News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaringan Narkoba Riau Digulung, 8 Kilogram Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi Disita, Tiga Pengedar Ditangkap

Polres Bengkalis menggagalkan peredaran narkoba, 8 kilogram sabu dan 5.000 butir pil ekstasi di Riau. Tiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda dan dijerat UU Narkotika.
Jumat, 10 Juli 2026 - 15:55 WIB
Ilustrasi Jaringan Narkoba Riau Digulung, 8 Kilogram Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi Disita, Tiga Pengedar Ditangkap
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Peredaran narkotika dalam jumlah besar kembali berhasil digagalkan aparat kepolisian di Provinsi Riau. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis membongkar jaringan yang diduga mengedarkan sabu dan pil ekstasi lintas wilayah dengan total barang bukti mencapai 8 kilogram sabu serta 5.000 butir pil ekstasi. 

Tiga orang tersangka diamankan dalam operasi yang dilakukan secara bertahap di lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan tersebut menjadi pukulan telak bagi jaringan peredaran narkoba yang diduga menjadikan wilayah pesisir Riau sebagai salah satu jalur distribusi. 

Selain menyita barang bukti dalam jumlah besar, polisi juga melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap seluruh tersangka yang diduga memiliki keterkaitan dalam jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. 

Informasi tersebut kemudian dikembangkan oleh penyidik hingga berujung pada penangkapan tiga tersangka di Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru. Polisi menegaskan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mengungkap peredaran gelap narkotika yang terus mengancam generasi muda.

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Temukan 8 Kilogram Sabu

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis, AKP Tidar Laksono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang diterima pada Senin (6/7/2026). Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Jaringan Narkoba Riau Digulung, 8 Kilogram Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi Disita, Tiga Pengedar Ditangkap
Jaringan Narkoba Riau Digulung, 8 Kilogram Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi Disita, Tiga Pengedar Ditangkap
Sumber :
  • Mediahub Polri

"Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat pada Senin (6/7) mengenai adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Bantan, Bengkalis," ungkap AKP Tidar Laksono, Jumat (10/7/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresnarkoba melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil menghentikan sebuah kendaraan yang dikendarai seorang pria berinisial DT.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah tas hitam yang disimpan di dalam mobil. Di dalamnya terdapat delapan bungkus besar yang diduga berisi sabu serta satu bungkus besar berisi pil ekstasi.

Dari hasil penghitungan sementara, barang bukti yang diamankan terdiri atas 8 kilogram sabu dan 5.000 butir pil ekstasi, jumlah yang diperkirakan mampu menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika apabila berhasil beredar di masyarakat.

Pengembangan ke Pekanbaru dan Bengkalis, Dua Tersangka Lain Ditangkap

Penangkapan DT menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk membongkar jaringan yang lebih luas. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi kemudian melakukan pengembangan ke Kota Pekanbaru.

Di kawasan Pasar Buah Pekanbaru, petugas berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial **F**. Penyelidikan tidak berhenti di situ. Dari keterangan tersangka kedua, polisi kembali melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap tersangka ketiga berinisial 'A' di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.

Dengan penangkapan tersebut, seluruh tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bengkalis guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Menariknya, hasil tes urine terhadap ketiga tersangka menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan methamphetamine. 

Meski demikian, penyidik menegaskan bahwa hasil tersebut tidak menghapus dugaan keterlibatan mereka dalam tindak pidana peredaran narkotika karena proses hukum didasarkan pada alat bukti yang ditemukan selama penyelidikan.

Dijerat UU Narkotika, Polisi Ajak Warga Terus Melapor

AKP Tidar Laksono menegaskan bahwa ketiga tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Para tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujarnya.

Dalam kasus ini, sejumlah pasal yang berpotensi dikenakan kepada para tersangka antara lain:

* Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur perbuatan menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, menyerahkan, atau menerima narkotika Golongan I dalam jumlah melebihi ketentuan. Ancaman hukumannya dapat berupa pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, disertai pidana denda.

* Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009, yang mengatur kepemilikan, penyimpanan, penguasaan, atau penyediaan narkotika Golongan I bukan tanaman dalam jumlah besar. Ancaman pidananya berupa penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda sebagaimana diatur dalam undang-undang.

* Apabila penyidik dapat membuktikan adanya unsur permufakatan jahat atau jaringan terorganisasi, para tersangka juga dapat dikenakan Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dengan ancaman pidana yang sama seperti tindak pidana yang direncanakan.

Kasatresnarkoba juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Jangan ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika," tegas AKP Tidar Laksono.

Pengungkapan kasus ini kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

Informasi sekecil apa pun dari warga dapat menjadi awal terbongkarnya jaringan narkoba yang selama ini beroperasi secara tertutup dan mengancam keselamatan masyarakat. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Penangkapan 3 Bandar Narkoba Pembunuh Polisi di Katingan Ditembak di Samarinda

Detik-detik Penangkapan 3 Bandar Narkoba Pembunuh Polisi di Katingan Ditembak di Samarinda

Pelarian berdarah tiga bandit narkoba kelas kakap yang nekat menghabisi nyawa tiga anggota Kepolisian Resor (Polres) Katingan, Kalimantan Tengah, akhirnya ber..
Jelang Konferensi Pers 3 Kasus Korupsi Besar, Polri Perlihatkan 11 Kontainer Barang Bukti

Jelang Konferensi Pers 3 Kasus Korupsi Besar, Polri Perlihatkan 11 Kontainer Barang Bukti

Jelang konferensi pers 3 kasus korupsi besar, Polri perlihatkan dan pajang 11 kontainer barang bukti di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat
Kisah Empat Talenta Muda Raih Mimpi Menembus Timnas U-17 Lewat Papua Football Academy

Kisah Empat Talenta Muda Raih Mimpi Menembus Timnas U-17 Lewat Papua Football Academy

Bermain untuk Timnas Indonesia adalah mimpi yang hidup di benak hampir setiap pesepak bola muda di Tanah Air. Mengenakan seragam merah putih dengan lambang Garuda di dada merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempa oleh kerja keras, pengorbanan, dan disiplin. 
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mengakselerasi pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna mencapai target 400 ribu unit bedah rumah pada tahun 2026.
Pesan Terakhir Rachmat Gobel Sebelum Wafat Agar Produk Lokal Mampu Bersaing dengan Barang Impor

Pesan Terakhir Rachmat Gobel Sebelum Wafat Agar Produk Lokal Mampu Bersaing dengan Barang Impor

Sosok pengusaha besar sekaligus tokoh nasional Rachmat Gobel dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari, sekitar pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit
Tumpukan Emas Hingga Uang Dolar AS Hasil Geledah 3 Kasus Korupsi Dipajang Polri

Tumpukan Emas Hingga Uang Dolar AS Hasil Geledah 3 Kasus Korupsi Dipajang Polri

Jelang konferensi pers, Polri pajang tumpukan emas hingga uang dolar hasil geledah di 3 dugaan kasus korupsi, yakni batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa anak Rachmat Gobel? Anggota DPR RI sekaligus bos Panasonic Indonesia, putranya seorang seniman dan putranya pimpin bisnis Gobel Group.
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan zodiak keuangan 11 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio diprediksi paling cuan dan Cancer disarankan refleksi di Sabtu besok.
3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang kebanjiran rezeki pada 11 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok, siapa yang paling beruntung di akhir pekan ini?
Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Perubahan jadwal Super League 2026-2027 ini agar tak ada klub yang menolak panggilan Timnas Indonesia sehingga menyulitkan pelatih John Herdman menyusun skuad Piala AFF 2026. 
Selengkapnya

Viral