Kawal Implementasi Program Prioritas Presiden di Daerah, BSKDN Kemendagri Dorong Penguatan Sinergi Pemda dan Pusat
- BSKDN
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan, keberhasilan pelaksanaan sepuluh program direktif Presiden membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan lembaga legislatif. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden.
"Pak Presiden menginginkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen. Banyak orang mengatakan target itu sangat optimistis. Pertanyaannya, apakah achievable atau tidak? Di sinilah seluruh elemen pemerintah harus bekerja bersama agar target tersebut dapat diwujudkan," ujarnya.
Dede Yusuf menjelaskan bahwa salah satu faktor penentu dalam mencapai target tersebut adalah kemampuan pemerintah daerah menjaga stabilitas harga melalui pengendalian inflasi. Dia menilai langkah-langkah konkret, seperti pelaksanaan operasi pasar, merupakan instrumen yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat ketika terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Inflasi itu sederhana saja. Ketika harga LPG naik atau harga cabai naik, apa yang perlu dilakukan? Salah satunya adalah melakukan operasi pasar. Kalau ada daerah tidak melakukan operasi pasar, berarti tidak ingin menjaga inflasi," tegasnya.
Selain pengendalian inflasi, Dede Yusuf juga menyoroti pentingnya percepatan Program Tiga Juta Rumah sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang dibangun atau direnovasi, tetapi juga harus disertai dengan kepastian hukum melalui kepemilikan sertifikat bagi masyarakat penerima manfaat.
"Kami juga mendukung agar rumah yang dibangun tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga memiliki sertifikat. Kami telah menyiapkan 500 ribu sertifikat gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah," pungkasnya.
Load more