News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Normalisasi Kendaraan ODOL, Langkah Strategis menuju Zero ODOL 2027

Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat BPTD Kelas II Jawa Timur gelar Normalisasi Kendaraan Lebih Dimensi Tahun 2025
Rabu, 17 Desember 2025 - 00:55 WIB
Normalisasi Kendaraan ODOL
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Sidoarjo, tvOnenews.com - Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur menggelar Normalisasi Kendaraan Lebih Dimensi Tahun 2025 dengan tema "Penguatan Komitmen Bersama Menuju Indonesia Zero ODOL 2027 melalui Normalisasi Kendaraan ODOL sebagai Fondasi Sistem Transportasi Darat yang Berkeselamatan dan Efisien" di Puspa Agro, Sidoarjo (16/12).

Normalisasi kendaraan ODOL tersebut diikuti oleh ratusan peserta para pemilik kendaraan di bawah naungan Asosiasi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT), perusahaan angkutan barang di bawah Akrindo Jawa Timur, Asosiasi Transportasi Darat yang ada di Pusat maupun di Jawa Timur, Debito, Organda dan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPTD Kelas II Jawa Timur, Bambang Hermanto dalam sambutannya mengatakan dampak dari ODOL meliputi meningkatnya resiko kecelakaan, kerusakan infrastruktur jalan dan menuruni efisiensi logistik nasional.

"Normalisasi dalam dimensi merupakan langkah strategis menuju Zero ODOL tahun 2027," ucapnya.

Ia menyampaikan tujuan kegiatan normalisasi ini adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha, serta masyarakat terhadap ketentuan dimensi dan muatan kendaraan. Memperkuat pengawasan dan penegakkan hukum guna mewujudkan transportasi darat yang berkeselamatan dan tertib.

"Selain itu untuk mendukung kebijakan nasional Zero Odol 2027 melalui kegiatan normalisasi dan pembinaan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum dan pelaku usaha transportasi," imbuhnya.

Bambang menyampaikan di Jawa Timur akan dilakukan sosialisasi sekitar 300 kendaraan untuk mendukung zero odol tahun 2027.

Dalam kesempatan ini, ia mengungkapkan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terwujudnya normalisasi kendaraan ODOL.

"Terima kasih kepada berbagai macam pihak yang telah mendukung, kepada Kementerian Perhubungan. Gubernur Jawa Timur yang telah menganggarkan biaya normalisasi, Asosiasi Badan Jalan Tol (BJT) yang telah berkomitmen menormalisasikan kendaraannya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) RI, direktur PT Jasa Marga dan PT Jasa Raharja," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menekankan pada pencapaian Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027.

Menurutnya hal ini merupakan bagian penting upaya nasional membangun sistem transportasi darat yang berkeselamatan, tertib dan lancar.

"Permasalahan kendaraan over dimensi dan over load bukan sekedar unsur teknis kendaraan, ODOL adalah persoalan tentang keselamatan publik. Efisiensi logistik, ketahanan insfratruktur dan daya saing nasional," terangnya.

Ia menyampaikan kendaraan yang tidak sesuai dimensi dan muatan terbukti meningkatkan resiko kecelakaan fatal, mempercepat kerusakan jalan serta menimbulkan bias sosial ekonomi yang sangat besar.

"Karena hal itulah Kementerian Perhubungan secara konsisten mempercepat kebijakan penanganan ODOL sebagai bagian dari agenda nasional menuju Indonesia Zero 2027," tegas Dudy.

Menurutnya Zero ODOL 2027 tidak bertujuan menghambat aktivitas usaha namun menciptakan sistem angkutan barang yang lebih aman, efisien dan berkeadilan bagi seluruh pelaku usaha.

"Perjalanan ODOL merupakan perjalanan yang panjang yang selalu dilalui sebuah langkah kecil. Kegiatan ini adalah contoh konkrit bahwa transformasi menuju angkutan berkeselamatan dapat dilakukan melalui kolaborasi bukan semata-mata penindakan. Saya sangat menghargai apa yang dilakukan pada hari ini sebagai bagian dari perjalanan panjang kita untuk melangkah Zero Odol 2027," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama Menhub memberikan apresiasi dan penghargaan atas dukungan terhadap percepatan implementasi program penanganan ODOL (Over Dimension Over Load) Tahun 2025 kepada Gubernur Jawa Timur, Kakorlantas Polri, PT Jasa Raharja, Jasa Marga serta Gerakan sopir Jawa Timur. 

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami atas komitmen dan langkah strategis dalam mendukung kebijakan nasional normalisasi kendaraan ODOL menuju Zero Odol 2027. Keberhasilan kebijakan ini tidak mungkin dicapai 1 Institusi saja, perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah aparat penegak hukum, BUMN, asosiasi transportasi, karoseri serta pelaku usaha angkutan barang," terangnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapannya dalam membangun dan berkoordinasi secara efektif program Zero ODOL 2027.

"Kami Pemerintah di Jawa Timur bersama para pelaku usaha transportasi juga para sopir menyatakan ODOL bagian yang harus kita rapikan dalam tata kelola transportasi di Indonesia dan Jawa Timur, kami siap untuk membangun penguatan tata kelola transportasi ini untuk Zero ODOL 2027," ungkapnya.

Khofifah menjelaskan di tahun 2026 akan dilakukan normalisasi kendaraan. ODOL secara penuh agar Zero ODOL 2027 terwujud sesuai harapan bersama.

Baginya jika ODOL idak dilakukan normalisasi maka akan menimbulkan berbagai kerusakan. Meskipun di beberapa titik Jawa Timur telah dibangun jalan beton dengan lebar jalan diatas lebar Nasional.

"Solusi-solusi seperti ini harus kami lakukan. Jika pedoman Zero ODOL 2027 dapat kita lakukan bersama, maka sesungguhnya efisiensi dari berbagai hal bisa kita lakukan, terutama keamanan dan kenyamanan masyarakat juga mita semua. Rasa aman, nyaman akan memberikan referensi bagi semua pelaku usaha, insyaallah dunia usaha juga makin produktif," ujarnya.

Khofifah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Menteri Perhubungan, seluruh dirjen baik perhubungan darat dan perkeretaapian, Korlantas Polri serta semua pihak yang turut mendukung normalisasi menuju Zero ODOL 2027.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maturnuwun , mudah-mudahan ini menjadi referensi tata kelola yang baik bagi kita semua. Semoga normalisasi kendaraan berdimensi menuju Zero ODOL 2027 ini menjadi wujud nyata sebuah langkah dalam menurunkan angka kecelakaan, menjaga kualitas insfratruktur jalan serta memperkuat sistem logistik nasional yang aman dan berdaya saing," pungkas Khofifah.

Normalisasi kendaraan ODOL diakhiri dengan pemotongan truk oleh Menhub dan Gubernur Jatim sebagai simbol dimulainya efektivitas kebijakan nasional. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Rumah Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf (Kades Hoho) dilempar bom molotov akibatkan 1 mobil Civic Turbo terbakar.
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Selengkapnya

Viral