News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan MSCI Itu Bagus Untuk Ekosistem Pasar Modal Indonesia

Lembaga Peneliti Independen menilai kemarahan perusahaan penyedia indeks pasar saham, data, dan analisis riset investasi global (Morgan Stanley Capital International (MSCI) justru bagus untuk ekosistem pasar modal di Indonesia.
Kamis, 29 Januari 2026 - 04:14 WIB
Direktur Ekonomi Evident Institute Rijadh Djatu Winardi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Lembaga Peneliti Independen menilai kemarahan perusahaan penyedia indeks pasar saham, data, dan analisis riset investasi global (Morgan Stanley Capital International (MSCI) justru bagus untuk ekosistem pasar modal di Indonesia.

Direktur Ekonomi Evident Institute Rijadh Djatu Winardi menilai keputusan MSCI tersebut ibarat obat yang pahit namun menyehatkan karena bertujuan mengurangi index turnover sekaligus menekan risiko investability di pasar Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka memberi ruang bagi otoritas domestik untuk menghadirkan perbaikan, khususnya dalam aspek transparansi. Dan ini kan bukan kali pertama MSCI memberikan masukan bagi pasar modal Indonesia. Di bulan Oktober 2025, MSCI sudah meminta perbaikan data emiten,” tuturnya, Rabu (28/1) 

Saat itu, lanjutnya, MSCI meminta agar pelaku pasar terkait penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam menghitung free float saham emiten. 

“Permintaan itu disampaikan secara terbuka. Jika sekarang tidak dipatuhi ya wajar mereka ngambek. Dan ngambeknya kan dilakukan secara terbuka dan jelas. Jadi ketika ada rencana pembekuan sementara sejumlah perubahan indeks untuk saham-saham Indonesia. Harusnya kita tak perlu kaget!,” tegasnya.

Seperti diketahui MSCI pada 28 Januari 2026 mengumumkan sejumlah hal a.l. pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF), pembekuan perubahan pada Number of Shares (NOS), penundaan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) dan Pembekuan perpindahan saham antar segmen indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard. 

Rijadh menilai MSCI sebagai lembaga pemeringkat menyoroti sejumlah hal seperti kurangnya transparansi struktur kepemilikan saham, kekhawatiran adanya perdagangan terkoordinasi dan potensi gangguan dalam pembentukan harga yang wajar.

“Secara tak langsung MSCI menyoroti fenomena saham gorengan di pasar modal kita. Hal yang sebetulnya sudah menjadi perhatian banyak pihak karena rentan membuat penurunan tingkat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia,” tuturnya.   

Kebijakan MSCI berdampak secara langsung terhadap sejumlah saham milik konglomerat dan Big Caps a.l Kelompok bisnis milik Prajogo Pangestu yaitu Barito yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun hingga Auto Reject Bawah (ARB) 14,81% ke Rp2.300 sementara PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) melemah hingga 11,84% ke Rp8.375. 

Kemudian bisnis milik Prajogo Pangestu yang lain Grup Chandra Asri yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terkoreksi 5% ke Rp6.650 sedangkan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) anjlok 12,14% ke Rp1.230. 

Kelompok Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58% ke Rp1.145 sedangkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 14,53% ke Rp294, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 9,42% ke Rp125 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyentuh ARB 14,97% ke Rp1.420. 

Kelompok ‘Happy’ Hapsoro Sukmonohadi yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun ARB 15% ke Rp1.445, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melemah 15% ke Rp4.590, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) anjlok 14,97% ke Rp6.250. 

Kelompok Sugianto Kusuma alias Aguan yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) terkoreksi 14,89% ke Rp9.575 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) turun 14,68% ke Rp6.250 

MSCI menegaskan jika sampai Mei 2026 tidak ada perbaikan transparansi yang signifikan maka mereka akan mengurangi bobot (weighting) seluruh saham Indonesia, dan menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dianggap sebagai perhatian untuk aspek governansi dan transparansi di bursa Indonesia sehingga sudah seharusnya Pemerintah dan otoritas pasar Indonesia menindaklanjuti keputusan MSCI. Misalnya melalui koordinasi lintas sektoral BEI, OJK, dan KSEI untuk memikirkan bagainana transparansi data nominee dan berdialog dengan MSCI,” tuturnya.

Dengan langkah tersebut, lanjutnya, seharusnya dapat memulihkan persepsi investabilitas pasar modal Indonesia dan mengurangi dampak negatif terhadap IHSG. “Sekali lagi kemarahan MSCI ini jika ditanggapi dengan baik, akan memberikan hal yang baik bagi Indonesia,” pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, memberikan pujian tinggi kepada kinerja pelatih Timnas Indonesia, John Herdman usai duel di final FIFA Series 2026
Meski Dugaan Skandal Suami Terungkap, Clara Shinta Beri Pesan Tak Terduga kepada Selingkuhan Alexander Assad

Meski Dugaan Skandal Suami Terungkap, Clara Shinta Beri Pesan Tak Terduga kepada Selingkuhan Alexander Assad

Selebgram Clara Shinta kasih pesan kepada wanita diduga menjadi orang ketiga rumah tangganya setelah skandal perselingkuhan suami, Alexander Assad terbongkar.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Terpopuler: Bulgaria Akui Timnas Indonesia Lebih Oke, Sumardji Beri Catatan Penting, Pujian Selangit John Herdman

Terpopuler: Bulgaria Akui Timnas Indonesia Lebih Oke, Sumardji Beri Catatan Penting, Pujian Selangit John Herdman

Rangkaian kabar Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026 tengah disorot publik. Mulai dari pujian Bulgaria, catatan penting usai kalah hingga pujian John Herdman.
Kasat Narkoba Beserta Enam Polisi Pekanbaru Dicopot dari Jabatan, Diduga Penyalahgunaan Wewenang

Kasat Narkoba Beserta Enam Polisi Pekanbaru Dicopot dari Jabatan, Diduga Penyalahgunaan Wewenang

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Nurman Kamaru dan enam anggota lainnya dicopot dari jabatannya, akibat diduga terlibat penyalahgunaan wewenang.
Harga BBM Dipastikan Tidak Naik, PAN Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Harga BBM Dipastikan Tidak Naik, PAN Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pemerintah terkait tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (Harga BBM), baik yang subsidi maupun non-subsidi.

Trending

Terpopuler: Bulgaria Akui Timnas Indonesia Lebih Oke, Sumardji Beri Catatan Penting, Pujian Selangit John Herdman

Terpopuler: Bulgaria Akui Timnas Indonesia Lebih Oke, Sumardji Beri Catatan Penting, Pujian Selangit John Herdman

Rangkaian kabar Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026 tengah disorot publik. Mulai dari pujian Bulgaria, catatan penting usai kalah hingga pujian John Herdman.
Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, memberikan pujian tinggi kepada kinerja pelatih Timnas Indonesia, John Herdman usai duel di final FIFA Series 2026
Meski Dugaan Skandal Suami Terungkap, Clara Shinta Beri Pesan Tak Terduga kepada Selingkuhan Alexander Assad

Meski Dugaan Skandal Suami Terungkap, Clara Shinta Beri Pesan Tak Terduga kepada Selingkuhan Alexander Assad

Selebgram Clara Shinta kasih pesan kepada wanita diduga menjadi orang ketiga rumah tangganya setelah skandal perselingkuhan suami, Alexander Assad terbongkar.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kasat Narkoba Beserta Enam Polisi Pekanbaru Dicopot dari Jabatan, Diduga Penyalahgunaan Wewenang

Kasat Narkoba Beserta Enam Polisi Pekanbaru Dicopot dari Jabatan, Diduga Penyalahgunaan Wewenang

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Nurman Kamaru dan enam anggota lainnya dicopot dari jabatannya, akibat diduga terlibat penyalahgunaan wewenang.
Harga BBM Dipastikan Tidak Naik, PAN Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Harga BBM Dipastikan Tidak Naik, PAN Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pemerintah terkait tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (Harga BBM), baik yang subsidi maupun non-subsidi.
Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral