News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Freddy Budiman Telah Tumbang, Fredy Pratama Masih Diburu: Bagaimana Peta Baru Sindikat Narkoba Indonesia Berubah?

Perbandingan sepak terjang Freddy Budiman dan Fredy Pratama menunjukkan perubahan besar modus sindikat narkoba di Indonesia. Simak kronologi, jaringan, dan strategi terbaru aparat memburunya.
Selasa, 7 Juli 2026 - 22:15 WIB
Freddy Budiman Telah Tumbang, Fredy Pratama Masih Diburu: Bagaimana Peta Baru Sindikat Narkoba Indonesia Berubah?
Sumber :
  • Ist / Antara

tvOnenews.com - Perang melawan narkotika di Indonesia terus memasuki babak baru. Jika satu dekade lalu perhatian publik tertuju pada nama Freddy Budiman yang mengendalikan bisnis narkoba bahkan dari balik penjara, kini aparat penegak hukum menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks melalui jaringan yang diduga dipimpin Fredy Pratama

Perubahan ini menunjukkan bahwa sindikat narkotika terus beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi, sistem keuangan, dan kerja sama lintas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi Indonesia yang berada di jalur perdagangan internasional menjadikannya salah satu sasaran utama jaringan narkotika global. 

Data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menunjukkan kawasan Asia Tenggara, khususnya wilayah Golden Triangle yang mencakup Myanmar, Laos, dan Thailand, masih menjadi salah satu pusat produksi metamfetamin terbesar di dunia. Dari kawasan inilah sebagian jalur distribusi narkotika menuju berbagai negara, termasuk Indonesia, diduga berasal.

Badan Narkotika Nasional (BNN) juga berulang kali mengingatkan bahwa jaringan narkoba kini bekerja layaknya perusahaan multinasional. 

Mereka memiliki struktur organisasi yang rapi, memanfaatkan teknologi komunikasi terenkripsi, memindahkan dana melalui berbagai rekening, hingga melibatkan jaringan lintas negara. Pergeseran pola tersebut terlihat jelas jika membandingkan sepak terjang Freddy Budiman dan Fredy Pratama.

Freddy Budiman, Bandar Besar yang Tetap Mengendalikan Jaringan dari Balik Penjara

Nama Freddy Budiman mulai dikenal aparat sejak akhir 1990-an setelah beberapa kali tersandung kasus narkotika. Namun, namanya benar-benar menjadi perhatian nasional ketika aparat mengungkap penyelundupan sekitar 1,4 juta butir ekstasi ke Indonesia pada 2011.

Freddy Budiman.
Freddy Budiman.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan narkotika terbesar pada masanya. Freddy akhirnya divonis hukuman mati setelah dinilai terbukti menjadi bagian dari jaringan perdagangan narkotika berskala besar.

Yang membuat kasus Freddy berbeda adalah kemampuannya mempertahankan jaringan meski berada di balik jeruji besi. Berbagai penyelidikan mengungkap bahwa komunikasi dengan anak buah tetap berlangsung dari dalam lembaga pemasyarakatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan aparat pernah membongkar dugaan adanya produksi sabu yang dikendalikan jaringannya saat ia masih menjalani masa hukuman.

Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu pemerintah memperketat pengawasan di lembaga pemasyarakatan, terutama terhadap narapidana kasus narkotika.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan yang Pertama, Ini Rentetan Kasus Dokter PPDS Meninggal Dunia akibat Dugaan Bullying

Bukan yang Pertama, Ini Rentetan Kasus Dokter PPDS Meninggal Dunia akibat Dugaan Bullying

Rentetan kasus kematian residen PPDS, mulai dari dr. Aulia Risma hingga dr. Adrian Rantung. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Lagu Kontroversial Bupati Purwakarta Dinilai Tak Sejalan dengan Etika Pejabat

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Lagu Kontroversial Bupati Purwakarta Dinilai Tak Sejalan dengan Etika Pejabat

Gubernur Dedi Mulyadi angkat bicara mengenai polemik lagu "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" yang dibawakan Bupati Purwakarta Saiful Bahri Binzein atau Om Zein.
Reaksi Gemetar Media Vietnam Soroti 12 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Reaksi Gemetar Media Vietnam Soroti 12 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media olahraga Vietnam tampaknya mulai dibuat ketar-ketir dan menaruh perhatian ekstra tajam terhadap komposisi pemain Timnas Indonesia. Sorotan itu mendadak ..
Kata-kata Pratama Arhan setelah Resmi Direkrut Persija Jakarta

