News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Mami, Ratu Sabu Indonesia? Kilas Balik Jejak Dewi Astutik, Otak Jaringan Narkoba Internasional yang Ditangkap di Kamboja

Siapa Dewi Astutik alias Mami? Simak profil, rekam jejak kriminal, dan perannya dalam jaringan narkoba internasional Golden Triangle hingga akhirnya ditangkap di Kamboja
Kamis, 18 Juni 2026 - 23:50 WIB
Siapa Mami, Ratu Sabu Indonesia? Kilas Balik Jejak Dewi Astutik, Otak Jaringan Narkoba Internasional yang Ditangkap di Kamboja
Sumber :
  • BNN / Ist

tvOnenews.com - Dunia kejahatan narkotika internasional selama ini identik dengan sosok-sosok pria yang mengendalikan jaringan lintas negara. Nama-nama seperti Pablo Escobar di Kolombia atau Joaquin "El Chapo" Guzman di Meksiko menjadi simbol bagaimana bisnis narkoba mampu membangun kerajaan gelap bernilai miliaran dolar.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, aparat penegak hukum Indonesia menemukan fakta bahwa salah satu aktor penting di balik peredaran narkoba internasional justru seorang perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namanya Dewi Astutik. Di kalangan jaringan narkoba internasional, ia dikenal dengan sejumlah alias, termasuk "Mami", "Dinda", dan "Kak Jinda". 

Sosok yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, itu disebut memiliki peran strategis dalam jaringan penyelundupan narkotika yang membentang dari kawasan Golden Triangle hingga Asia Tenggara dan Afrika.

Penangkapan Dewi Astutik di Sihanoukville, Kamboja, pada akhir 2025 menjadi salah satu operasi terbesar dalam sejarah pemberantasan narkotika Indonesia. 

Bukan tanpa alasan. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut perempuan berusia 43 tahun tersebut merupakan aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu senilai sekitar Rp5 triliun yang sempat mengguncang publik.

Dari Pekerja Migran Hingga Menjadi Buronan Internasional

Sebelum namanya masuk daftar buronan berbagai negara, Dewi Astutik diketahui pernah bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Berdasarkan data identitas yang dimiliki aparat, perempuan kelahiran Ponorogo, 8 April 1983 itu pernah bekerja di Taiwan dan Hong Kong sebelum akhirnya menetap di Kamboja.

Siapa Mami, Ratu Sabu Indonesia? Kilas Balik Jejak Dewi Astutik, Otak Jaringan Narkoba Internasional yang Ditangkap di Kamboja
Siapa Mami, Ratu Sabu Indonesia? Kilas Balik Jejak Dewi Astutik, Otak Jaringan Narkoba Internasional yang Ditangkap di Kamboja
Sumber :
  • Ist

Perjalanan hidupnya berubah drastis ketika ia diduga terlibat dalam jaringan narkotika internasional. Dari seorang pekerja migran, Dewi kemudian disebut naik menjadi salah satu pengendali distribusi narkoba lintas negara.

Menurut Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto, hasil analisis menunjukkan terdapat dua nama warga Indonesia yang mendominasi aktivitas penyelundupan narkotika di kawasan Golden Triangle, yakni Fredy Pratama dan Dewi Astutik.

Kawasan Golden Triangle sendiri merupakan wilayah yang meliputi sebagian Myanmar, Laos, dan Thailand. Menurut laporan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), wilayah ini masih menjadi salah satu pusat produksi narkotika sintetis terbesar di dunia dengan nilai perdagangan mencapai miliaran dolar setiap tahun.

BNN mengungkap bahwa Dewi tidak hanya berperan sebagai penghubung, tetapi juga menjadi perekrut jaringan perdagangan narkotika yang beroperasi di Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Afrika.

Peran Besar dalam Kasus Sabu Rp5 Triliun

Nama Dewi Astutik mulai menjadi perhatian aparat setelah pengungkapan penyelundupan dua ton sabu yang berasal dari jaringan Golden Triangle. Kasus tersebut menjadi salah satu penyitaan narkotika terbesar yang pernah diungkap aparat Indonesia.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa Dewi merupakan aktor utama dalam penyelundupan dua ton sabu tersebut.

Menurut Suyudi, keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar delapan juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selain kasus dua ton sabu, Dewi juga dikaitkan dengan sejumlah perkara narkotika besar sepanjang 2024 yang melibatkan jaringan Golden Crescent dan Golden Triangle. Jaringan ini diketahui memperdagangkan berbagai jenis narkotika, mulai dari sabu, kokain, hingga ketamin.

Dalam operasinya, Dewi disebut berperan sebagai pengambil sekaligus distributor narkotika untuk pasar Asia Timur, Asia Tenggara, dan Afrika.

