News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantangan Pascabencana: Dari Data hingga Lapangan Jadi Strategi Monitoring Pascabencana Banjir Bisa Cegah Lonjakan Kemiskinan

Evaluasi pascabencana mencakup pendataan kerusakan, kerugian, serta kebutuhan pemulihan masyarakat sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi. Salah satu pendekatan
Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:08 WIB
Tantangan Pascabencana: Dari Data hingga Lapangan Jadi Strategi Monitoring Pascabencana Banjir Bisa Cegah Lonjakan Kemiskinan
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Monitoring dan evaluasi pascabencana merupakan tahapan penting dalam siklus penanggulangan bencana. Setelah fase tanggap darurat berakhir, perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan bergeser pada upaya mengidentifikasi dampak jangka menengah dan panjang yang ditimbulkan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laman resminya menjelaskan bahwa evaluasi pascabencana mencakup pendataan kerusakan, kerugian, serta kebutuhan pemulihan masyarakat sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara normatif, mekanisme tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Regulasi ini menekankan pentingnya penilaian dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara sistematis agar pemulihan tidak berhenti pada perbaikan fisik semata. 

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Post Disaster Needs Assessment (PDNA), yang menjadi rujukan pemerintah dalam menyusun kebijakan pascabencana secara terukur.

Di tengah frekuensi bencana hidrometeorologi yang meningkat, monitoring juga berperan sebagai alat mitigasi lanjutan. Data yang dihimpun pascabencana dapat digunakan untuk memperkuat sistem peringatan dini, tata ruang, hingga kebijakan perlindungan sosial. 

Platform seperti InaRISK milik BNPB menjadi contoh pemanfaatan data kebencanaan untuk memetakan risiko dan kerentanan wilayah secara berkelanjutan. 

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Sumatera Barat, memunculkan kebutuhan mendesak akan evaluasi menyeluruh. 

Pemerintah pusat menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk memusatkan perhatian pada daerah terdampak serta menunda kegiatan nonprioritas. Instruksi ini dimaksudkan agar penanganan pascabencana berjalan lebih fokus dan efektif, terutama dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar masyarakat.

Dalam fase pascatanggap darurat, BP Taskin menjalankan peran sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 163, yakni mendokumentasikan serta menghitung dampak kemiskinan pascabencana. Fokus kerja berada pada pengumpulan data kerusakan fasilitas umum, kehilangan aset warga, serta potensi kerentanan sosial-ekonomi yang muncul setelah banjir. 

Pendekatan ini menempatkan evaluasi sebagai dasar perumusan kebijakan pemulihan, bukan sekadar respons jangka pendek. Untuk kepentingan tersebut, dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Di Sumatera Barat, tiga tenaga ahli, Samson, Agung Nugroho, dan Fachria, ditugaskan melakukan pengumpulan data dan koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah. Lokasi kunjungan difokuskan pada wilayah yang mulai memasuki fase pemulihan agar data yang dihimpun relevan dengan kebutuhan rehabilitasi.

Di tingkat provinsi, tim melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Dalam pertemuan tersebut disampaikan sejumlah persoalan utama pascabanjir, antara lain gangguan jaringan listrik dan telekomunikasi, kebutuhan alat berat untuk normalisasi sungai akibat endapan lumpur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Koordinasi juga dilakukan dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria. Ia menyoroti pentingnya langkah konkret dan terukur dalam penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat penanganan pascabencana banjir dan longsor. 

Banjir yang melanda Kota Padang tidak hanya merendam permukiman dan memutus akses jalan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap sanitasi lingkungan, khususnya di Kelurahan Cupak Tengah, Kecamatan Pauh.

Penguatan data dilakukan melalui pertemuan dengan Kalaksa BPBD Sumatera Barat, Era Sukma, untuk menyelaraskan informasi kebencanaan serta menentukan daerah kabupaten dan kota yang layak dikunjungi. 

Tantangan Pascabencana Dari Data hingga Lapangan Jadi Strategi Monitoring Pascabencana Banjir Bisa Cegah Lonjakan Kemiskinan
Tantangan Pascabencana Dari Data hingga Lapangan Jadi Strategi Monitoring Pascabencana Banjir Bisa Cegah Lonjakan Kemiskinan
Sumber :
  • Ist

Selanjutnya, peninjauan langsung wilayah terdampak di Kota Padang, yakni Kecamatan Koto Tangah dan Pauh, dengan pendampingan aparat kecamatan. Kunjungan juga dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman, bersama Bupati Jon Kennedy Azis dan jajaran perangkat daerah dan BPBD setempat. Peninjauan berlanjut ke Kecamatan VII Koto guna melihat langsung kondisi warga dan infrastruktur pascabanjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, keterlibatan BP Taskin diarahkan pada fungsi koordinatif lintas lembaga dalam penanganan pascabencana, terutama terkait dampak sosial-ekonomi. 

Tantangan ke depan adalah memastikan bahwa bencana tidak memperbesar kerentanan dan angka kemiskinan di wilayah terdampak. Monitoring dan evaluasi yang akurat diharapkan menjadi dasar kebijakan pemulihan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cancer 26 Juni 2026: Keuangan Stabil, Karier Moncer

Ramalan Zodiak Cancer 26 Juni 2026: Keuangan Stabil, Karier Moncer

Berikut ramalan zodiak Cancer pada 26 Juni 2026 lengkap, karier, keuangan, kesehatan, angka dan warna keberuntungan,
Prabowo Panggil Kapolri ke Istana, Isu Stabilitas Keamanan Nasional Jelang Hari Bhayangkara Jadi Sorotan

Prabowo Panggil Kapolri ke Istana, Isu Stabilitas Keamanan Nasional Jelang Hari Bhayangkara Jadi Sorotan

Pertemuan Presiden dan Kapolri berlangsung saat pemerintah tengah menjalankan berbagai program strategis nasional yang butuh dukungan situasi keamanan yang stabil.
KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua, Wakil Hingga Juru Sita PN Depok ke Pengadilan Tipikor Bandung 

KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua, Wakil Hingga Juru Sita PN Depok ke Pengadilan Tipikor Bandung 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK melimpahkan berkas perkara tiga tersangka kasus suap eksekusi sengketa lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok ke Pengadilan Tipikor.
Lensa Berbicara: Trotoar Pasar Pondok Gede Ditata, Kabel Utilitas Semrawut Masih Jadi Sorotan

Lensa Berbicara: Trotoar Pasar Pondok Gede Ditata, Kabel Utilitas Semrawut Masih Jadi Sorotan

Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan penataan jalur pejalan kaki di Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di kawasan Pasar Pondok Gede dan Plaza Pondok Gede. 
Persikotas Tutup Gelaran Piala Presiden di Babak 16 Besar dengan Kemenangan

Persikotas Tutup Gelaran Piala Presiden di Babak 16 Besar dengan Kemenangan

Langkah Persikotas Tasikmalaya dipastikan terhenti di babak 16 besar setelah hasil minor di dua pertandingan sebelumnya hingga akhirnya ditutup dengan kemenangan. 
LPG Melon Mau Diganti, Bahlil Ungkap Uji Coba Tabung CNG 3 kg segera Tuntas Juli

LPG Melon Mau Diganti, Bahlil Ungkap Uji Coba Tabung CNG 3 kg segera Tuntas Juli

Pemerintah saat ini mengkaji pemakaian CNG agar bisa menjadi alternatif pengganti tabung LPG 3 kilogram agar segera mengurangi ketergantungan impor energi.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Selengkapnya

Viral