Kata-kata Pratama Arhan setelah Resmi Direkrut Persija Jakarta

Manajemen Macan Kemayoran secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka mengamankan tanda tangan bek kiri andalan Timnas Indonesia Pratama Arhan pada Senin (6/7)
Daftar Penghargaan Individu AVC Girls’ U18 Championship 2026: China Borong Gelar, Xue Yachen Jadi MVP

Daftar Penghargaan Individu AVC Girls’ U18 Championship 2026: China Borong Gelar, Xue Yachen Jadi MVP

Tak hanya meraih gelar juara, namun China juga mendominasi daftar penghargaan individu AVC Girls’ U18 Championship 2026 pada Selasa (7/7/2026). Dari tujuh kategori yang diperebutkan, tim Negeri Tirai Bambu berhasil menyabet lima penghargaan.
Tak Terkalahkan dari Malaysia, David De Sousa Nascimento Kini Tahu Posisi Timnas Indonesia U-17

Tak Terkalahkan dari Malaysia, David De Sousa Nascimento Kini Tahu Posisi Timnas Indonesia U-17

Tampil di dua laga, Timnas Indonesia U-17 tak terkalahkan dalam derbi Nusantara ini dengan satu kali imbang dan menang telak dari Malaysia. 

Trending

Persib Resmi Perkenalkan Balsa Sekulic, Top Skor Liga Montenegro Siap Merumput di Super League

Persib Resmi Perkenalkan Balsa Sekulic, Top Skor Liga Montenegro Siap Merumput di Super League

Persib Bandung ternyata tak trauma mendatangkan pemain berstatus top skor ke Super League. 
Hasil Piala Dunia 2026: Babak 16 Besar Rasa Final, Spanyol Tutup Mimpi Ronaldo Bawa Trofi untuk Portugal

Hasil Piala Dunia 2026: Babak 16 Besar Rasa Final, Spanyol Tutup Mimpi Ronaldo Bawa Trofi untuk Portugal

Bak laga final, pertandingan di babak 16 besar ini terasa  menegangkan dengan intensitas permainan ddari Portugal dan Spanyol. Sampai akhirnya Mikel Merino menjadi satu-satunya pencetak gol di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026). 
Bambang Pacul Sebut Konflik di Papua Jadi Tanggung Jawab Wapres Gibran

Bambang Pacul Sebut Konflik di Papua Jadi Tanggung Jawab Wapres Gibran

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Pacul menanggapi soal situasi konflik di Papua yang belakangan kembali memanas usai beberapa warga sipil menjadi korban.
Kecelakaan Beruntun di Pandaan, Pasuruan, 3 Orang Meninggal Dunia, 5 Lainnya Luka Berat dan Ringan

Kecelakaan Beruntun di Pandaan, Pasuruan, 3 Orang Meninggal Dunia, 5 Lainnya Luka Berat dan Ringan

Kecelakaan maut terjadi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7) pagi.
Portugal Resmi Tersingkir dari Spanyol, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan dalam Sejarah Piala Dunia

Portugal Resmi Tersingkir dari Spanyol, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan dalam Sejarah Piala Dunia

Kekalahan tipis Portugal 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026) pagi WIB menjadi penampilan terakhir Ronaldo itu di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Siapa Sosok Misterius yang Temukan Nadira Az-Zahra? Ini Kata Keluarga Mahasiswi Telkom University soal Identitasnya

Siapa Sosok Misterius yang Temukan Nadira Az-Zahra? Ini Kata Keluarga Mahasiswi Telkom University soal Identitasnya

Budhi Purwana, paman Nadira Az-Zahra mengungkapkan sosok di balik penemuan keponakannya. Pihak yang mengamankan mahasiswi Telkom University itu adalah warga.
Harga Cabai Rawit Rp62.150/kg, Telur Ayam Rp29.100/kg per Selasa Pagi

Harga Cabai Rawit Rp62.150/kg, Telur Ayam Rp29.100/kg per Selasa Pagi

PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp62.150 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp29.100 per kg pada Selasa pagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT