News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewat Tradipop, Ksatria Fest 3.0 Ajak Generasi Muda Mengenal Tari Tradisional

Swargaloka kembali menggelar Ksatria Fest 3.0, ajang kompetisi tari tradipop tingkat nasional yang menggabungkan unsur tari tradisional dengan pendekatan populer.
Kamis, 18 Juni 2026 - 10:17 WIB
Ksatria Fest 3.0
Sumber :
  • tvOnenews/Anisa Sri Isnaini

Jakarta, tvOnenews.com – Swargaloka kembali menggelar Ksatria Fest 3.0, ajang kompetisi tari tradipop tingkat nasional yang menggabungkan unsur tari tradisional dengan pendekatan populer. Festival ini akan berlangsung pada 17 Juni hingga 4 Juli 2026 di sejumlah ruang seni di Jakarta.

Penyelenggaraan tahun ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan peringatan 33 tahun Swargaloka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kompetisi, rangkaian kegiatan juga mencakup workshop, forum diskusi, showcase, hingga malam puncak apresiasi yang melibatkan pelaku seni tari dari berbagai daerah.

Creative Director sekaligus inisiator Ksatria Fest, Bathara Saverigadi Dewandoro, mengatakan festival tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan talenta tari Indonesia.

Tidak hanya itu, Bathara juga mengenalkan lahirnya konsep tradipop yang menjadi salah satu ciri khas dari Ksatria Fest, menjadi pembeda dari kompetisi tari lain.

Ia menjelaskan konsep tradipop lahir dari kebutuhan industri kreatif yang membutuhkan karya tari yang lebih ringkas, kuat secara visual, dan mudah diakses tanpa meninggalkan akar budaya.

"Tradipop hadir sebagai format yang dirancang singkat, menarik secara visual, dan tetap membawa nilai budaya. Tujuannya bukan menggantikan tari tradisional, melainkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia," ujarnya.

Selain dinilai oleh dewan juri profesional, peserta final juga akan mendapatkan penilaian dari publik melalui sistem voting.

Penyelenggara menilai mekanisme tersebut dapat menghadirkan perspektif yang lebih luas dalam menilai karya, baik dari sisi teknis maupun daya tarik pertunjukan.

Sebanyak 38 kelompok tari dari berbagai daerah sebelumnya telah mengikuti proses pendaftaran. Setelah melalui tahap kurasi, terpilih 15 kelompok yang akan bersaing di babak semifinal dan final untuk memperebutkan gelar Laskar Ksatria Tari Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok yang lolos antara lain berasal dari Surakarta, Bandung, Ponorogo, Batam, Sidoarjo, Pontianak, Lampung, Pasuruan, Blitar, Lumajang, Sukabumi, Mempawah, Gorontalo, Yogyakarta, dan Belitung.

Para pemenang Ksatria Fest akan memperoleh gelar kehormatan sebagai Laskar Ksatria Tari Indonesia untuk kategori kelompok, Garda Ksatria Tari Indonesia untuk duet, dan Wira Ksatria Tari Indonesia untuk solo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral