News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cemburu Buta Berujung Teror, Polisi Buru Pelaku Pelemparan Bom Molotov terhadap Pengendara Motor di Jakut

Polisi telah mengidentifikasi pelaku pelemparan bom molotov di Koja, Jakarta Utara. Aksi tersebut diduga dipicu persoalan asmara dan kecemburuan terhadap mantan istri
Selasa, 23 Juni 2026 - 23:28 WIB
ilustrasi Cemburu Buta Berujung Teror, Polisi Buru Pelaku Pelemparan Bom Molotov terhadap Pengendara Motor di Jakut
Sumber :
  • ANTARA/Instagram/@jakarta.trending/Ilham Kausar

tvOnenews.com - Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus pelemparan bom molotov yang sempat viral di media sosial tersebut. Aparat kini telah mengidentifikasi pelaku utama beserta sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi itu.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan pelaku utama diketahui berinisial M. Saat kejadian, M tidak beraksi sendirian, melainkan datang bersama beberapa rekannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku sudah terdeteksi semua, cuma belum ditangkap, yang melakukan pelemparan satu orang (M), tetapi saat datang ke lokasi, dia bersama kawannya, sekitar tiga orang," kata Andry di Jakarta, Selasa.

Meski identitas para pelaku telah diketahui, polisi masih melakukan pengejaran untuk menangkap mereka. Sejumlah langkah penyelidikan dan pengumpulan bukti terus dilakukan guna memperkuat proses hukum terhadap para pelaku.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto juga membenarkan adanya peristiwa pelemparan botol yang diduga bom molotov tersebut.

"Berdasarkan laporan awal, benar, telah terjadi peristiwa pelemparan botol diduga molotov pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB," kata Budi melansir dari Antara.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Berawal dari Masalah Asmara dan Kecemburuan

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa aksi pelemparan tersebut diduga dipicu persoalan asmara yang melibatkan pelaku dengan mantan istrinya.

Menurut Andry, pelaku M diduga menyimpan rasa cemburu setelah mengetahui mantan istrinya yang berinisial R kini menjalin hubungan dengan pria lain berinisial U.

"Pelaku diduga cemburu karena mantan istrinya tersebut kini telah menjalin hubungan kekasih dengan pria lain berinisial U," ujar Andry.

Namun, yang menjadi sasaran kemarahan pelaku justru bukan pasangan baru mantan istrinya. Pelaku malah mendatangi rumah seorang pria berinisial K yang merupakan paman dari U.

Padahal, berdasarkan hasil penyelidikan, K tidak mengetahui maupun terlibat dalam persoalan asmara yang sedang terjadi.

"Saat kejadian, M mendatangi kediaman K sambil berteriak dari kejauhan dan langsung melemparkan bom molotov ke arah K yang sedang duduk bermain ponsel," papar Andry.

Fakta ini menunjukkan bahwa tindakan pelaku dilakukan dalam kondisi emosi yang memuncak dan berpotensi membahayakan siapa saja yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Pengendara Motor Jadi Korban Tak Sengaja

Kasus ini semakin menjadi perhatian publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sebuah benda diduga bom molotov dilempar ke arah jalan dan memicu kepanikan warga sekitar.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakarta.trending, terlihat api muncul sesaat setelah benda tersebut jatuh di jalan.

"Beruntung api tidak sempat membesar sehingga tidak membakar kendaraan korban maupun rumah-rumah warga di sekitar lokasi," tulis akun tersebut.

Awalnya, banyak pihak menduga pengendara motor perempuan yang melintas menjadi target pelemparan. Namun polisi memastikan bahwa perempuan tersebut bukan sasaran utama aksi pelaku.

Menurut Andry, bom molotov itu sebenarnya ditujukan kepada K. Namun lemparan tersebut meleset dan jatuh di jalan.

"Bukan salah lempar. Pelaku berniat melempar ke K, tetapi tidak kena. Saat molotov jatuh ke jalan, ibu tersebut kebetulan sedang melintas dengan sepeda motor, lalu terjatuh karena kaget," terang Andry.

Sementara itu, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa korban saat itu sedang menuju pasar menggunakan sepeda motor ketika insiden terjadi.

"Secara tiba-tiba, korban terkena dampak dari pelemparan botol diduga molotov tersebut hingga mengakibatkan bagian dashboard sepeda motornya terbakar," tutur Budi.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka bakar dalam kejadian tersebut. Polisi juga memastikan kerusakan pada kendaraan korban tergolong ringan dan sebagian besar terjadi akibat motor terjatuh saat pengendara panik.

Dalam proses penyelidikan, petugas Polsek Koja telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa pecahan botol dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, sekaligus mendalami motif di balik aksi pelemparan tersebut," ungkap Budi.

Dengan identitas pelaku yang telah dikantongi, polisi optimistis para pelaku segera ditangkap. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa konflik pribadi yang dibiarkan berkembang tanpa penyelesaian dapat berubah menjadi tindakan kriminal yang membahayakan keselamatan masyarakat luas. (udn) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi perbincangan, bukan karena agenda kenegaraan, melainkan gaya komunikasinya yang dinilai berbeda dibanding banyak tokoh politik lain.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam perampok spesialis nasabah bank di Jakarta dan Bekasi ditangkap. Mereka diketahui sering mengintai dan membuntuti nasabah bank. 
Selengkapnya

Viral