GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelayan Apresiasi Program KNMP di Bantul yang Digagas Prabowo

Nelayan yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas menangkap ikan di laut.
Rabu, 4 Maret 2026 - 08:53 WIB
Ilustrasi13
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Para nelayan di Kabupaten Bantul, DIY, sangat mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program yang dijalankan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono ini mulai dirasakan manfaatnya oleh para nelayan dan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya nelayan. Nelayan di sini sangat antusias dengan KNMP,” kata Punijo, salah satu nelayan setempat saat Menteri Trenggono mengecek pembangunan KNMP di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Rabu (4/3/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, di Poncosari Bantul ada sekitar 150-an nelayan yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas menangkap ikan di laut. Hanya saja profesi ini tidak bisa berlangsung sepanjang musim. Sebab, pantai selatan kerap diwarnai gelombang besar yang berbahaya jika dipaksa melaut. “Kendala di sini adalah gelombang besar,” tutur Punijo.

Ia menyebutkan, hasil tangkapan ikan nelayan selama ini tidak menentu. Saat sepi produksi ikan hanya sekitar 500 kilogram. Namun saat cuaca baik dan musim ikan, hasil tangkapan lebih banyak karena semua nelayan turun melaut.

Pendampingan dari Kementerian dan Kelautan dan Perikanan

Punijo juga mengaku senang dengan adanya fasilitas perbengkelan untuk kapal nelayan karena selama ini untuk perawatan mesin kapal harus dilakukan sampai di luar daerah hingga Cilacap. Namun kini dengan adanya pendampingan dari Kementerian dan Kelautan dan Perikanan para nelayan bisa memperbaiki kapal sendiri.
“Di sini juga akan dilengkapi dengan layanan kuliner,” katanya menambahkan.

Selain itu, keberadaan KMNP juga akan dilengkapi dengan produksi es dan lemari beku. Hal ini akan menjadi solusi bagi nelayan untuk menyimpan ikan hasil tangkapan. ”Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri, ini sangat bermanfaat bagi nelayan dan lingkungan sekitar,” ungkap Punijo.

Sedangkan Ketua KNMP Poncosari Paijan mengatakan, hadirnya KNMP ini sangat menguntungkan para nelayan karena mendapatkan 400 jaring, 10 kapal, dan 30 mesin yang disesuaikan dengan kebutuhan nelayan.

Adanya gerai kuliner juga akan meningkatkan perekonomian warga. Selama ini ikan hasil tangkapan nelayan hanya dijual kepada tengkulak. Nantinya ikan hasil tangkapan wajib dijual ke koperasi dan dibuat produk kuliner yang lebih bervariasi, sehingga menambah penghasilan para nelayan.

Menteri Trenggono Tinjau KNMP Bantul

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengecek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Rabu (4/3/2026). Dia menegaskan, KNMP harus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para nelayan. 

Trenggono menyebutkan, kunjungannya ini menjadi rangkaian perjalanannya mengecek KNMP di seluruh Indonesia. Di tahun 2025 ada sekitar 100 kampung nelayan yang dibangun. Salah satunya di DIY di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul.

“Ini bagian dari rangkaian perjalanan saya mengecek seluruh pembangunan KMNP. Sebelumnya dari NTT, NTB, Jawa Timur dan hari ini di DIY. Besok akan ke Jateng dan minggu depan ke Sulawesi,” kata Trenggono didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari seluruh bangunan yang cukup sempurna. Para nelayan juga antusias menerima program kampung nelayan. 

Saat ini, ujar dia, KNMP Poncosari siap beroperasi dan tinggal pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Selain itu juga akan digulirkan program asuransi bagi nelayan agar mereka lebih nyaman ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

“SPBN sedang kamu upayakan, dan nanti seluruh nelayan akan diberikan asuransi,” tutur Trenggono.

Di Kampung Nelayan ini, tambah dia, juga akan dilengkapi dengan pabrik es, gudang beku, kuliner, hingga perawatan kapal. Nantinya akan menggandeng investor untuk membantu proses pemasaran produk yang ada.

Komitmen Bangun Sektor Kelautan, Perikanan, dan Pangan

Lebih lanjut Trenggono mengatakan, program ini merupakan komitmen dari Presiden Prabowo yang konsisten membangun sektor kelautan, perikanan dan pangan. Program KNMP ini menjadi bagian penting dalam program swasembada pangan. “Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai di daerah terpencil,” ujar Trenggono. 

Di lokasi yang sama, Titiek Soeharto mengatakan, mengaku senang dengan dibangunnya KMNP di Poncosari. Bangunan yang ada cukup modern dan bagus. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk nelayan,” kata Titiek berharap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putri mantan Presiden Soeharto ini juga berpesan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tegas dalam menjaga ketersediaan lobster. Sebab, di Gunungkidul banyak benih bening lobster, namun nelayan tidak berani menangkap karena dilindugi. Sementara yang terjadi dari luar ada yang menangkap dan dijual.

“Kami minta perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan agar ini ditertibkan. Jangan sampai BBL ini diselundupkan,” ungkap Titiek menegaskan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Samarinda. Bernardo Tavares mengakui tim Pesut Etam sangat kuat di kandang.
Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Berbagai upaya dilakukan Bulog agar cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik yang melibatkan Iran dengan Israel serta sekutunya, Amerika Serikat.
Polisi Ungkap Alasan Langsung Tahan Richard Lee: DRL Menghambat Penyidikan

Polisi Ungkap Alasan Langsung Tahan Richard Lee: DRL Menghambat Penyidikan

Kepolisian ungkap alasan langsung tahan Dokter Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Simak selengkapnya!
Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Bila situasi keamanan semakin memburuk, Timnas Indonesia berpotensi mengalami kerugian besar jelang FIFA Series 2026. Debut John Herdman di laga kontra Saint Kitts and Nevis
Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi soal fenomena masyarakat dari daerah yang bermigrasi ke Jakarta untuk bekerja atau ikut keluarga pasca-lebaran.
Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah Dalam Rumahnya di Pesanggrahan Jaksel, Ada Temuan Pistol di Tangan Kanan

Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah Dalam Rumahnya di Pesanggrahan Jaksel, Ada Temuan Pistol di Tangan Kanan

Seorang pria berusia 53 tahun menggegerkan warga usai ditemukan tewas bersimbah darah di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT