News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasatgas Tito Karnavian Minta Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di wilayah Sumatera untuk bergerak cepat dalam merealisasikan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) serta hibah daerah. 
Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di wilayah Sumatera untuk bergerak cepat dalam merealisasikan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) serta hibah daerah. 

Percepatan ini dinilai krusial untuk menunjang proses pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tito menjelaskan bahwa urgensi ini muncul seiring dengan bergesernya fokus penanganan bencana. 

Saat ini, upaya di lapangan telah memasuki tahapan penting, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur serta fasilitas publik.

Langkah tersebut penting karena penanganan bencana di Sumatera telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Adapun ketersediaan anggaran ini merupakan respons cepat dari pemerintah pusat. 

Berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, dana TKD tambahan sebesar Rp10,64 triliun telah dialokasikan bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di tiga wilayah utama, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dana yang disalurkan tersebut mencakup bantuan bagi daerah yang mengalami dampak bencana secara langsung maupun daerah pendukung yang terdampak tidak langsung. 

Melalui ketersediaan anggaran ini, pemerintah berharap proses pembangunan kembali di wilayah Sumatera dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan tepat sasaran.

Tito menegaskan, tambahan TKD tersebut perlu segera dimanfaatkan secara optimal. 

Daerah terdampak diminta memprioritaskan pemulihan, terutama perbaikan infrastruktur yang rusak. 

Sementara itu, daerah yang tidak terdampak secara langsung dapat menggunakan anggaran tersebut untuk memperkuat mitigasi bencana.

“Nah, bagi yang tidak terkena, silakan digunakan, dalam rangka untuk antisipasi bencana. Itu luas. Saya berikan kesempatan luas sekali, penggunaannya. Ya, bisa untuk membangun, memperkuat jalan, memperkuat jembatan, memperkuat infrastruktur, daerah-daerah yang rawan bencana,” ujar Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Sumatera secara virtual dari Gedung A, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (17/6).

Dalam kesempatan itu, Tito juga mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah (Pemda) yang menerima tambahan TKD tapi memberikan hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan. 

Daerah tersebut seperti Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Pemkot Padang, dan Pemkab Solok Selatan.

Berdasarkan data Satgas PRR Sumatera, hampir seluruh bantuan hibah tersebut telah disalurkan ke rekening penerima. 

Namun, Tito menyayangkan masih terdapat satu bantuan yang belum terealisasi, yakni hibah dari Pemkab Labuhan Batu kepada Pemkab Gayo Luwes.

“Yang belum tinggal satu, yaitu, dari Labuhan Batu ke Gayo Lues. Setelah kita cek masalahnya di mana … ternyata masalahnya, di Gayo Lues,” imbuhnya.

Karena itu, Tito mengingatkan Pemkab Gayo Lues segera menuntaskan persyaratan administrasi yang diperlukan agar dana hibah tersebut dapat digunakan untuk pemulihan pascabencana. 

Dirinya tak segan bakal memberikan sanksi apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan.

“Semata-mata (imbauan) ini karena mandat dan tugas yang diberikan Bapak Presiden kepada saya selaku Ketua Satgas Percepatan Rehab Rekon Daerah Bencana Sumatera, dan juga sebagai Menteri Dalam Negeri, pembina dan pengawas pemerintahan daerah. Tidak ada kepentingan pribadi apa pun juga, selain untuk tugas dan kemanusiaan,” tandasnya. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan tanggapan keras terhadap hasil kajian Komisi Nasional (Komnas) HAM yang menyoroti adanya risiko pelanggaran hak asasi dalam program makan bergizi gratis (MBG). 
Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengumumkan peningkatan kontribusi finansialnya kepada negara untuk tahun buku 2025. 
The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

Band pendatang baru The Papa’s siap memperkenalkan single perdana mereka berjudul “Menghilang” pada Jumat, 5 Juni 2026, di Kalingga Sun Coffe, Bekasi.
Dalami Soal Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus Haji, KPK Periksa Mantan Stafsus Yaqut 

Dalami Soal Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus Haji, KPK Periksa Mantan Stafsus Yaqut 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan mantan staf khusus (stafsus) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Mohammad Nuruzzaman.
PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU tengah mematangkan konsep I'adatun Nadzar atau peninjauan ulang terhadap hasil keputusan Bahtsul Masail menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada 20–22 Juni 2026.
Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Sebanyak 13 rumah warga di Provinsi Sumatera Utara dilaporkan mengalami kerusakan setelah cuaca ekstrem menerjang dua wilayah berbeda pada Selasa (16/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Selengkapnya

Viral