News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Instagram Jadi Lapak Narkoba, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Sabu hingga Tembakau Sintetis dan Tangkap 3 Tersangka

Polda Metro Jaya membongkar jaringan narkotika yang memanfaatkan Instagram sebagai sarana transaksi. Tiga tersangka ditangkap dengan barang bukti sabu, ganja, ekstasi
Selasa, 7 Juli 2026 - 19:43 WIB
Instagram Jadi Lapak Narkoba, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Sabu hingga Tembakau Sintetis dan Tangkap 3 Tersangka
Sumber :
  • Mediahub Polri

tvOnenews.com - Media sosial yang awalnya dirancang sebagai ruang untuk berkomunikasi dan berbagi informasi kini juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, termasuk jaringan peredaran narkotika. 

Berbagai platform digital menawarkan kemudahan berinteraksi secara cepat, namun di sisi lain membuka celah bagi pelaku untuk menjalankan transaksi secara tersembunyi dengan memanfaatkan akun anonim, pesan langsung (direct message), hingga sistem pembayaran digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena tersebut bukan hanya terjadi di Indonesia. Laporan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menyebut kelompok kejahatan terorganisasi semakin memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform digital untuk memasarkan narkotika, merekrut pembeli, hingga mengatur distribusi barang secara lebih sulit dilacak. 

Sementara itu, Europol juga mencatat bahwa perdagangan narkoba melalui internet dan media sosial terus meningkat seiring berkembangnya teknologi komunikasi.

Modus serupa berhasil diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi membongkar jaringan peredaran narkotika yang menggunakan Instagram sebagai sarana pemasaran dan transaksi. 

Dari pengungkapan tersebut, tiga orang tersangka berhasil diamankan bersama berbagai jenis narkotika yang diduga siap diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Lewat Instagram

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media transaksi.

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap tiga tersangka berinisial AL, RJ, dan AN di wilayah Jakarta Barat serta Tangerang.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari dua perkara berbeda yang berawal dari informasi masyarakat.

"Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu, ganja, ekstasi, dan tembakau sintetis dengan mengamankan tiga tersangka berinisial AL, RJ, dan AN di kawasan Jakarta Barat serta Tangerang," ujar Kompol Indah, Senin (6/7/2026).

Kasus pertama bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada tersangka **RJ**. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan puluhan paket tembakau sintetis yang telah dikemas dan diduga siap dipasarkan kepada konsumen.

Instagram Dipakai untuk Promosi, Transaksi hingga Sistem Tempel

Dari hasil pemeriksaan, RJ mengaku memperoleh tembakau sintetis tersebut dari tersangka **AN**.

Berbekal keterangan tersebut, penyidik melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil menangkap AN di kediamannya.

Dalam penggeledahan, polisi kembali menemukan puluhan paket tembakau sintetis beserta sejumlah telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi sekaligus sarana transaksi narkotika.

Penyidikan selanjutnya mengungkap bahwa kedua tersangka memanfaatkan akun Instagram untuk membeli sekaligus menjual kembali narkotika.

Setelah menerima pesanan dari pembeli, barang kemudian didistribusikan menggunakan metode tempel, yakni meletakkan paket narkotika di titik tertentu agar dapat diambil pembeli tanpa harus bertemu langsung dengan penjual.

Menurut Kompol Indah, pola tersebut sengaja dipilih untuk meminimalkan kontak langsung antara pelaku dan pembeli.

"Para pelaku memanfaatkan akun Instagram untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan sasaran utama kalangan remaja," jelas Kompol Indah.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita 142,07 gram tembakau sintetis yang telah dikemas dalam ratusan paket siap edar, serta beberapa unit telepon genggam yang diduga menjadi alat transaksi dan komunikasi jaringan.

Polisi Masih Kembangkan Jaringan Pemasok

Selain mengungkap kasus di Jakarta Barat, penyidik juga menangkap tersangka AL dalam operasi terpisah di kawasan Benda, Tangerang.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan berbagai jenis narkotika, yakni 72,76 gram sabu, 44,85 gram ganja, lima butir ekstasi, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika.

Seluruh barang bukti kini diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap asal-usul dan jalur distribusi narkotika tersebut.

Ketiga tersangka telah menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Sementara itu, penyidik masih terus mengembangkan perkara guna mengidentifikasi pemasok utama serta jaringan lain yang diduga memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran narkotika.

Maraknya penggunaan media sosial dalam transaksi narkotika menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum. Selain melakukan penindakan, kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan generasi muda, agar lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di platform digital.

Pakar keamanan siber menilai media sosial kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan karena mampu menjangkau banyak pengguna dalam waktu singkat. 

Oleh karena itu, literasi digital, pengawasan terhadap aktivitas daring, serta kerja sama antara masyarakat, penyedia platform, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi langkah penting untuk menekan penyalahgunaan media sosial sebagai sarana peredaran narkotika. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ingatkan Para Aktivis Mahasiswa, Hamdan Zoelva: Jabatan Itu Amanah, Jaga Sikap dan Perilaku

Ingatkan Para Aktivis Mahasiswa, Hamdan Zoelva: Jabatan Itu Amanah, Jaga Sikap dan Perilaku

Kepengurusan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) masa bakti 2026–2029 resmi dikukuhkan pada Kamis (8/10). 
Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Lima zodiak ini harus berhati-hati karena diprediksi bakal menghadapi permasalahan cinta besok, 9 Oktober 2026. Cek ada suapa saja!
Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa batal rujuk dengan Anthony Xie dan memilih lanjutkan perceraian. Kuasa hukum Anthony mengaku bingung, tetapi tetap menghargai keputusan Audi.
Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pasca gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan konektivitas layanan sumber daya air, serta sarana dan prasarana dasar masyarakat kembali berfungsi.
Dari Kawan Jadi Lawan, Megawati Hangestri Respons 'Psywar' Vanja Bukilic jelang Duel Hyundai Hillstate vs Red Sparks

Dari Kawan Jadi Lawan, Megawati Hangestri Respons 'Psywar' Vanja Bukilic jelang Duel Hyundai Hillstate vs Red Sparks

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan bakal menghadapi dinamika dan tensi persaingan berbeda pada gelaran Liga Voli Korea Selatan V-Leagu
Gelar Perkara Khusus, Polda Metro Diminta Hentikan Kasus Kriminalisasi Korban KDRT

Gelar Perkara Khusus, Polda Metro Diminta Hentikan Kasus Kriminalisasi Korban KDRT

Memaparkan sejumlah bukti dan keterangan yang menurut mereka perlu menjadi pertimbangan penyidik dalam mengevaluasi perkara.

Trending

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Ole Romeny mendapatkan penghargaan dari game sepak bola ternama seiring dengan keberhasilan Timnas Indonesia menjadi juara. Dalam daftar tersebut, ada pula bintang sepak bola Inggris, Jude Bellingham.
Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

John Herdman memastikan telah menargetkan dua pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2026. 
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny menjelaskan target ambisius Timnas Indonesia kepada media Belanda. Hal ini disampaikan setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor travel di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ditutup oleh sekelompok orang akibat diduga memiliki utang puluhan miliar. Kuasa hukum mengungkapkan kantor tersebut ditutup sejak Sabtu (3/10/2026) akibat permasalahan utang-piutang antara kliennya dengan sepupunya.
Selengkapnya

Viral