Ngebet Bela Garuda? Danilson Soares Silva Tunggu Panggilan Timnas Indonesia di Tengah Godaan Piala Dunia 2026
- instagram danil.ss10
Proses administrasi paspor pun mulai dibahas. Namun, ia menegaskan kepada agennya agar tetap membuka jalur komunikasi dengan Indonesia.
“Saya sudah bilang ke agen saya bahwa saya juga ingin kontak dengan Timnas Indonesia,” katanya. Hingga kini, Danilson belum memberikan jawaban final kepada Cape Verde, menandakan bahwa peluang Indonesia masih terbuka.
Apa Artinya Danilson bagi Timnas Indonesia?
Dari sisi teknis, Danilson berposisi sebagai gelandang serang, area yang semakin krusial bagi Timnas Indonesia di level kompetisi tinggi. Pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Garuda dituntut tampil lebih variatif dalam membongkar pertahanan lawan dan menjaga transisi permainan.
Kehadiran gelandang dengan latar pendidikan akademi Feyenoord berpotensi menambah dimensi kreativitas dan kontrol tempo.
Secara fisik dan usia, Danilson juga sesuai dengan kebutuhan regenerasi. Di usia 23 tahun, ia bisa menjadi investasi jangka menengah hingga panjang, sejalan dengan target menjaga konsistensi prestasi Timnas Indonesia setelah menembus fase lanjutan kualifikasi.
Pengalaman Danilson di beberapa negara, mulai dari Yunani bersama Thesprotos FC, Portugal bersama Olhanense, hingga kini di Gibraltar, membentuk mental adaptif yang dibutuhkan pemain internasional.
Meski jam terbangnya bersama Bruno’s Magpies masih terbatas, proses adaptasi ini justru bisa berkembang lebih jauh jika mendapat lingkungan kompetitif di Timnas.
Kini, keputusan ada di tangan PSSI dan tim pelatih. Apakah Danilson Soares Silva akan menjadi bagian dari proyek lanjutan Timnas Indonesia pasca ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, atau justru memilih panggung Piala Dunia bersama Cape Verde? Situasi ini menjadi dinamika menarik dalam peta diaspora Garuda. (udn)
Load more