar lancar meringkus Dewi.

Kata Suyudi, berdasarkan hasil laporan dari intelijen pada 17 November 2025, BNN mendapat informasi bahwa Dewi berada di wilayah Phnom Penh, Kamboja.

Laporan inilah membuat BNN dan tim gabungan langsung bergegas menuju Kamboja pada 25 November 2025. Tim gabungan BNN juga tidak ingin sia-sia, mereka bekerja sama dengan otoritas setempat.

Beberapa otoritas menjadi sasaran kerja sama tim gabungan BNN, antara lain KBRI Phnom Penh, BAIS TNI, dan perwakilan Polri berada di kamboja.

Atas kerja sama tersebut, keberadaan Dewi Astutik berhasil ditemukan dan ditangkap di sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja pada 1 Desember 2025.

"Target berhasil ditangkap ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki," katanya.

Alasan Dewi Astutik Sulit Ditangkap

Suyudi menjelaskan alasan Dewi sulit ditangkap. Bos gembong narkoba selain Fredy Pratama itu kerap kali berpindah dari satu negara ke negara lain.

Dewi Astutik pun berhasil ditangkap tim gabungan BNN. Ia terakhir dipindahkan menuju Phnom Penh. Tujuannya untuk melakukan proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi dari antarotoritas.

Dewi dipulangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (2/12/2025) sore hari WIB. Selepas itu, jejaringnya berhasil terungkap, ia melancarkan aktivitas pendistribusian narkotika dengan jenis kokain, sabu, dan ketamin.

Penangkapan Dewi Astutik Bikin Syok Keluarga

Akibat menjadi buronan kasus narkoba jaringan Golden Triangel Internasional, Dewi Astutik membuat keluarga syok. Sang suami, Sarno (51) kaget usai istrinya diringkus tim gabungan BNN.

Kata Sarno, selama ini pihak keluarga hanya mengetahui Paryatin bekerja di luar negeri. Istrinya juga mengaku sebagai asisten rumah tangga (ART) selama 11 tahun.

"Di media ada fotonya, saya syok dan kaget. Tapi saya pasrah," ujar Sarno.

Rupanya Sarno sudah resah mendidik Paryatin. Ia juga tidak mengetahui rekam jejak istrinya sebagai gembong narkoba internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Sarno menceritakan alasan istrinya sangat ingin bekerja sebagai TKW. Usut punya usut, Dewi menggunakan nama adiknya demi bisa pergi ke luar negeri.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kumpulkan Stakeholder, Stafsus Wapres Dorong Ekonomi Perempuan dan Penguatan UMKM

Kumpulkan Stakeholder, Stafsus Wapres Dorong Ekonomi Perempuan dan Penguatan UMKM

Di tengah dorongan besar pemerintah memperkuat ekonomi rakyat, satu persoalan krusial mencuat yakni belum adanya definisi yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan “naik kelas” bagi pelaku usaha.
FIFA Resmi Gaet YouTube untuk Promosikan Piala Dunia 2026, Pemilik Hak Siar dan Konten Kreator Punya Privilege Ini

FIFA Resmi Gaet YouTube untuk Promosikan Piala Dunia 2026, Pemilik Hak Siar dan Konten Kreator Punya Privilege Ini

Dalam pengumuman resminya, FIFA menyebut kerja sama ini dengan istilah game changing partnership atau relasi pengubah permainan. 
Sudah Kibarkan Bendera Merah Putih, Pemain Belanda Ini Akui Ngebet Ingin Bela Timnas Indonesia

Sudah Kibarkan Bendera Merah Putih, Pemain Belanda Ini Akui Ngebet Ingin Bela Timnas Indonesia

Sosok pemain muda berbakat Belanda bernama Floris de Pagter-van Bronckhorst secara terang-terangan menyatakan minatnya untuk mengenakan jersei Timnas Indonesia.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tampil di Piala Dunia 2026 Lewat Skenario Aneh

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tampil di Piala Dunia 2026 Lewat Skenario Aneh

Tak ada angin tak ada hujan, peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 tiba-tiba kembali menjadi perbincangan. Media Vietnam ungkap skenarionya.
Gubernur Pramono Izinkan Pemudik Titip Kendaraan di Kantor Pemda DKI Jakarta

Gubernur Pramono Izinkan Pemudik Titip Kendaraan di Kantor Pemda DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan mengizinkan warganya yang mudik untuk menitipkan kendaraannya di kantor-kantor Pemprov DKI Jakarta.
Tak Perlu Tunggu Karena Live Update! FIFA Perkenalkan Sistem Baru Ranking FIFA yang Buat Suporter Timnas Indonesia Full Senyum

Tak Perlu Tunggu Karena Live Update! FIFA Perkenalkan Sistem Baru Ranking FIFA yang Buat Suporter Timnas Indonesia Full Senyum

Suporter dapat memantau Ranking FIFA secara provisional alias sementara untuk melihat posisi negara yang didukungnya secara langsung. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Pascal Struijk kembali dikaitkan dengan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Hal ini beriringan dengan kunjungan asisten pelatih dari John Herdman, Simon Grayson, ke markas Leeds United.
Satu Mantan Anak Buah Patrick Kluivert Dipertahankan John Herdman untuk Perkuat Tim Kepelatihan Timnas Indonesia

Satu Mantan Anak Buah Patrick Kluivert Dipertahankan John Herdman untuk Perkuat Tim Kepelatihan Timnas Indonesia

Seorang mantan anak buah Patrick Kluivert tampaknya akan dipertahankan John Herdman untuk tim kepelatihan Timnas Indonesia. Dia menjadi satu-satunya yang diketahui bertahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT