News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tarif Ekspor Dihapus AS, Sawit hingga Semikonduktor RI Dapat Akses Nol Persen

Kesepakatan dagang RI–AS hapus tarif ratusan komoditas. Sawit, kopi, hingga semikonduktor kini bebas bea masuk dan berpotensi dorong ekspor serta lapangan kerja.
Jumat, 20 Februari 2026 - 12:37 WIB
Menko Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kesepakatan dagang terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat membuka peluang besar bagi ekspor nasional. Melalui perjanjian Agreement of Reciprocal Trade (ART), ratusan komoditas unggulan Indonesia kini memperoleh pembebasan tarif bea masuk ke pasar Amerika, yang selama ini dikenal sangat kompetitif dan selektif.

Kesepakatan tersebut disetujui langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, menandai babak baru hubungan ekonomi kedua negara yang berorientasi pada penguatan perdagangan dua arah serta peningkatan akses pasar bagi produk strategis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan Pos Tarif Dibuka untuk Produk Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa perjanjian ART mencakup 1.819 pos tarif yang memberikan perlakuan istimewa bagi berbagai sektor unggulan Indonesia.

Komoditas yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor nasional seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, serta produk berbasis karet kini dapat masuk ke pasar Amerika tanpa dikenakan tarif resiprokal. Tidak hanya sektor pertanian, fasilitas ini juga mencakup produk manufaktur bernilai tambah tinggi.

Komponen elektronik, termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang, hingga berbagai produk industri strategis lainnya juga memperoleh tarif nol persen. Kebijakan ini dinilai menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di rantai pasok global.

Menurut Airlangga, pembebasan tarif tersebut merupakan hasil negosiasi panjang yang bertujuan memperluas penetrasi produk nasional di salah satu pasar terbesar dunia.

Sektor Padat Karya Dapat Skema Khusus

Selain pembebasan tarif penuh, pemerintah Amerika juga memberikan skema tarif khusus bagi industri padat karya Indonesia, terutama tekstil dan garmen. Kedua sektor ini tetap mendapatkan tarif nol persen, namun melalui mekanisme tarif rate quota (TRQ), yaitu pengaturan kuota perdagangan tertentu dengan fasilitas bea masuk nol.

Skema tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan perdagangan sekaligus memberikan ruang bagi industri dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap tanpa menghadapi hambatan tarif.

Kebijakan ini dipandang strategis karena sektor tekstil dan produk turunannya merupakan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Dampak Langsung ke Jutaan Tenaga Kerja

Pemerintah memperkirakan manfaat kesepakatan ini tidak hanya terasa pada angka ekspor, tetapi juga berdampak langsung terhadap stabilitas lapangan kerja nasional.

Airlangga menyebut sekitar 4 juta pekerja berada di sektor yang terkait langsung dengan produk-produk yang memperoleh fasilitas tarif nol persen. Jika dihitung bersama keluarga mereka, kebijakan ini diperkirakan memengaruhi kehidupan ekonomi lebih dari 20 juta masyarakat.

Artinya, perjanjian ini bukan sekadar kesepakatan dagang antarnegara, melainkan juga instrumen penguatan ekonomi domestik melalui peningkatan permintaan terhadap produk nasional.

Momentum Naik Kelas bagi Industri Nasional

Kesepakatan ART dinilai menjadi peluang bagi Indonesia untuk mendorong transformasi dari eksportir bahan mentah menuju pemasok produk bernilai tambah tinggi. Dengan hilangnya hambatan tarif, produsen nasional didorong untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan standar produksi agar mampu bersaing secara berkelanjutan.

Masuknya komponen teknologi seperti semikonduktor dalam daftar fasilitas tarif nol persen juga menunjukkan adanya pengakuan terhadap potensi industri teknologi Indonesia untuk terlibat dalam ekosistem manufaktur global.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat hilirisasi dan industrialisasi, sehingga ekspor tidak lagi bergantung pada komoditas mentah semata.

Berlaku Tahun Ini Setelah Proses Administrasi Rampung

Perjanjian tarif resiprokal tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada tahun ini setelah seluruh proses administratif dan teknis diselesaikan. Pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah pendukung agar pelaku usaha dapat segera memanfaatkan peluang tersebut.

Sosialisasi kepada eksportir, penyesuaian regulasi teknis, hingga penguatan rantai logistik menjadi fokus agar implementasi kesepakatan berjalan optimal sejak awal.

Pemerintah melihat ART sebagai momentum penting untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta perdagangan global yang semakin kompetitif.

Perluasan Akses Pasar Jadi Kunci Pertumbuhan Ekspor

Dengan terbukanya akses bebas tarif ke pasar Amerika, Indonesia memiliki peluang memperbesar volume ekspor sekaligus meningkatkan diversifikasi produk. Pasar Amerika dikenal memiliki daya beli tinggi, sehingga menjadi target strategis bagi ekspansi produk nasional.

Para pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan meningkatkan standar kualitas, kepatuhan terhadap regulasi internasional, serta inovasi produk agar mampu bertahan dalam persaingan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesepakatan ini juga mencerminkan perubahan pendekatan perdagangan global yang tidak lagi hanya bertumpu pada tarif, tetapi pada kolaborasi ekonomi, integrasi rantai pasok, dan peningkatan nilai tambah industri.

