News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Richard Lee Ngamuk di Persidangan, Sebut Kasusnya Tak Patut Dibawa ke Meja Hijau

Proses hukum yang menjerat dokter kecantikan sekaligus YouTuber Richard Lee masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang.
Jumat, 3 Juli 2026 - 02:30 WIB
Doktif dan dr Richard Lee
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo/ Instagram @dr.richard_lee

Jakarta, tvOnenews.com - Proses hukum yang menjerat dokter kecantikan sekaligus YouTuber Richard Lee masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang.

Sidang yang digelar Kamis (2/7/2026) kembali menyita perhatian publik karena menghadirkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan atau eksepsi yang sebelumnya diajukan pihak Richard Lee.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam persidangan tersebut, JPU secara tegas meminta majelis hakim menolak seluruh eksepsi terdakwa dan melanjutkan perkara ke tahap pemeriksaan berikutnya. Kasus ini berkaitan dengan laporan yang diajukan oleh Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.

Usai persidangan, Richard Lee kembali memberikan tanggapannya kepada awak media. Pemilik Athena Group itu menilai perkara yang kini membawanya ke meja hijau seharusnya tidak perlu sampai disidangkan.

"Kasus ini tidak patut untuk disidangkan menurut saya," ucap Richard Lee.

Richard Lee juga kembali menyinggung asal-usul produk skincare yang dipermasalahkan dalam laporan tersebut. Menurutnya, produk yang dijadikan objek perkara tidak dibeli langsung dari toko resmi miliknya.

Ia menilai hal itu menjadi kejanggalan dalam kasus yang sedang berjalan saat ini. Richard pun mengaku tidak menerima dirinya diproses hukum atas produk yang menurutnya berasal dari pihak lain.

"Bagaimana mungkin, belinya aja nggak di tempat saya, seperti yang kalian ketahui Athena itu adalah tempat eksklusif," tandasnya.

Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, Richard Lee mengaku memilih menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim. Ia berharap pengadilan dapat memberikan putusan yang adil berdasarkan fakta persidangan.

"Saya percaya dan kita berdoa hakim ini berani (memutus perkara secara adil)," ungkapnya.

Perseteruan antara Richard Lee dan Doktif sendiri telah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian besar di media sosial. Konflik keduanya bermula dari konten ulasan produk kecantikan yang dibuat Doktif. Dalam beberapa unggahannya, Doktif menuding sejumlah produk skincare milik Richard Lee melakukan overclaim terkait kandungan maupun manfaat produk.

Konten tersebut kemudian memicu polemik luas di kalangan pengguna skincare dan warganet. Richard Lee merasa reputasi bisnis dan produknya dirugikan akibat tudingan tersebut.

Tak tinggal diam, Richard Lee lebih dulu melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik. Namun di sisi lain, Doktif juga melaporkan Richard Lee atas dugaan penyebaran berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen.

Hingga kini, majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang masih melanjutkan proses pemeriksaan perkara setelah mendengar tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa. Agenda sidang berikutnya akan menentukan arah lanjutan proses hukum yang dihadapi Richard Lee. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral