News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senyum Manis 'Bang Jago' Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang

Kasus Bang Jago Jagakarsa mengungkap tersangka positif sabu usai menganiaya pemotor. Polisi juga menyelidiki kondisi kejiwaan pelaku. Simak kronologi lengkap dan penjelasannya.
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:31 WIB
Polisi menetapkan Fredik Risya Samuel (FRS) (37)** sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pemotor di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Fenomena kekerasan di jalan raya atau road rage masih menjadi perhatian di berbagai negara. Insiden yang dipicu emosi sesaat kerap berujung pada tindak penganiayaan, bahkan tidak jarang diperparah oleh penyalahgunaan narkotika atau gangguan kesehatan mental yang belum tertangani. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut penyalahgunaan zat psikoaktif, termasuk metamfetamin atau sabu, dapat meningkatkan risiko perilaku agresif, impulsif, serta pengambilan keputusan yang berbahaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan National Institute on Drug Abuse (NIDA) di Amerika Serikat menunjukkan penggunaan metamfetamin dapat memicu paranoia, halusinasi, dan perilaku kekerasan pada sebagian pengguna.

Sejumlah negara maju berupaya menekan kasus serupa melalui pendekatan terpadu. Di Australia, misalnya, kepolisian bersama layanan kesehatan rutin melakukan asesmen terhadap pelaku tindak kekerasan yang diduga berada di bawah pengaruh narkoba atau mengalami gangguan psikologis. 

Di Inggris, pelaku kekerasan yang diduga dipengaruhi penyalahgunaan zat juga dapat menjalani evaluasi medis sebagai bagian dari proses penyidikan untuk menentukan penanganan yang tepat, selain proses pidana yang tetap berjalan.

Kasus yang terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali mengingatkan pentingnya penanganan menyeluruh terhadap tindak kekerasan di ruang publik. 

Pria yang sempat dijuluki warganet sebagai "Bang Jago" karena aksi pemukulannya terhadap seorang pemotor kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Hasil pemeriksaan polisi mengungkap pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan akan menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan.

Polisi: Tersangka Positif Mengonsumsi Sabu

Polisi menetapkan Fredik Risya Samuel (FRS) (37)** sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pemotor di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Senyum Manis  Bang Jago  Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Senyum Manis 'Bang Jago' Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Sumber :
  • Ist

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan hasil tes urine menunjukkan Fredik positif menggunakan narkotika jenis sabu.

Senyum Manis  Bang Jago  Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Senyum Manis 'Bang Jago' Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Sumber :
  • Ist
Senyum Manis  Bang Jago  Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Senyum Manis 'Bang Jago' Usai Ditangkap, Polisi Ungkap Tersangka Positif Sabu dan Akui Ingin Memukul Orang
Sumber :

"Untuk tes urine kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba. Jadi dia positif untuk memakai narkoba jenis sabu," kata Nurma kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Menurut Nurma, penyidik masih mendalami asal-usul sabu yang dikonsumsi tersangka, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyediaan barang haram tersebut.

Selain proses penyelidikan terkait narkotika, polisi juga telah menahan Fredik atas dugaan tindak penganiayaan.

"Untuk sekarang kita tahan karena memang selain dia juga melakukan penganiayaan di jalan, juga dia positif narkoba," ujar Nurma.

Dalam perkara penganiayaan tersebut, tersangka dijerat **Pasal 466 ayat (1) KUHP**, dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun enam bulan.

Kronologi Penganiayaan hingga Viral di Media Sosial

Kasus ini bermula pada Sabtu (4/7/2026) ketika arus lalu lintas di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, sedang padat.

Korban mengaku sepeda motornya ditabrak dari belakang oleh pelaku yang mengendarai **Kawasaki Ninja 150 RR**. Merasa kendaraannya tersenggol, korban kemudian menegur Fredik.

Namun, teguran tersebut justru memicu aksi kekerasan.

"Korban menegor pelaku, namun bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban," jelas Nurma.

Korban kemudian merekam kejadian menggunakan telepon genggamnya. Rekaman itu memperlihatkan pelaku beberapa kali menampar korban sambil melontarkan ancaman.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, pelaku terdengar berkata, "Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gua? Ayo minggir dulu sama gua."

Korban memilih menghindari konfrontasi karena hendak berangkat bekerja. Setelah berhasil menjauh dari lokasi, korban mendatangi kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Video itu kemudian viral dan membuat warganet menjuluki pelaku sebagai "Bang Jago".

Polisi akhirnya menangkap Fredik pada Minggu (5/7/2026) di depan Masjid Jami' Al-Wiqoyah, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian. Saat diamankan petugas patroli, pelaku disebut bersikap pasrah.

Polisi Akan Periksa Kondisi Kejiwaan Pelaku

Meski semula terlihat diam saat ditangkap, perilaku Fredik berubah ketika tiba di Mapolsek Jagakarsa.

"Betul, dia tersenyum karena dia positif (narkoba)," kata Kapolsek Jagakarsa AKP Nurma Dewi.

Dalam pemeriksaan, Fredik mengakui telah mengonsumsi sabu sekaligus mengakui melakukan pemukulan terhadap korban.

Yang menjadi perhatian penyidik, tersangka juga mengaku memiliki dorongan dari dalam dirinya untuk memukul orang yang ditemuinya di jalan.

"Dia mengakuinya bisikan (dari dalam dirinya). Dia itu kayak pengennya gebuk orang gitu lah. Dia lagi naik motor, lihat korban, dia pukul dari belakang," ungkap Nurma.

Atas pengakuan tersebut, polisi berencana melakukan pemeriksaan psikologis untuk memastikan apakah terdapat gangguan kejiwaan yang memengaruhi perilaku pelaku. 

Pemeriksaan ini bertujuan melengkapi proses penyidikan dan tidak serta-merta menghapus pertanggungjawaban pidana, karena penentuan kondisi kejiwaan harus didasarkan pada hasil asesmen profesional.

Pakar kesehatan jiwa menilai bahwa perilaku agresif dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari penyalahgunaan narkotika, gangguan psikologis, hingga faktor lingkungan. 

Namun, setiap dugaan tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan psikiatri yang komprehensif, sehingga tidak semua pelaku kekerasan otomatis dapat dikaitkan dengan gangguan mental.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita satu unit Kawasaki Ninja 150 RR yang digunakan tersangka saat kejadian sebagai barang bukti.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tindakan kekerasan di jalan tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. 

Selain penegakan hukum yang tegas, pencegahan penyalahgunaan narkotika, edukasi mengenai pengendalian emosi, serta akses terhadap layanan kesehatan mental menjadi bagian penting untuk menekan potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bogor Diguncang Gempa Malam Ini, BMKG: Berpusat di Darat Kedalaman 11 Km

Bogor Diguncang Gempa Malam Ini, BMKG: Berpusat di Darat Kedalaman 11 Km

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 2,1 mengguncang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (7/7/2026) malam.
Rekap Hasil Final AVC Girls’ U18 Championship 2026: China Juara, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Peringkat 7

Rekap Hasil Final AVC Girls’ U18 Championship 2026: China Juara, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Peringkat 7

Rekap hasil final AVC Girls’ U18 Championship 2026, di mana China keluar sebagai juara. Sedangkan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat ketujuh pada Selasa (7/7/2026).
Industri Tembakau Jadi Penggerak Utama Ekonomi Masyarakat, Bupati Temanggung Kritisi RPMK

Industri Tembakau Jadi Penggerak Utama Ekonomi Masyarakat, Bupati Temanggung Kritisi RPMK

Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik terus menuai perdebatan di publik.
Hasil Panen Jagung di Ponorogo Meningkat, Jadi Percontohan Produksi Jagung Melalui Teknologi Benih Inovatif

Hasil Panen Jagung di Ponorogo Meningkat, Jadi Percontohan Produksi Jagung Melalui Teknologi Benih Inovatif

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Bayer Indonesia memperkuat komitmen ketahanan pangan melalui panen raya jagung di Desa Pijeran, Ponorogo, Jawa Timur. 
KPR Tenor 40 Tahun: Strategi Menteri Maruarar Sirait Agar Cicilan Rumah Bisa di Bawah Rp1 Juta

KPR Tenor 40 Tahun: Strategi Menteri Maruarar Sirait Agar Cicilan Rumah Bisa di Bawah Rp1 Juta

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, tengah mematangkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan durasi tenor hingga 40 tahun.
KPK Soal Raja Juli Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Seharusnya Segera Melapor 

KPK Soal Raja Juli Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Seharusnya Segera Melapor 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal polemik pemberian amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby ke Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Trending

Persib Resmi Perkenalkan Balsa Sekulic, Top Skor Liga Montenegro Siap Merumput di Super League

Persib Resmi Perkenalkan Balsa Sekulic, Top Skor Liga Montenegro Siap Merumput di Super League

Persib Bandung ternyata tak trauma mendatangkan pemain berstatus top skor ke Super League. 
Hasil Piala Dunia 2026: Babak 16 Besar Rasa Final, Spanyol Tutup Mimpi Ronaldo Bawa Trofi untuk Portugal

Hasil Piala Dunia 2026: Babak 16 Besar Rasa Final, Spanyol Tutup Mimpi Ronaldo Bawa Trofi untuk Portugal

Bak laga final, pertandingan di babak 16 besar ini terasa  menegangkan dengan intensitas permainan ddari Portugal dan Spanyol. Sampai akhirnya Mikel Merino menjadi satu-satunya pencetak gol di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026). 
Kecelakaan Beruntun di Pandaan, Pasuruan, 3 Orang Meninggal Dunia, 5 Lainnya Luka Berat dan Ringan

Kecelakaan Beruntun di Pandaan, Pasuruan, 3 Orang Meninggal Dunia, 5 Lainnya Luka Berat dan Ringan

Kecelakaan maut terjadi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7) pagi.
Portugal Resmi Tersingkir dari Spanyol, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan dalam Sejarah Piala Dunia

Portugal Resmi Tersingkir dari Spanyol, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan dalam Sejarah Piala Dunia

Kekalahan tipis Portugal 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026) pagi WIB menjadi penampilan terakhir Ronaldo itu di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Siapa Sosok Misterius yang Temukan Nadira Az-Zahra? Ini Kata Keluarga Mahasiswi Telkom University soal Identitasnya

Siapa Sosok Misterius yang Temukan Nadira Az-Zahra? Ini Kata Keluarga Mahasiswi Telkom University soal Identitasnya

Budhi Purwana, paman Nadira Az-Zahra mengungkapkan sosok di balik penemuan keponakannya. Pihak yang mengamankan mahasiswi Telkom University itu adalah warga.
Bambang Pacul Sebut Konflik di Papua Jadi Tanggung Jawab Wapres Gibran

Bambang Pacul Sebut Konflik di Papua Jadi Tanggung Jawab Wapres Gibran

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Pacul menanggapi soal situasi konflik di Papua yang belakangan kembali memanas usai beberapa warga sipil menjadi korban.
Harga Cabai Rawit Rp62.150/kg, Telur Ayam Rp29.100/kg per Selasa Pagi

Harga Cabai Rawit Rp62.150/kg, Telur Ayam Rp29.100/kg per Selasa Pagi

PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp62.150 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp29.100 per kg pada Selasa pagi.
Selengkapnya

Viral