News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIPMI Minta Oknum Kepala SPPG yang Lakukan Pungli Ditindak

BPP HIPMI mendesak aparat penegak hukum dan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera menindak tegas oknum Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli).
Rabu, 31 Desember 2025 - 08:49 WIB
Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI, M. Hadi Nainggolan.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendesak aparat penegak hukum dan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera menindak tegas oknum Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI, M. Hadi Nainggolan, dalam konten dialog di akun TikTok Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi menegaskan bahwa HIPMI sejak awal memberikan dukungan penuh terhadap Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Namun dalam pelaksanaannya, HIPMI menemukan indikasi penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merusak kredibilitas program strategis nasional tersebut.

“Kami mendukung 100 persen program makan bergizi gratis. Tetapi dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, kami melihat praktik-praktik yang sangat mengganggu dan mencederai semangat program ini, yakni adanya oknum Kepala SPPG yang memanfaatkan otoritasnya untuk melakukan pungli,” tegas Hadi.

Ia menyebut, kewenangan Kepala SPPG sebagai pemberi persetujuan (approval) anggaran menjadi titik rawan penyimpangan. Tanpa persetujuan tersebut, seluruh proses pembayaran, mulai dari sewa tempat, gaji karyawan, hingga penagihan paket MBG sesuai jumlah penerima manfaat, bisa tidak dapat dicairkan.

“Bayangkan, satu SPPG mengelola anggaran sekitar Rp700 juta hingga Rp1 miliar per bulan. Dalam setahun bisa mencapai Rp8,4 miliar sampai Rp12 miliar. Jika kewenangan sebesar ini tidak diawasi secara ketat, maka sangat mudah disalahgunakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan bahwa praktik pungli juga diduga terjadi dalam penentuan vendor penyedia bahan pangan MBG. Oknum Kepala SPPG, kata dia, diduga mengarahkan vendor tertentu untuk mendapatkan keuntungan pribadi, dan akan melakukan pengalihan apabila tidak diikuti.

“Ini bukan lagi soal administrasi, tetapi soal penyalahgunaan kekuasaan. Jika tidak mengikuti kemauan oknum, maka vendor bisa langsung di-direct. Praktik seperti ini merusak iklim usaha dan menciptakan ketidakadilan,” katanya.

Hadi menegaskan, praktik-praktik tersebut berpotensi mencoreng gagasan mulia Presiden Prabowo Subianto dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pemenuhan gizi yang merata dan berkualitas.

Untuk itu, HIPMI secara tegas meminta Kepala BGN Prof. Dadan Hindayana, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kewenangan dan struktur pengambilan keputusan di tingkat SPPG. Ia menilai perlu adanya desain tata kelola baru yang lebih transparan, akuntabel, dan tertutup dari ruang kompromi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mendorong adanya pembenahan serius. Perlu diciptakan modelling tata kelola yang tegas, cepat, dan tertutup dari ruang penyimpangan, agar program strategis Presiden tidak dirusak oleh oknum-oknum yang bermain di dapur MBG,” pungkas Hadi.

HIPMI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Program MBG agar berjalan bersih, profesional, dan tepat sasaran, sekaligus memastikan dunia usaha dapat berpartisipasi dalam ekosistem yang sehat dan berkeadilan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 
Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Lola Nelria Oktavia, menegaskan pentingnya menjaga amanah publik dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum saat RDPU
KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada intimidasi saat melakukan penggeledahan terhadap rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono di Bandung.
Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

​​​​​​​Fuji akhirnya bereaksi soal Furab yang viral. Jawabannya bikin kaget, tegas minta netizen tak bawa keluarga meski santai soal jodoh-jodohan dengan Arap.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral