Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, FIFA Tiba-tiba Beri Kabar Gembira Buat Timnas Indonesia setelah Gagal ke Putaran Final Piala Dunia 2026
- Instagram - Gianni Infantino
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar menggembirakan datang untuk pencinta sepak bola Tanah Air selepas gagal lolos ke Piala Dunia 2026. FIFA dikabarkan menunjuk Timnas Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen pertama yang pernah digelar FIFA khusus untuk kawasan Asia Tenggara.
Kabar ini muncul setelah FIFA dan AFF resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait format turnamen tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar melalui akun @theaseanball, FIFA ASEAN Cup 2026 akan dibagi dalam dua divisi, dengan masing-masing divisi berisikan enam negara.
"FIFA dan AFF resmi menandatangani MoU untuk format FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen akan dibagi ke dalam dua divisi. Indonesia akan menjadi tuan rumah Divisi I, sedangkan Hong Kong tuan rumah Divisi 2," tulis @theaseanball.
Kehadiran Hong Kong dalam ajang ini menjadi kejutan besar yang langsung ramai diperbincangkan publik sepak bola regional. Selama ini Hong Kong berstatus anggota Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) bersama Jepang, China, Korea Selatan, Korea Utara, dan Taiwan, namun kini disinyalir bergabung ke orbit AFF karena sulitnya bersaing di lingkungan Asia Timur.
- PSSI
Dengan bergabungnya Hong Kong dan tanpa keikutsertaan Australia, total peserta FIFA ASEAN Cup 2026 berjumlah 12 negara yang terbagi rata ke dalam dua divisi. Jika mengacu pada peringkat FIFA saat ini, komposisi peserta kedua divisi pun sudah bisa diprediksi.
Divisi 1 yang berlangsung di Indonesia diperkirakan akan dihuni oleh Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Singapura, sementara Divisi 2 yang digelar di Hong Kong akan berisikan Hong Kong, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Meski pembagian divisi sudah bocor ke publik, format resmi turnamen masih menjadi misteri yang dinantikan jutaan penggemar. Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan mengumumkan format FIFA ASEAN Cup 2026 pada Kamis (30/4/2026), bersamaan dengan berlangsungnya kongres FIFA di Vancouver, Kanada.
Sebelumnya, media Vietnam Lao Dong sempat mengungkap bahwa FIFA tengah mewacanakan adopsi sistem gugur sebagai format utama turnamen ini. Jika format itu terkonfirmasi, setiap laga dipastikan akan berlangsung panas dan penuh tensi tinggi sejak babak pertama.
Salah satu keistimewaan terbesar FIFA ASEAN Cup 2026 adalah statusnya sebagai turnamen resmi FIFA. Karena masuk dalam kalender FIFA Matchday, turnamen yang berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026 ini memungkinkan Indonesia memanggil kekuatan penuh, termasuk para pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.
Nama-nama seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks diperkirakan bisa memperkuat Skuad Garuda, menjadikan Indonesia jauh lebih kompetitif dibanding lawan-lawan di Divisi 1. Di bawah arahan pelatih John Herdman, skema taktis dan kematangan materi pemain Indonesia dinilai berada di atas rata-rata peserta divisi teratas tersebut.
Berstatus tuan rumah tentu menjadi keuntungan psikologis tersendiri bagi Timnas Indonesia. Selain dukungan suporter fanatik yang memenuhi stadion, status tuan rumah historis selalu terbukti mendongkrak performa tim secara signifikan.
Yang tak kalah penting, kemenangan di FIFA ASEAN Cup 2026 berdampak langsung pada poin dan peringkat FIFA Indonesia. Indonesia sendiri tengah berupaya keras memutus tren tanpa gelar di level sepak bola senior, mengingat prestasi tertinggi tim nasional di Asia Tenggara masih berhenti pada medali emas SEA Games 1991. Momen FIFA ASEAN Cup 2026 bisa jadi titik balik sejarah yang selama ini ditunggu-tunggu! (fan)
Load more