Jika dimanfaatkan secara maksimal, pembebasan tarif ini dapat menjadi pendorong baru bagi pertumbuhan ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan struktur ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan dunia. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beredar Informasi soal Lahan di Papua Dihargai Rp100 Ribu per Hektare untuk Pertanian, Mentan: Itu Fitnah!

Beredar Informasi soal Lahan di Papua Dihargai Rp100 Ribu per Hektare untuk Pertanian, Mentan: Itu Fitnah!

Baru-baru ini pemerintah diterpa fitnah yang begitu kejam, bahkan fitnah itu beredar di tengah publik hingga menyedot perhatian serta komentar publik. Pasalnya,
Striker Timnas Indonesia Buat Sensasi di Eropa, Adrian Wibowo Langsung Cetak Assist dan Bawa Tim Austria Menang di Uji Coba

Striker Timnas Indonesia Buat Sensasi di Eropa, Adrian Wibowo Langsung Cetak Assist dan Bawa Tim Austria Menang di Uji Coba

Penyerang muda Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, mencuri perhatian pada awal petualangannya di Eropa. Ia mencatatkan satu assist yang membawa FC Wacker menang.
Langkah Selanjutnya Setelah Sidang Perdana, Ruben Onsu dan Sarwendah akan Bertemu di PN Jakarta Selatan

Langkah Selanjutnya Setelah Sidang Perdana, Ruben Onsu dan Sarwendah akan Bertemu di PN Jakarta Selatan

Polemik Ruben Onsu dan Sarwendah terus menarik perhatian, karena perkara keduanya naik ke meja hijau "persidangan". Lantas, bagaimana langkah selanjutnya?
Hubungan dengan Hotman Paris Sudah Retak Setahun, Frank Hutapea: Sudah Pisah Jalan!

Hubungan dengan Hotman Paris Sudah Retak Setahun, Frank Hutapea: Sudah Pisah Jalan!

Hubungan antara pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dengan putra sulungnya, Frank Hutapea, ternyata telah lama merenggang.
Airlangga Sebut Indonesia Tak Mau Hanya Jadi Pentonton dalam Industri AI Global, Ungkap Visi RI dalam Ekonomi Digital

Airlangga Sebut Indonesia Tak Mau Hanya Jadi Pentonton dalam Industri AI Global, Ungkap Visi RI dalam Ekonomi Digital

Menko Airlangga menegaskan visi RI untuk jadi pusat pengembangan industri AI dalam acara World Artificial Intelligence Conference atau WAIC 2026 di Shanghai, China.
Banjir Gol di AS, Piala Dunia 2026 Cetak Sejarah

Banjir Gol di AS, Piala Dunia 2026 Cetak Sejarah

Tim Nasional Inggris menang 6-4 atas Prancis di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS).

Trending

Enam Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan Diduga Lakukan Kekerasan Verbal, Berawal dari Chat WA Grup yang Tersebar

Enam Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan Diduga Lakukan Kekerasan Verbal, Berawal dari Chat WA Grup yang Tersebar

Iman menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah Grup WhatsApp yang libatkan enam mahasiswa program vokasi.
Respons Tak Terduga Hotman Paris usai Disindir Sang Anak, Pengacara yang Disebut Hanya ”Marketing”

Respons Tak Terduga Hotman Paris usai Disindir Sang Anak, Pengacara yang Disebut Hanya ”Marketing”

Anak Hotman Paris mengkritisi keputusan sang ayah, yang resmi bergabung sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 20 Juli 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Waspada Provokasi Orang Ketiga di Awal Pekan!

Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 20 Juli 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Waspada Provokasi Orang Ketiga di Awal Pekan!

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Senin, 20 Juli 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara karier dan urusan hati. Sebagian zodiak ...
Perpemindo Apresiasi Langkah Legislator Irma Chaniago Dorong Peningkatan Perlindungan PMI

Perpemindo Apresiasi Langkah Legislator Irma Chaniago Dorong Peningkatan Perlindungan PMI

Perkumpulan Pengusaha Penempatan Pekerja Migran Indonesia (Perpemindo) turut mendukung pernyataan anggota DPRD RI Komisi IX Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20-26 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20-26 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 20-26 Juli 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Sedikitnya Dua Jet Tempur AS Hancur dalam Serangan Rudal Iran ke Yordania

Sedikitnya Dua Jet Tempur AS Hancur dalam Serangan Rudal Iran ke Yordania

Setidaknya dua pesawat jet tempur Amerika Serikat jatuh oleh rudal dan drone pasukan militer Iran dalam serangan terbaru di pangkalan udara di Yordania pada Sabtu pagi.
BGN Ungkap Uang Muka Pembayaran Motor Listrik Capai Rp243,9 Miliar pada 2025

BGN Ungkap Uang Muka Pembayaran Motor Listrik Capai Rp243,9 Miliar pada 2025

Dia menyebut belanja modal yang telah direalisasikan akan menjadi aset. Salah satu contohnya adalah pembayaran sewa gedung yang dicatat sebagai sewa dibayar di muka.
Selengkapnya

Viral