Tak hanya Indonesia, aparat Korea Selatan juga memasukkan namanya dalam daftar pencarian orang karena diduga terlibat dalam jaringan perdagangan narkotika lintas negara.

Penangkapan Dramatis di Kamboja dan Hubungan dengan Fredy Pratama

Setelah menjadi buronan internasional selama bertahun-tahun, Dewi akhirnya ditangkap melalui operasi gabungan BNN, Interpol, BAIS TNI, dan aparat keamanan Kamboja.

Penangkapan berlangsung di kawasan Sihanoukville, Kamboja. Menurut BNN, Dewi diamankan ketika keluar dari sebuah hotel dan sedang berada di dalam kendaraan Toyota Prius berwarna putih bersama seorang pria.

Foto tangkap layar gembong narkoba jaruingan internasional Dewi Astutik sesaat setelah ditangkap aparat kepolisian Kamboja di Kamboja.
Foto tangkap layar gembong narkoba jaruingan internasional Dewi Astutik sesaat setelah ditangkap aparat kepolisian Kamboja di Kamboja.
Sumber :
  • Dok Foto BNN

Operasi tersebut berlangsung tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, Dewi langsung dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Kepala BNN menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama intelijen lintas negara yang berlangsung cukup panjang. Dewi diketahui kerap berpindah-pindah negara dan menggunakan identitas lain untuk menghindari pelacakan aparat.

Selain itu, ia juga disebut memiliki kedekatan dengan gembong narkoba Fredy Pratama, sosok yang hingga kini masih menjadi salah satu buronan paling dicari oleh aparat Indonesia.

Nama Fredy Pratama sendiri beberapa kali muncul dalam berbagai pengungkapan narkoba berskala besar, termasuk jaringan yang diduga terhubung dengan penyelundupan sabu lintas negara.

Keberhasilan menangkap Dewi Astutik dinilai sebagai pukulan telak bagi jaringan narkoba internasional yang selama ini beroperasi di kawasan Asia Tenggara. Namun, aparat menegaskan bahwa pekerjaan belum selesai.

BNN kini terus mendalami alur pendanaan, distribusi logistik, serta pihak-pihak yang terlibat dalam sindikat tersebut. Informasi dari Dewi diharapkan dapat membuka jalan untuk membongkar jaringan yang lebih besar, termasuk jejak Fredy Pratama yang hingga kini masih menjadi misteri.

Kasus Dewi Astutik menjadi pengingat bahwa kejahatan narkotika terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. 

Di balik kehidupan yang tampak biasa, seorang mantan pekerja migran bisa berubah menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam jaringan narkoba internasional. 

Dan bagi aparat penegak hukum, menangkap "Mami" mungkin baru awal dari perang panjang melawan sindikat narkotika lintas negara. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 tahun 2026, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Kabar Baik, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun, Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen

Kabar Baik, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun, Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen

Turunnya harga komoditas bahan pokok mendorong terjadinya deflasi di Jawa Barat secara month-to-month pada Juli 2026 sebesar 0,05 persen.
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Bagi Charina Anggie Simbolon, menjadi salah satu lulusan terbaik atau Sapta Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII merupakan puncak perjalanan panjang yang dipenuhi penolakan, doa, dan keteguhan hati.
Masih Ingat Lee Jae-yeong? Bintang Voli Korea Selatan yang Terjerat Skandal, Kini Berkarier di Eropa

Masih Ingat Lee Jae-yeong? Bintang Voli Korea Selatan yang Terjerat Skandal, Kini Berkarier di Eropa

Menilik kabar terbaru dari Lee Jae-yeong, mantan bintang voli Korea Selatan yang terjerat skandal besar kini kembali berkarier di Eropa.
Pemilik Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie Adriansyah Masih Misteri, Ini Kata Kejagung

Pemilik Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie Adriansyah Masih Misteri, Ini Kata Kejagung

Anang mengatakan seluruh fakta mengenai kepemilikan emas 74 kilogram maupun barang bukti lainnya akan dibuktikan dalam proses persidangan perkara TPPU Febrie.
Polisi Ungkap Pilot Malaysia Sudah Tiga Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ngaku Dapat Upah 50 Ribu Ringgit

Polisi Ungkap Pilot Malaysia Sudah Tiga Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ngaku Dapat Upah 50 Ribu Ringgit

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) yang terlibat dalam kasus narkoba.

Trending

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Apakah kamu termasuk?
Pria di Tangerang Disiksa hingga Dipaksa Masturbasi dalam Kondisi Babak Belur oleh Rekan Kerjanya

Pria di Tangerang Disiksa hingga Dipaksa Masturbasi dalam Kondisi Babak Belur oleh Rekan Kerjanya

Dalam video tampak ia berdiri sambil memegang ponsel dalam kondisi tidak memakai celana. Ia juga tampak berbincang dengan seseorang menggunakan bahasa asing.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Selengkapnya

Viral