News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulan Kesadaran Migrain Sedunia: WHO Sebut Penyakit Ini Jadi Penyebab Disabilitas Neurologis, Bagaimana Mengatasinya?

Migrain masih sering dianggap sebagai sakit kepala biasa, padahal kondisi ini dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya.
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:49 WIB
Ilustrasi Pusing Masuk Angin
Sumber :
  • Freepik/jcomp

Jakarta, tvOnenews.com - Migrain masih sering dianggap sebagai sakit kepala biasa, padahal kondisi ini dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya. Memasuki usia 40 tahun, risiko migrain pada sebagian orang bahkan bisa meningkat akibat perubahan hormon, stres, hingga pola hidup yang kurang sehat.

Data World Health Organization (WHO) menunjukkan gangguan sakit kepala memengaruhi sekitar 40 persen populasi global dan migrain menjadi salah satu penyebab utama disabilitas neurologis di dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, prevalensi migrain diperkirakan mencapai 11–12 persen populasi dan lebih banyak dialami perempuan dibanding laki-laki. Kondisi ini juga kerap menyerang kelompok usia produktif 25–55 tahun sehingga berdampak pada produktivitas kerja dan aktivitas sehari-hari.

Dokter Ivana Lola dari Rumah Sakit Siloam Purwakarta, menjelaskan bahwa migrain merupakan gangguan neurologis yang ditandai nyeri kepala berdenyut, umumnya pada satu sisi kepala, dan dapat disertai mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya maupun suara. Serangan migrain bahkan bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

“Migrain bukan sekadar sakit kepala biasa. Kondisi ini merupakan salah satu gangguan neurologis yang paling sering menyebabkan penurunan kualitas hidup. Dengan menjaga pola tidur, mengelola stres, berolahraga secara rutin, dan menghindari faktor pemicu, risiko kekambuhan migrain dapat ditekan secara signifikan,” jelas dr. Ivana Lola, dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, usia kepala 4 menjadi salah satu fase yang perlu mendapat perhatian karena sejumlah faktor dapat memicu migrain lebih sering muncul. Pada perempuan misalnya, perubahan hormon menjelang masa perimenopause dapat meningkatkan risiko migrain. Selain itu, tekanan pekerjaan, beban keluarga, pola tidur yang tidak teratur, hingga penyakit penyerta seperti hipertensi dan gangguan kecemasan juga berpengaruh.

Meski demikian, dr. Ivana mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan sakit kepala berat yang baru pertama kali muncul setelah usia 40 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika seseorang baru pertama kali mengalami sakit kepala berat setelah usia 40 tahun, sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk memastikan tidak ada penyebab lain yang lebih serius,” ujarnya.

Selain memahami faktor pemicu, masyarakat juga perlu mengetahui langkah pertolongan pertama saat migrain menyerang. dr. Ivana menyarankan penderita segera beristirahat di ruangan yang tenang dan minim cahaya, mengurangi paparan suara keras dan layar gadget, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

Ratusan siswa mengikuti pelatihan intensif dari PLN terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE).
Liverpool Kena 'Double Kill'

Liverpool Kena 'Double Kill'

Bukan cuma kalah telak dari Leeds United, Pelatih Liverpool Andoni Iraola memberi kabar kurang bagus soal kondisi bek sayap Jeremie Frimpong.
Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Timor Leste menjadi tim pertama yang gagal lolos ke babak semifinal setelah dikalahkan oleh Kamboja. Bahkan Kamboja memberikan ancaman bagi Vietnam di klasemen sementara Grup A. 
Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Lantas, apa yang akan terjadi jika duel panas antara Timnas Indonesia vs Vietnam pada 3 Agustus 2026 ini berakhir tanpa pemenang alias seri? Ini penjelasannya.
Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil (Gerak Masyarakat Sipil) melakukan aksi penyampaian pendapat di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Senin (3/8). 
Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinan mendalam atas maraknya fenomena kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Selengkapnya

Viral