GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Gubernur DIY: Pertama dan Terakhir!

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha.
Selasa, 28 April 2026 - 12:08 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha.

Ia menyebut bahwa tidak ada tempat bagi segala bentuk kekerasan di DIY, serta meminta proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan saya, itu yang pertama dan terakhir. Karena di Yogyakarta itu, kita tidak senang dengan kekerasan," tegas Sri Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Dia mengaku masih mendalami latar belakang yang mendasari terjadinya kekerasan tersebut. Gubernur DIY menjadwalkan pertemuan khusus dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY pada Selasa (28/4/2026) pagi untuk mendapatkan laporan detail mengenai penanganan kasus ini.

Terkait penetapan 13 tersangka oleh pihak kepolisian, Raja Keraton Yogyakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat kepolisian. Ia meminta semua pihak untuk menunggu hasil penyidikan tanpa mendahului proses yang sedang berjalan.

"Mereka kan sudah tersangka, polisi sudah melakukan penelitiannya. Kita tunggu saja, jangan mendahului. Kita hormati proses hukum yang berlaku saja," tuturnya.

Meski masih menunggu laporan resmi dari instansi terkait, Sri Sultan memastikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah mengambil langkah perlindungan bagi korban sejak awal, termasuk upaya pengamanan bagi anak-anak yang terdampak.

Ia pun menekankan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada sisi keamanan, tetapi juga mencakup pengobatan fisik dan psikis bagi anak-anak tersebut. 

"Otomatis itu (perlindungan) kita lakukan untuk anaknya. Kita juga perlu pengobatan dari si anak, jadi kita sudah mengambil langkah dari awal," jelas Sultan.

Sri Sultan kembali mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan demi menjaga keamanan dan ruang tumbuh kembang anak yang sehat di Yogyakarta.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti menegaskan bahwa operasional daycare harus mengedepankan tanggung jawab moral dan kepercayaan, bukan semata-mata mengejar keuntungan bisnis atau komersialisasi.

"Ini menjadi perhatian penuh, bukan sekadar komersialisasi. Bagaimana kemudian tanggung jawab dan kepercayaan terhadap usaha-usaha seperti itu harus dijaga, karena yang kita bicarakan ini adalah anak-anak," ujar Ni Made.

Ni Made menyatakan bahwa Pemda DIY mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini secara hukum.

Ia juga mengaku prihatin dan miris dengan kejadian tersebut, terutama terkait dampak trauma yang dialami oleh korban maupun orang tuanya.

"Karena ini sudah berproses di wilayah hukum, kita ikuti hukum yang berlaku saja. Terkait korban, baik dari sisi anak maupun keluarga, saya kira memang perlu pendampingan," jelasnya. 

Untuk pendampingan, Pemda sudah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui unit pendampingan perlindungan perempuan dan anak.

Ke depan, Pemda DIY akan memperkuat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2), hingga Dinas Perizinan. 

Fokus evaluasi akan diarahkan pada aspek izin usaha serta kualifikasi tenaga asuh yang dipekerjakan.

Ni Made juga menekankan pentingnya instrumen pengawasan yang lebih kuat di tingkat Kabupaten/Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya akan mengkoordinasikan apakah instrumen yang ada saat ini sudah cukup efektif atau diperlukan pembentukan unit khusus untuk melakukan pengawasan rutin.

"Mestinya pengawasan dilakukan lebih mendalam lagi, terlebih setelah ada kejadian seperti ini. Kita perlu koordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk melihat instrumen pengawasannya. Harapannya, ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir di DIY," pungkasnya. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Geledah Apartemen Jule, Temukan 4 Cartridge Vape Etomidate: 3 Sudah Habis Dipakai

Polisi Geledah Apartemen Jule, Temukan 4 Cartridge Vape Etomidate: 3 Sudah Habis Dipakai

Polisi menggeledah apartemen Jule di Cilandak dan menemukan empat cartridge vape etomidate. Tiga cartridge disebut sudah habis digunakan.
Bukan Jule yang Ditangkap Pertama, Ini Awal Polisi Menemukan Paket Vape Etomidate untuk Sang Selebgram

Bukan Jule yang Ditangkap Pertama, Ini Awal Polisi Menemukan Paket Vape Etomidate untuk Sang Selebgram

Penyidik mengikuti pergerakan paket yang ditujukan kepada Jule. Paket tersebut dikirim ke salah satu apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Sikap Tegas Liverpool soal Tawaran Bayern Munchen untuk Florian Wirtz: Maaf, Enggak Dulu

Sikap Tegas Liverpool soal Tawaran Bayern Munchen untuk Florian Wirtz: Maaf, Enggak Dulu

Liverpool belum memiliki rencana jual Florian Wirtz dalam waktu dekat. Sikap itu muncul di tengah rumor ketertarikan Bayern Munchen terhadap sang gelandang.
Bursa Transfer Liverpool: Bukan Masalah Harga, Ini Alasan The Reds Urung Datangkan Yankuba Minteh

Bursa Transfer Liverpool: Bukan Masalah Harga, Ini Alasan The Reds Urung Datangkan Yankuba Minteh

Liverpool sempat serius memburu Yankuba Minteh pada bursa transfer musim panas. Namun, transfer winger Brighton itu akhirnya tidak terwujud.
Reaksi Netizen setelah Jule Diciduk Kasus Narkoba Etomidate

Reaksi Netizen setelah Jule Diciduk Kasus Narkoba Etomidate

Akun Instagram selebgram terkenal Julia Prastini alias Jule mendadak gempar digeruduk netizen. Hal ini terjadi setelah polisi mengonfirmasi penangkapan seorang
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier 20 September 2026: Siap-Siap Peluang Besar Menghampiri

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier 20 September 2026: Siap-Siap Peluang Besar Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pada 20 September 2026: Siap-siap peluang besar menghampiri.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, rivalitas makin memanas?
Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Hyundai Hillstate ternyata memiliki rencana berbeda untuk pemain kuota Asia sebelum akhirnya merekrut Megawati Hangestri pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di tengah beredarnya kabar penangkapan Jule atas kasus penyalahgunaan narkoba, mantan suami Jule, Na Daehoon justru menikmati kebersamaan dengan kedua putranya
Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi memegang peran penting di balik proses adaptasi pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, bersama ..
Selengkapnya

Viral