News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Efek Medsos, Pengamat Sebut Kinerja dan Kedekatan Publik Dongkrak Nama Teddy Indra Wijaya

Kehadiran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di panggung publik kini menjadi sorotan tajam bagi para pengamat politik. 
Kamis, 25 Juni 2026 - 21:21 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kehadiran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di panggung publik kini menjadi sorotan tajam bagi para pengamat politik. 

Popularitasnya dianggap melampaui batas-batas birokrasi formal, bahkan mulai membayangi tokoh-tokoh politik senior yang selama ini mengandalkan struktur partai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, menilai fenomena ini sebagai sesuatu yang tidak lazim. 

Menurutnya, daya tarik Teddy tidak hanya kuat di ruang digital, tetapi juga sangat nyata saat turun langsung menemui masyarakat di berbagai daerah.

"Saya heran sama orang ini, di media sosial rame, di lapangan malah lebih ramai, mau di kota besar sampai pelosok faktanya kenal dan suka sama dia," kata Hensa kepada wartawan.

Keunikan ini terletak pada fakta bahwa Teddy bukanlah figur politik praktis. Ia tidak memimpin daerah, tidak memegang partai, bahkan bukan bagian dari dinasti pejabat tertentu. 

Hensa meyakini bahwa lonjakan simpati publik ini merupakan murni hasil dari efektivitas kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Padahal Teddy itu kepala daerah bukan, menteri yang punya program juga bukan, politisi juga bukan, anaknya pejabat bukan, punya partai pun enggak, anggota partai aja enggak, tapi dia sepopuler itu di masyarakat, pakai ajian apa ini orang? Ini pasti karena kinerja," ujar Hensa menekankan.

Hensa kemudian mencontohkan riuhnya sambutan masyarakat saat Teddy mendampingi Presiden Prabowo di Jawa Timur dan Gorontalo. 

Baginya, itu adalah bukti bahwa rakyat merespons kehadiran fisik dan perhatian nyata, bukan sekadar janji manis dalam pidato.

"Baru-baru ini ia hadir mendampingi Pak Prabowo di acara NU di Madura, Jawa Timur, terus muncul kembali di hadapan sekitar seratus ribu petani dan nelayan di Gorontalo. Di kedua tempat itu dia hanya dipanggil sjaa masyarakat riuh, itu pentingnya kinerja terlihat dan nyata dirasakan bukan sekadar pidato janji-janji," tuturnya.

Keberhasilan Teddy membangun kedekatan sosial tanpa dukungan mesin politik tradisional dinilai Hensa sebagai kejutan bagi para politisi lama. 

Ia melihat Teddy mampu menyuguhkan gaya komunikasi yang solutif dan mudah dipahami, menjauh dari retorika kaku khas pejabat birokrasi pada umumnya.

"Politisi senior aja nggak segitu populer; Teddy belum setahun jadi Seskab tapi sambutannya sudah ramai di lapangan. Para senior yang biasanya mengandalkan struktur partai dan jaringan lama pasti heran," ungkapnya.

Analisis Hensa lebih lanjut menyentuh aspek kompetensi komunikasi sosial. Teddy dianggap berhasil mengisi kekosongan figur pejabat yang bisa benar-benar berbaur dengan kebutuhan harian masyarakat tanpa atribut formalitas yang berlebihan.

"Kalau seseorang bisa meraih penerimaan luas tanpa atribut partai atau mesin politik di belakangnya, itu menunjukkan kemampuan komunikasi dan kedekatan sosial orang itu mumpuni. Nah ini yang jarang ditemukan pada pejabat birokrasi era sekarang," lanjutnya.

Hensa menyarankan agar pola ini dipelajari secara serius oleh para aktor politik dan birokrat lainnya. 

Ia menekankan bahwa ini bukanlah strategi pencitraan standar, melainkan cara efektif untuk mendapatkan kepercayaan rakyat melalui kerja nyata di lapangan.

"Ini bukan soal pencitraan standar, ini soal bagaimana seorang birokrat bisa benar-benar diterima oleh rakyat sehari-hari. Kalau dibilang membingungkan, ya memang, tapi itu juga tanda ada sesuatu yang efektif dan patut dicermati," jelas Hensa.

Ia merangkum bahwa fenomena ini secara langsung mengguncang zona nyaman para pemain politik lama yang tidak terbiasa melihat figur non-partai mendapatkan sambutan yang begitu masif.

"Intinya, TIW ini bikin pusing para politisi lama karena mereka tidak terbiasa melihat pejabat non partai mendapat sambutan seperti itu," ujar Hensa. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate ini ungkap harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap pertahankan gaya menyerangmu.
Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun satu tingkat ke posisi 119 dunia jelang melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, setelah Namibia naik lima posisi. Terkini
Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Dusun 4 Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin, menyambut antusias program pelayanan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan sosial yang dihadirkan dalam kunjungan kerja Ketua Umum Bhayangkari di Sumatera Selatan.
Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Ketua Komisi XIII DPR desak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengkaji atau memeriksa ulang secara mendalam pembebasan bersyarat Mas Bechi.
Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya telah merancang skema manajemen lalu lintas di sekeliling kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. 
Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Persaingan sengit babak penyisihan UEFA Nations League 2026-2027 Group B2 akan resmi bergulir saat Georgia menjamu Irlandia Utara di stadion mereka di Tbilisi.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral