GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
Kamis, 9 April 2026 - 23:35 WIB
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Konsep bisnis hijau atau green business semakin menjadi perhatian global, terutama di tengah perubahan iklim dan tuntutan keberlanjutan. 

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di negara maju seperti Jerman dan Belanda, konsep ini sudah menjadi standar industri, di mana perusahaan diwajibkan mengintegrasikan praktik ramah lingkungan dalam rantai bisnis mereka.

Seiring berkembangnya konsep tersebut, muncul pula kebutuhan untuk memastikan bahwa klaim keberlanjutan benar-benar dapat dipercaya. 

Di sinilah pentingnya kredibilitas dalam bisnis hijau. Tidak cukup hanya menerapkan praktik ramah lingkungan, perusahaan juga perlu membuktikan kinerjanya melalui data yang terukur dan transparan agar dapat menarik investor serta memperoleh akses pembiayaan hijau.

Dalam praktiknya, bisnis hijau tidak lepas dari konsep ESG yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan

ESG menjadi acuan utama bagi investor global dalam menilai apakah suatu perusahaan layak mendapatkan pendanaan berkelanjutan.

Di negara seperti Jepang dan Uni Eropa, penerapan ESG telah didukung regulasi yang ketat serta sistem pelaporan yang transparan. 

Perusahaan diwajibkan menyajikan data keberlanjutan yang dapat diverifikasi, bukan sekadar narasi. Hal ini membuat standar ESG semakin tinggi dan menuntut perusahaan untuk lebih serius dalam implementasinya.

Melansir dari Antara, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi menilai bahwa transformasi ESG saat ini menuntut pendekatan yang lebih berbasis data dan dapat diverifikasi.

“Dalam lingkup ESG, PT Surveyor Indonesia (PTSI) berperan sebagai akselerator sekaligus mitra dalam mendorong inisiatif keberlanjutan. Secara internal, implementasi ESG dijalankan secara terintegrasi melalui Sustainability Policy, penguatan tata kelola, serta penyusunan roadmap dan Komite ESG,” ujar Fajar.

Di Indonesia, peran lembaga independen menjadi sangat penting untuk memastikan implementasi ESG berjalan dengan baik. 

Salah satunya dilakukan oleh Surveyor Indonesia yang memperkuat fungsi sebagai penyedia layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan konsultasi.

Perusahaan ini menilai bahwa transformasi menuju bisnis berkelanjutan membutuhkan pendekatan berbasis data yang dapat diverifikasi.

Implementasi ESG tidak cukup hanya dituangkan dalam laporan, tetapi harus memiliki indikator yang jelas dan dapat diukur.

Melalui layanan seperti pengujian dan sertifikasi, perusahaan dapat memastikan bahwa inisiatif keberlanjutan yang dijalankan sesuai dengan standar yang berlaku. 

Pendekatan ini juga membantu meningkatkan kepercayaan investor karena data yang disajikan lebih transparan dan dapat dibandingkan secara global.

Meski potensinya besar, implementasi bisnis hijau masih menghadapi berbagai tantangan. Banyak perusahaan kesulitan menentukan prioritas program keberlanjutan, menghadapi keterbatasan pendanaan, hingga belum siap secara organisasi untuk menerapkan standar ESG secara menyeluruh.

Namun di sisi lain, peluang pembiayaan hijau terus berkembang. Dengan meningkatnya pasar karbon dan instrumen keuangan berkelanjutan, perusahaan yang memiliki kredibilitas ESG yang baik akan lebih mudah mendapatkan akses pendanaan.

Pengalaman di berbagai sektor menunjukkan bahwa perusahaan dengan implementasi ESG yang kuat cenderung memiliki daya saing lebih tinggi di tingkat global. 

Hal ini karena investor kini tidak hanya melihat kinerja finansial, tetapi juga dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.

Untuk mendorong kredibilitas tersebut, perusahaan perlu fokus pada tiga hal utama: memastikan data keberlanjutan yang akurat, melibatkan pihak independen untuk verifikasi, serta membangun kolaborasi lintas sektor. 

Dengan langkah ini, bisnis tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, kebutuhan akan sistem kepercayaan dalam ekosistem bisnis hijau diprediksi akan terus meningkat. 

Perusahaan yang mampu membuktikan komitmennya secara nyata akan menjadi pemain utama dalam ekonomi rendah karbon yang semakin kompetitif. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Senin (25/5/2026) menjatuhkan vonis hukuman terhadap mantan Direktur Perusahaan Air Minum Daerah
Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya WNA Brunei Darussalam berinisial MHF (30) yang dipukul botol oleh selebgram berinisial MIA di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2026).
Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar mengakui keputusan itu diambil setelah pertemuan Bojan Hodak dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Selasa (25/5/2026) kemarin. 
Media Belanda Berbondong-bondong Soroti Kekasih Maarten Paes Menangis usai Lihat Kiper Timnas Indonesia Bikin Sensasi

Media Belanda Berbondong-bondong Soroti Kekasih Maarten Paes Menangis usai Lihat Kiper Timnas Indonesia Bikin Sensasi

Media-media Belanda secara berbondong-bondong menyoroti kekasih Maarten Paes. Luna Bijl memperlihatkan reaksi emosional usai kiper Timnas Indonesia itu menjadi pahlawan Ajax Amsterdam.
Larangan Orang Kurban untuk Potong Kuku sampai Hewannya Dipotong, Apakah Benar? Begini Jawaban UAH

Larangan Orang Kurban untuk Potong Kuku sampai Hewannya Dipotong, Apakah Benar? Begini Jawaban UAH

Besok pada 27 Mei 2026, umat muslim Indonesia merayakan hari raya Idul Adha. Ini jadi momen manis dan baik untuk berkurban.
Setelah Allegri Pergi, AC Milan Kepincut Pelatih Sensasional Premier League

Setelah Allegri Pergi, AC Milan Kepincut Pelatih Sensasional Premier League

Manajemen AC Milan mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri menyusul kegagalan tim menembus zona Liga Champions.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral