GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenhut dan Bareskrim Polri Ungkap Temuan Awal Hasil Identifikasi Kayu Gelondongan Banjir Sumut: Ada yang Bekas Potongan Mesin

Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Bareskrim Polri merilis hasil penyelidikan awal terkait asal-usul kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang menerjang wilayah Garoga, Batangtoru, Tapanuli Selatan. 
Kamis, 11 Desember 2025 - 18:45 WIB
Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Bareskrim Polri merilis hasil penyelidikan awal terkait asal-usul kayu gelondongan banjir di Sumatera Utara (Sumut).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Bareskrim Polri merilis hasil penyelidikan awal terkait asal-usul kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang menerjang wilayah Garoga, Batangtoru, Tapanuli Selatan. 

Investigasi itu melibatkan penyisiran lapangan, identifikasi forensik, hingga pengambilan sampel di sepanjang aliran sungai dan jembatan yang terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan analisis Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kemenhut, bencana ini diperparah oleh masifnya perubahan fungsi lahan. 

Kasubdit Perencanaan Pengelolaan DAS Ditjen PDASRH, Catur Basuki Setyawan, memaparkan data terkait kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga.

Menurut Catur, terjadi perubahan tutupan lahan hutan menjadi non-hutan seluas 28.885 hektare di wilayah tersebut. Kerusakan terbesar justru bukan berada di dalam kawasan hutan.

“Di kawasan hutan hanya sekitar 0,4 persen, sementara di luar kawasan hutan mencapai sekurang-kurangnya 99 persen. Ini khusus untuk DAS Garoga,” ungkap Catur.

Temuan Jenis Kayu

Dalam proses forensik di lapangan, tim mengambil 43 sampel kayu dari berbagai titik vital seperti Jembatan Garoga 1 dan 2, serta kilometer 4, 6, dan 8 aliran Sungai Garoga. 

Yandi Irawan Sutisna, Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Muda Kemenhut, menjelaskan bahwa dari sampel tersebut ditemukan campuran antara kayu hasil potongan mesin dan pohon yang tumbang alami karena longsor.

Di Jembatan Garoga 1 dan 2, tim mengidentifikasi berbagai jenis pohon seperti nyatoh, bayur, puspa, hingga tanaman budidaya warga.

“Hingga kini sudah teridentifikasi 15 jenis pohon. Tujuh jenis lainnya masih kami bawa ke laboratorium untuk pemeriksaan lanjutan. Sebagian besar merupakan pohon karet, meranti, dan durian, jenis tanaman yang umumnya tidak tumbuh di hutan alam,” kata Yandi dalam konferensi pers, Rabu (10/12).

“Setiap sampel kami pastikan apakah berasal dari tebangan, runtuhan, atau tumbang akibat longsor. Ada yang jelas bekas potongan mesin, ada pula yang tercabut bersama akarnya,” tambahnya.

Karakter Sungai dan Tindakan Hukum

Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi BPDAS Asahan Barumun, Kristo Damanik, menyoroti karakteristik geografis DAS Garoga yang memiliki jarak hulu ke hilir sangat pendek, yakni sekitar 58 kilometer. 

Kondisi ini membuat material kayu cepat terbawa arus dan menumpuk di jembatan, yang akhirnya membendung aliran air dan memicu tekanan dahsyat ke permukiman.

Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh. Irhamni, menyatakan pihaknya telah menemukan area bukaan lahan curam dan sejumlah alat berat yang kini dalam penguasaan penyidik.

“Dua jembatan sudah diperiksa, dan seluruh area signifikan telah diberi police line,” tegas Irhamni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dilakukan untuk menelisik dugaan pelanggaran hukum terkait pembukaan lahan yang tidak sesuai aturan. 

Kemenhut berkomitmen mendukung penuh penyidikan ini dengan data ilmiah agar penegakan hukum dapat berjalan objektif dan tegas demi mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Buntut Kasus Kematian Mahasiswa di Cikarang, Polres Metro Bekasi Selidiki Peredaran Obat Ilegal

Buntut Kasus Kematian Mahasiswa di Cikarang, Polres Metro Bekasi Selidiki Peredaran Obat Ilegal

Buntut kasus kematian mahasiswa berinisial PAF (20) di sebuah apartemen, kawasan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Polres Metro Bekasi bakal selidiki peredaran
Tidak Perlu Cemas, Penderita GERD Bisa Kok Puasa Ramadhan Kata dr Zaidul Akbar kalau Memenuhi Syarat ini

Tidak Perlu Cemas, Penderita GERD Bisa Kok Puasa Ramadhan Kata dr Zaidul Akbar kalau Memenuhi Syarat ini

H-1 lagi umat muslim NU atau yang ikut pemerintah akan menjalani puasa ramadhan. Sementara teman-teman Muhammadiyah perhari ini (18/2).
Update Harga iPhone 13 Series  18 Februari 2026, Makin Murah

Update Harga iPhone 13 Series 18 Februari 2026, Makin Murah

Update harga iPhone 13 Series per tanggal 18 Februari 2026 di Indonesia. Simak daftar harga terbaru iPhone 13 mini, iPhone 13, hingga iPhone 13 Pro Max di sini.
Bakal Hadiri KTT Dewan Perdamaian yang Dipimpin Trump, Prabowo Subianto Tiba di Washington DC

Bakal Hadiri KTT Dewan Perdamaian yang Dipimpin Trump, Prabowo Subianto Tiba di Washington DC

Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2)
Sugiono Beberkan Isi Pembicaraan Pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres

Sugiono Beberkan Isi Pembicaraan Pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres

Menteri Luar Negeri Sugiono beberkan isi pembicaraan pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, di Markas Besar PBB, New York, pada Senin (16/2/2026)

Trending

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Osimhen Jadi Dalang Utama, Galatasaray Pesta Gol Lawan Juventus!

Osimhen Jadi Dalang Utama, Galatasaray Pesta Gol Lawan Juventus!

Galatasaray tampil dominan saat menghancurkan Juventus yang bermain dengan 10 pemain dengan skor telak 5-2 pada leg pertama play-off babak 16 besar UEFA Champions League, Rabu (18/2/2026).
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi cinta, karier, hingga keuangan lengkapnya di sini.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT