Respons Maraknya Rokok Ilegal, Pelaku Industri Tembakau Nusantara Deklarasikan Panca Ampera
- Antara
Gus Lilur menilai skema cukai yang berlaku saat ini belum sepenuhnya berpihak pada pelaku usaha kecil.
“Kita butuh skema cukai khusus untuk rokok rakyat. Ini penting agar pelaku usaha kecil bisa masuk ke sistem resmi tanpa terbebani biaya yang tidak realistis,” jelasnya.
Poin keempat berupa sukseskan KEK tembakau Madura dengan menekankan pentingnya percepatan realisasinya sebagai solusi jangka panjang.
Ia menekankan langkah ini menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan nilai tambah tembakau, memperkuat hilirisasi industri, serta menciptakan ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
“KEK Tembakau Madura bukan hanya proyek ekonomi. Ini adalah jalan keluar untuk membangun industri tembakau yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara poin kelima berupa Pemerintah RI mendukung dan menyejahterakan jutaan petani tembakau Indonesia.
Gus Lilur menyebut selama ini petani sering berada di posisi paling lemah menghadapi fluktuasi harga, ketidakpastian pasar, dan minimnya perlindungan.
“Jutaan petani tembakau adalah fondasi industri ini. Kalau mereka tidak sejahtera, maka seluruh rantai industri akan rapuh. Negara harus hadir untuk memastikan mereka mendapatkan harga yang layak dan kepastian usaha,” katanya.
“Kalau kita ingin industri tembakau Indonesia kuat, maka kita harus mulai dari bawah dari petani, dari pelaku usaha rakyat. Jangan sampai mereka terus menjadi pihak yang paling lemah dalam sistem yang seharusnya melindungi mereka,” jelasnya.(raa)
Load more