News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Terbaru Ungkap Anemia Masih Jadi Ancaman Kesehatan Remaja Indonesia

Masalah anemia masih jadi tantangan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja usia 15 hingga 24 tahun mencapai 15,5 persen.
Minggu, 14 Juni 2026 - 23:03 WIB
ilustrasi sakit kepala
Sumber :
  • Freepik/jcomp

Jakarta, tvOnenews.com - Mudah lelah, sering pusing, hingga sulit berkonsentrasi sering kali dianggap sebagai hal biasa akibat kurang tidur atau aktivitas yang padat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda anemia, salah satu masalah kesehatan yang masih cukup banyak dialami masyarakat Indonesia, terutama remaja putri dan perempuan usia produktif.

Anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, pasokan oksigen ke organ-organ tubuh berkurang sehingga memicu berbagai keluhan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Ricky Purnomo menjelaskan bahwa gejala anemia sering kali muncul secara perlahan dan kerap tidak disadari oleh penderitanya.

"Gejala awal anemia yang paling sering terlihat antara lain tubuh mudah lelah, lemas, pucat pada wajah atau kelopak mata bagian dalam, sering pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan mudah sesak saat beraktivitas. Pada beberapa orang juga dapat muncul tangan dan kaki yang terasa dingin," ujar dr Ricky, dikutip Minggu (14/6/2026).

Masalah anemia masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja usia 15 hingga 24 tahun mencapai 15,5 persen. Artinya, sekitar satu dari enam remaja mengalami anemia. Sementara itu, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 27,7 persen.

Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini anemia masih perlu ditingkatkan.

Wanita lebih berisiko kena anemia

Menurut dr Ricky, perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan laki-laki. Hal ini berkaitan dengan kehilangan darah yang terjadi secara rutin saat menstruasi, serta meningkatnya kebutuhan zat besi saat kehamilan dan menyusui.

"Secara umum perempuan memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan laki-laki. Penyebab utamanya adalah kehilangan darah secara rutin saat menstruasi. Selain itu, kebutuhan zat besi pada perempuan meningkat pada masa kehamilan dan menyusui karena tubuh harus mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin maupun bayi," jelasnya.

Karena itu, remaja putri menjadi salah satu kelompok yang paling rentan mengalami anemia. Selain mengalami menstruasi, mereka juga berada dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan zat besi lebih banyak.

Tak hanya remaja putri, kelompok lain yang rentan mengalami anemia adalah perempuan usia produktif, ibu hamil, anak-anak yang sedang mengalami pertumbuhan pesat, serta lansia yang mengalami penurunan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi.

Pada laki-laki, risiko anemia umumnya meningkat saat memasuki usia lanjut atau ketika terdapat kondisi medis tertentu seperti penyakit kronis, gangguan penyerapan nutrisi, maupun perdarahan saluran cerna.

Penanganan Anemia

Lalu apa yang harus dilakukan ketika seseorang menunjukkan gejala anemia?

Menurut dr Ricky, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengistirahatkan penderita dan memastikan kebutuhan cairannya terpenuhi.

"Jika seseorang diduga mengalami anemia dan merasa lemas atau pusing, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah mengistirahatkannya di tempat yang nyaman, memberikan cairan yang cukup, serta memastikan asupan makanan yang mengandung zat besi jika memungkinkan," katanya.

Namun, apabila gejala yang muncul sudah cukup berat seperti pingsan, sesak napas, nyeri dada, atau penurunan kesadaran, penderita harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Untuk mencegah anemia, dr Ricky menyarankan masyarakat untuk rutin mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi pendukung pembentukan sel darah merah.

Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain daging merah tanpa lemak, ikan, ayam, telur, hati, sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, kacang-kacangan, tahu, tempe, serta produk pangan yang telah difortifikasi zat besi.

Selain itu, konsumsi makanan yang kaya vitamin C juga penting untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

"Konsumsi makanan yang kaya vitamin C seperti jeruk, jambu biji, stroberi, tomat, dan paprika dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh," ujarnya.

Sebaliknya, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi teh atau kopi bersamaan dengan waktu makan karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

Pentingnya edukasi mengenai anemia juga menjadi salah satu fokus dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan seminar kesehatan yang digelar di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi mengenai penyebab, gejala, dampak, dan cara mencegah anemia.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi mengenai anemia, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan sarana yang dapat digunakan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan. Kesehatan masyarakat adalah salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama," ujar Andrew Susanto.

Melalui edukasi yang tepat dan deteksi dini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kadar hemoglobin serta memenuhi kebutuhan zat besi setiap hari. Dengan begitu, risiko anemia dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat pun dapat meningkat. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Berbagai kemeriahan bakal dihadirkan kelompok masyarakat dalam momentum HUT ke-81 RI tak terkecuali datang dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik).
Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Ajang 7th PR Popular Awards 2026 berikan dua penghargaan kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.
Selengkapnya

Viral