News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah diminta untuk memberi wewenang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau koperasi nelayan yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat menjual BBM subsidi.
Selasa, 5 Mei 2026 - 22:18 WIB
Ilustrasi Koperasi Merah Putih
Sumber :
  • Bungko.id

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah diminta untuk memberi wewenang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau koperasi nelayan yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat menjual BBM subsidi.

Inisiatif itu diusulkan oleh Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin merespons kabar lonjakan harga dan kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pengecer di wilayah 3T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasarudin mencontohkan kabar adanya lonjakan harga dan kelangkaan BBM bersubsidi di wilayah Desa Tanjung Air Hitam, yang berada di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin
Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin
Sumber :
  • Istimewa

Ia menyebut harga Pertalite disebut bisa mencapai Rp30.000 per liter oleh pengecer karena jauhnya jarak dari SPBU dan terbatasnya distribusi resmi.

“Kondisi ini nyata terjadi di lapangan. Masyarakat di desa seperti Tanjung Air Hitam terpaksa membeli BBM dengan harga yang sangat tinggi karena tidak ada akses langsung ke SPBU. Ini tentu sangat memberatkan,” kata Nasarudin kepada awak media, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Nasrudin menuturkan faktor tersebut ditengarai adanya kebijakan pusat yang melarang pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU. 

Ia memaparkan kebijakan tersebut patut diapresiasi karena bertujuan untuk menertibkan distribusi serta mencegah praktik penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Kita mendukung langkah penertiban ini. Ini penting agar BBM subsidi tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada yang berhak,” katanya.

Nasarudin mengusulkan adanya kebijakan baru dari pemerintah untuk membuka skema distribusi alternatif yang lebih inklusif. 

Ia mengusulkan agar KDMP dan koperasi nelayan di wilayah pesisir dapat diberikan kewenangan sebagai distributor resmi penyaluran BBM bersubsidi.

Menurutnya skema ini akan sangat membantu masyarakat di wilayah 3T atau daerah yang berjarak lebih dari 10 kilometer dari SPBU. 

Nasarudin mengibaratkan skema ini seperti mekanisme penyaluran subsidi pupuk yang selama ini telah berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sistem tersebut, pemerintah bersama desa dan kecamatan melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berhak menerima bantuan sehingga distribusi menjadi lebih tepat sasaran.

“Kalau ini diterapkan pada BBM subsidi, maka desa bisa mendata langsung warganya yang berhak. Misalnya dalam satu desa terdapat 500 kepala keluarga penerima, maka kuota yang diberikan kepada koperasi desa juga disesuaikan dengan jumlah tersebut,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Sebuah aksi begal sadis yang terekam kamera dan viral di media sosial menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. 
Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Media Vietnam meragukan peluang Timnas U-17 Indonesia dan memprediksi kekalahan dari China di laga pembuka Piala Asia U-17 2026 usai performa buruk.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
Selengkapnya

Viral